PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News


Pantau Terkini | Wali Kota Depok Mohammad Idris tengah mengajukan anggaran ke pemerintah pusat untuk merevitalisasi empat setu yang ada di Kota Depok. Empat setu yang dinilai butuh perhatian untuk segera direvitalisasi itu adalah, Setu Cilodong, Setu Citayam, Setu Pladen dan Setu Rawa Besar.
“Satu setu anggarannya Rp 7 miliar. Sebenarnya lebih tepatnya melakukan pemeliharaan, bukan revitalisasi. Anggaran besar karena untuk melakukan pengerukan saja, kami butuh dana Rp 1,5 miliar,” ujar Mohammad Idris, usai melakukan diskusi dengan Forum Komunitas Hijau (FKH), Minggu (29/01/17).
Selain itu, kata Mohammad Idris, setu lainnya yang menjadi perhatian Pemkot Depok adalah Setu Cilangkap. Rencananya Pemkot Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan meminta pengajuan dana CSR kepada salah satu BUMN, untuk melakukan pemeliharaan pada Setu Cilangkap.
“Setu Cilangkap akan kami rekomendasikan untuk dilakukan pemeliharaan. Melalui dana CSR tersebut,” jelasnya.
Terkait adanya laporan penyalahgunaan lahan di sekitar setu, Mohammad Idris menegaskan, Pemkot Depok tidak bisa memberikan tindakan represif ataupun hukuman. Karena setu itu sudah menjadi otoritas pemerintah pusat.
Dikatakannya, upaya mencegah terjadinya banjir ketika musim hujan tiba, Mohammad Idris meminta, dinas terkait untuk mempercepat sodetan di Jalan Juanda. Ini dilakukan untuk menanggulangi banjir, karena permasalahan yang ada saat ini ketika musim hujan menyebabkan meluapnya air yang ada di setu, hingga meluber ke jalan dan masuk ke pemukiman warga.
“Kami minta dinas terkait dalam hal ini PUPR untuk mempercepat sodetan yang berada di Jalan Juanda. Agar luapan air tidak sampai masuk ke Perumahan Taman Duta yang menjadi langganan banjir. Sedang kita upayakan,” terangnya.
Terakhir dia mengatakan, untuk mewujudkan kawasan wisata air, tentunya memerlukan perhatian semua pihak, tak terkecuali warga sekitar agar tetap menjaga kebersihan serta merawat kondisi lingkungan yang ada. Penulis: Vidyanita, Editor: Dunih dan Yulia Shoim , Diskominfo
PANTER - MEDAN, Jalan Plaju, Medan secara resmi berganti nama menjadi Jalan Wushu mulai Sabtu, 28 Januari 2017 Dapat Kritikan Keras Oleh President GAGAK RI. Pergantian nama jalan itu dilakukan Gubsu, Erry Nuradi dan Walikota Medan, Dzumi Eldin. Turut disaksikan Ketua Umum PB Wushu Indonesia, Master Supandi Kusuma; anggota DPR RI, Sofyan Tan, anggota DPD RI, Parlindungan Purba, Konjen Tiongkok, Konjen Amerika, unsur Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Erry menjelaskan penabalan nama Jalan Wushu dinilai sangat tepat. Selain di jalan ini terdapat padepokan wushu, olahraga itu juga merupakan salah satu kebanggaan Sumut maupun Indonesia. Dibuktikan dengan sejumlah prestasi cabang wushu, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Pada PON Jawa Barat kemarin wushu menyumbang sembilan mendali emas untuk Sumut. Wushu telah mengangkat nama Indonesia di level internasional,” ucap Erry.

Sebelumnya, Walikota Eldin mengatakan proses perubahan nama Jalan Plaju menjadi Jalan Wushu memakan waktu dua tahun. Perubahan nama itu diharapkan selaras dengan peningkatan prestasi, baik tingkat nasional maupun internasional. Eldin berharap selain sebagai petunjuk suatu tempat, nama Jalan Wushu dapat menjadi semangat bagi perkembangan dan prestasi wushu ke depan.

“Penabalan nama ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia olahraga wushu,” ujarnya. Supandi gembira dan bangga atas terealisasinya Jalan Wushu. “Akhirnya penantian itu tidak sia-sia. Terimakasih Pak Gubsu, Pak Walikota dan anggota dewan yang terhormat,” ujarnya.

