Home » , 09 February 2017

Disdukcapil Kota Depok, PN Depok, dan Pengadilan Agama Akan Gelar Gebyar Isbat Nikah Gratis

Posted by Ppwi Kota Depok

Pantau Terkini | Untuk memberi kepastian hukum bagi pasangan suami istri (pasutri) yang menikah secara agama, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Pengadilan Negeri (PN), dan Pengadilan  Agama (PA) Kota Depok tahun 2017 ini, bakal menggelar kembali Gebyar Isbat Nikah gratis.
Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir mengatakan, Gebyar Isbat Nikah merupakan permohonan pengesahan nikah yang diajukan ke pengadilan untuk dinyatakan sahnya pernikahan dan memiliki kekuatan hukum. Setelah diadakan isbat nikah, pasangan suami istri yang sebelumnya sudah menikah secara siri, akan mendapatkan akta nikah/buku nikah yang sah.
“Namun, patut dicermati, yang boleh ikut isbat nikah ini, hanya untuk perkawinan yang pertama dengan istri atau suami yang pertama. Kalau untuk yang kedua dan seterusnya, tidak bisa ikut program ini,” ujar Munir, Senin (06/02/2017).
Untuk pelaksanaannnya sendiri, kata Munir, dijadwalkan akan digelar di 5 kecamatan se-Kota Depok dengan pelaksanaan pada hari Jumat tanggal 24 Maret 2017 bertempat di Kecamatan Pancoran Mas. Meskipun demikian bagi kecamatan yang tidak kebagian untuk disambangi isbat nikah ini, bisa mengikuti Gebyar Isbat Nikah di kecamatan lain yang sedang melaksanakan.
“Jadi misalkan besok di Pancoran Mas, tapi warga dari Bojongsari yang ingin ikut dipersilakan. Lengkapi persyaratan yang diminta dan diserahkan ke kelurahan masing-masing,” jelasnya.
Sedangkan syarat yang harus dilengkapi, lanjut Munir, antara lain pasangan suami istri sah dan belum dicatat oleh KUA (nikah siri, untuk istri pertama). Jika tidak ada surat keterangan telah menikah siri, akan disiapkan blangko surat pernyataan sudah menikah siri, dan harus membawa 2 orang saksi.
“Saksi ini bisa dari keluarga, atau pun pengurus RT, RW, maupun aparatur kelurahan,” tuturnya.
Dirinya berharap, adanya isbat nikah ini dapat memenuhi hak-hak pendataan masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki surat-surat resmi pernikahan. Selain itu, anak yang telah dilahirkan dapat dibuatkan akta kelahiran sesuai hukum yang berlaku.
“Jadi nanti selain mereka akan mendapatkan buku nikah yang sah dari KUA, anak hasil pernikahan mereka juga akan langsung mendapatkan akta kelahiran juga,” tandasnya. Sumber depok.go.id

Category

Related Posts

Copyright © 2012, Kantor Berita Online Nasional Allrights Reserved - Magazine World Theme - Designed by Uong Jowo