Safrijal Batubara, President GAGAK RI, Sekaligus Bakal Calon
Gubernur SUMUT Jalur Independent
Namun perobahan nama jalan tersebut dapat kritikan oleh Safrijal Batubara President GAGAK RI (Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor Republik Indonesia). Beliau menyatakan bahwa probahan nama tersebut cendrung tampa ada rapat koordinasi antar tokoh masyarakat, adat dan agama seputaran kota medan, bahkan cendrung mengikis dan melupakan cultur adat kota medan yang notabenenya adalah cultur melayu, batak, karo, aceh dan mandeling.

Selain itu meliau juga menyatakan “ Mulai hari ini, detik ini, saya selaku  President Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor Republik Indonesia (GAGAK RI) Menolak Keras dan Tegas Digantikannya Jalan PLAJU menjadi WHUSU, saya menilai hal tersebut penuh dengan upaya mengikis sejarah dan adat kota medan, selama ini saya menilai tidak sedikitpun mereka baik GUBERNUR dan Wali Kota memancing semangat pemuda dan masyarakat kota medan untuk mengenang budaya dan adat yang sudah dari dulu tumbuh dan berkembang didataran masyarakat kota medan. Saya secara pribadi semoga didukung semua kalangan orang yang ber Tuhan dan Beradat, memberikan masukan yang lebih nasionalis, beradat dan mengenang sejarah,yaitu, jalan PLAJU menjadi Jalan PENCAK SILAT, karena selama ini saya menilai tidak ada sedikitpun, usaha HT ERRY NURADI dan DZULMI ELDIN untuk mengembangkan, menjaga dan kembali membudidaya kan pencak silat, padahal dulu yang memerdekakan Indonesia Pendekar – Pendekar Pencak silat juga aktif dalam memerdekakan dan mempertahankan Kemerdekaan. Betapa kita miris sekali mereka berdua, wali kota kota medan dan Gubernur Sumut yang keduanya bersuku melayu tidak pernah mensosialisasikan Hal pergantian nama Jalan PLAJU menjadi WHUSU di kalangan masyarakat, namun secara tiba – tiba mereka menyatakan “sudah 2 Tahun melakukan Sosialisasi terkait perobahan nama jalan Plaju menjadi WHUSU”. Pungkasnya.

Lanjutnya, “saya sebagai masyarakat yang bersuku melayu menilai bahwa mereka cendrung Membodoh – bodohi masyarakat Sumatera Utara, dengan menyatakan sudah melakukan sosialisasi secara totalitas selama 2 (tahun) padahal saya tidak bernah melihat, mendengar sosialisasi mereka terkait nama jalan tersebut,” pungkas Safrijal Batubara yang notabenenya juga akan mencalon menjadi gubernur sumatera Utara jalur Independent.
PANTER | Lampura ..berbicara Tentang pertanian di Indonesia bukan hanya berbicara produksi beras sebagai makanan pokok saja,tetapi sudah mencakup seluruh komoditas makanan pokok untuk mewujudkan ketahanan pangan Nasional.
ratusan masyarakat yang tergabung dalam persatuan petani singkong Lampung Utara, menggelar Aksi Damai Di Pabrik singkong TNWBK Sinar Laut di teruskan Ke pemerintah daerah dan DPRD setempat akibat anjloknya Harga singkong. Senin (23/01/17).
Dalam Produksi singkong Tidak terlepas dari peran petani yang selalu berusaha memenuhi Target produksi yang di butuhkan oleh pasar. Namun Amat sangat di sayangkan, Nilai Jual Singkong Hanya Rp 678  Tidak sesuai dengan Kebutuhan Hidup masyarakat. Kondisi masyarakat Lampung Utara diibarat pepatah "duduk diatas duri bernapas dalam lumpur.
Rasyid, selaku koordinator lapangan (korlap) petani menjabarkan, jika dalam 1 hektar tanaman singkong menghasilkan 20 ton kemudian ada kadar potongan (reflaksi) dari perusahaan sebesar 20 persen, maka akan tersisa sekitar 16 ton. Jika hasil itu dikalikan 678 rupiah, maka akan didapat 10 jutaan rupiah.
"Hasil itu belum kita total dengan jumlah selama proses tanam bajak, pupuk sampai di panen, yang rata rata saat ini mencapai 6 jutaan dan biaya cabut dan angkut. Petani cuma mendapat 2 jutaan. Mau makan apa kami petani." ujar Adi Rasyid, korlap masyarakat.
Masyarakat berharap kepada pemerintah Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung agar bisa memprihatinkan Nasib kami.
Dalam audensinya, Samsir menjabarkan, kalau selama ini Pemerintah Lampung Utara yang dipimpin Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, telah memikirkan nasib para petani singkong. Dimana sebagai langkah awal telah disepakati dengan perusahaan bila harga minimum singkong sebesar 700 rupiah.
Kemudian langkah kongkrit lanjutnya, dengan mengacu pada kajian tim Pemerintah Lampung Utara telah melayangkan surat ke Pemerintah Pusat. Dengan poin, harga standar minimal singkong bagi petani sebesar 1.300 sampai 1.500 rupiah/kg.
‎" ketika harga singkong turun pak bupati perintahkan kita melayangkan surat ke pak Prosiden Jokowi, estimasi kami standarnya lebih jauh dari petani. Ketika surat ini melayang, 2 perwakilan dari menteri datang ke sini untuk survey ke perusahaan. ‎dengan hasil kajian dan ditemukan standar harga 1.300/kilogram." ujar Samsir, saat bertemu dengan perwakilan petani diruang siger.
Samsir juga meminta, kalau pihak perusahaan dapat ‎kembali membahas kadar potongan harus diterapkan, tentunya dengan menggunakan alat ukur kadar air atau kotoran, sehingga semua yang dilakukan ada dasarnya. "Kadar potongan itu harus dengan alat,  tidak dengan mematahkan singkong dan ditentukan potongan, tidak dengan manual. Kami juga dari pemerintah tidak mengerti mengenai potongan itu, dan kami juga tidak bisa menentukan harga itu karena ini standar nasional." imbuhnya.
Selanjut para petani melanjutkan orasinya ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi mereka..(B. Irawan)
Pantau Terkini | Rohil, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir Rohil sejak pekan lalu melakukan serah terima jabatan, baik itu dari Pejabat Eselon II maupun Eselon III. 


"Alhamdulillah hampir semua sudah selesai serah terima dan kita minta kepala yang baru untuk bekerja bersungguh-sungguh." kata Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil Drs H Surya Arfan M.SI, Kamis (19/01/2016) saat menghadiri serah terima jabatan di kantor Dinas Pendidikan.



Sekda menambahkan, ada beberaa sertijab yang ia hadiri diantaranya  Sertijab Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Kepala Dinas Perkebunan dan Kepala BKP kepada Kepala Dinas merger yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Sekda juga menghadri Sertijab Kepala Dinas Kesehatan.



"Bukan saya tak mau hadiri tapi kebanyakan sertijab dilakukan pada Senin awal  pekan dan saat itu saya masih dijalan pulang usai pertemuan dengan Kementrian Koordinator Maritim dna Kementrian Dalam Negri." katanya.



Sampai saat ini Satker yang telah melakukan Sertijab sesuai dengan SOTK baru diantaranya Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dari Jon Syafrindow kepada H.Wazirwan Yunus.

Kemudian dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dari Ir H.Amiruddin, MM kepada H Muhammad Rusli Syarif.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar H. Syafruddin, HS kepada H.Sukma Alfalah. Kepala Dinas Tenaga Kerja dari H, Arsyad kepada Ir H.Amiruddin, MM dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dari Sukma Alfalah kepada Suwandi S.Sos. juga Satker lain serta Kabag dan Kabid yang telah dilantik serentak beberapa waktu lalu.


Sekda berpesan agar jabatan yang diberikan berupa amanah sehingga bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya. "Kita ucapkan terimakasih kepada yang sudah purna bakti, sedangkan yang masih diberikan amanah agar bekerja dengan maksimal." pungkasnya.(Chandra)

PANTAU TERKINI WAJO.Akibat kekeringan yang melanda beberapa kecamatan di kabupaten wajo termasuk kecamatan pammana,ada beberapa desanya yang lahan padinya mengalami kekeringan sehingga gagal panen seperti desa Lempa dan simpursia.
Dari hasil pantau media pantau terkini.com,dan beberapa rekan media televisi nasiona l yang melakukan peliputan, petani memperlihatkan padi yang sudah mulai kering dan tanah  sudah retak  ,bahkan ada bibit padi yang gagal dipindahkan untuk ditanam karena tidak ada air.
Salah satu petani”,Tomo”,bercerita bahwa kemarau sudah mulai sejak bulan oktober  tahun kemarin,sampai memasuki bulan januari 2017 ,semua padi memerlukan air ,tapi hujan tidak kunjung datang , akibatnya petani gagal panen awal tahun ini,itu karena petani meman hanya mengandalkan hujan ,mengingat kami belum mendapat bantuan pompanisasi dari pemerintah.
Tomo melanjutkan ,kita sudah keluar biaya Rp.7.000.000  sampai Rp.12.000.000 tergantung luas sawah yang di miliki petani di pammana ini,sehingga inilah yang membuat kami menjerit,apalagi kami hanya hidup dari bertani,ibarat judi ,ya kami sedang judi dan kalah taruhan tahun  ini.
Kami  berharap ada perhatian dari pemerintah daerah,apakah bantuan  pompanisasi atau bantuan dampak kerugian ,sebetulnya ada juga petani yang memiliki kompa air,tapi karena danau juga kering apa yang mau  dikompa,sedangkan sungai  2 kilo meter jauhnya,inilah yang harus dipikirkan,selama ini sudah berpuluh tahun kami belum sama sekali tersentuh bantuan pompanisasi dari pemerintah.
Lain tomo lain Tamrin ,petani dari desa simpursia ini juga mengeluh sampai turung di tengah sawah memperlihatkan padinya ke awak media  bagaimana padi yang sudah mulai mengeluarkan buah harus layu dan kering,inlah pak ,wahai pejabat tinjaulah kami,jangan Cuma melihat melihat dikecamatan yang jauh disana ,tetapi kecamatan pinggir kota tidak diperhatikan ,kesal Tamrin sambil menggelengkan kepalanya melihat padinya yang layu .(Lis)
Pantau Terkini | Rohil-Sekretaris Daerah Rohil Drs. H Surya Arfan Msi Rabu siang (18/1/17) menghadiri serah terima jabatan kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Kepala Dinas Perkebunan dan Kepala Badan Ketahanan Pangan kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. 

Sertijab pasca dilantiknya 173 pejabat eselon II dan III, diketahui bahwa Drh. Isa Ahmad ditunjuk sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Rokan Hilir. 

 Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berasal dari gabungan beberapa Dinas, yaitu Dinas Pertanian dan Peternakan yang dijabat sebelumnya oleh Ir. Muslim, Dinas Perkebunan sebelumnya dijabat Syahril dan Badan Ketahanan Pangan sebelumnya dijabat oleh Drs. H Surya Arfan Msi. 

Sekda Rohil Drs. H Surya Arfan Msi, memberikan tahniah kepada pejabat yang akan menahkodai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rohil kedepannya. 

Surya juga berharap Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memiliki program yang mampu membangun daerah disektor pangan, perkebunan dan pertanian.

Surya juga menilai tugas tersebut tidak lah ringan untuk dilaksanakan, selain menjalankan progarm diantara tiga dinas tersebut. Dinas ketahanan pangan dan pertanian juga harus mampu menyetarakan dana yang akan dikucurkan untuk masing masing program. 

Sekda Rohil dalam sertijab ini setiap mantan pejabat di Dinas masing masing memaparkan program selama ini yang sudah dilaksanakan, maka dari itu diharapkan pejabat yang akan menjalankan program di (O-P-D) yang baru mampu mengakomodir program program yang selama ini telah disusun…(Chandra)

PANTAU TERKINI WAJO.Aliansi Mahasiswa Wajo Bersatu di kordinatori oleh Andi Hasriadi  dan Jenlap Herianto datangi kantor  DPRD  pada Rabu,18/01/2017 dengan membawa dua aspirasi,yang diterima oleh  anggota DPRD  dari  Komisi II ,yaitu Andi Gusti Makkarodda,Andi Tenri Lengka dan Ahsanul Haq Nawawi ,serta hadir istansi terkait Dinas Perikanan,adapun dua (2)aspirasi yang mereka tulis dalam pernyataan sikap .
Pernyataan sikap yang pertama  yaitu adanya Alfamart di area RSUD Lamaddukelleng dan menurut mahasiswa sangat melanggar PASAL 19 UUD NO.44/2009 Tentang Rumah Sakit,sedangkan peraturan pemerintah mengenai toko modern diatur Perpres No.112 Tahun 2007 tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional,dan mahasiswa mempertanyakan isin pendirian dan isin  usaha Alfamart di area RSUD Lamaddukelleng
Berdasarkan hal tersebut meminta transparansi dinas Perijinan Terpadu mengenai Isin Usaha Toko Modren di area RSUD Lamaddukelleng kalau memiliki agar kiranya ditinjau kembali karena mahasiswa menilai melanggar UUD RS No.44 Tahun 2009,walau tidak hadir dari perwakilan RSUD Lamaddukelleng karena bertepatan ada acara peresmian.
Pada Pernyataan sikap keduanya menyoroti masih banyak nelayan bandel yang  yang melanggar Perda No.4 tahun 2012 tentang larangan menangkap ikan dengan jaring troll yang bisa merusak populasi ikan serta membunuh jutaan ekosistem laut,juga berpotensi merusak terumbu karang,sehingga masa depan laut terancam dan tentu berdampak pada nelayan juga ikan akan berkurang,jika pemerintah tidak cepat mengambil langkah tegas kepada nelayan nakal .
Mahasiswa juga  berharap utamanya di kecamatan keera untuk menindak tegas nelayan yang menggunakan jaring troll  tanpa pilih kasih,karena jelas merusak ekosistem laut.(Lis)





PANTER – DELI SERDANG, Gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), tadi malam juga berdampak ke Kabupaten Karo. Imbas dari gempa yang terjadi pada Senin (16/1) malam ini, puluhan rumah rusak dan sejumlah bangunan sekolah dasar di Karo rusak.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin, mengatakan lokasi yang terdampak gempa tersebut yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Payung, dan Kecamatan Merdeka.

Ia menerangkan, terdapat tujuh unit rumah mengalami rusak berat. Sedangkan rumah yang rusak ringan ada 70 unit. Selain itu, 3 unit sekolah dasar juga mengalami rusak ringan.

"Kemudian satu unit masjid rusak ringan. Untuk korban jiwa nihil," kata Natanail.

Sejauh ini, kata dia, aktivitas sebagian masyarakat di Karo sudah kembali normal pascagempa. Aktivitas belajar-mengajar juga kembali normal. gempa 5,6 Skala Richter. Gempa yang berpusat di Kecamatan Sibolangit, Deliserdang dirasakan hingga ke Kota Medan, Karo, Binjai, Pematangsiantar dan Kisaran.

Namun gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar dan Kisaran.

Pantauan-pantauan Kapolsek yang wilayah hukumnya yang dekat dengan daerah Kabupaten Deliserdang seperti Polsek Serbelawan dan Polsek Pardagangan menyampaikan tidak ada kerusakan di wilayahnya.

"Semalam terasa, cuma goyang-goyang biasa aja. Enggak ada yang rusak kok. Kalau ada tentu sudah saya buat laporan," ujar Kapolsek Pardagangan, AKP Asmara melalui sambungan telepon, Selasa (17/1/2017).

AKP Ilham Harahap, Kapolsek Serbelawan menuturkan hal serupa. Ia menyampaikan bahwa orang-orang merasakan gempa tersebut namun tidak menimbulkan kerusakan apa pun.

"Warga semalam merasakannya. Tapi masih biasa-biasa saja," ujarnya.

Gempa beberapa kali mengguncang sejumlah kabupaten kota di Sumut, Yang paling kuat dirasakan pada pukul 19.42 WIB berkekuatan 5,6 Skala Richter.
Gempa bumi yang mengguncang Sumatera Utara Senin (17/1/2017) malam dikhawatirkan memicu aktivitas Gunubg Sinabung di Kabupaten Karo. Sebab pusat aktivitas gempa berada tak jauh dari Gunung Sinabung.

"Pengaruhnya tentu ada. Kalau dikatakan bisa memicu, tentu saja ada kemungkinan. Karena jarak titik gempa itu dari Gunung Sinabung hanya 25 Km," ungkap Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Syahnan, Selasa (17/1/2017) siang.

Lanjut Syahnan, untuk memastikan lebih lanjut pengaruh gempa terhadap aktivitas Gunung Sinabung bisa ditanyakan kepada ahli geologi. BMKG hanya memantau pergerakan tektoniknya saja.

"Ahli geologi mungkin lebih mampu mendetail pengaruh gempa ini terhadap vulkanik Gunung Sinabung. Pada dasarnya, gempa yang terjadi di Sumut ini karena aktivitas sesar lokal," ungkap Syahnan.

Ia menjelaskan, gempa yang terjadi masuk dalam kategori Shallow Cristal Earthquake atau gempa tektonik kerak dangkal.
Syahnan menyebut, analisis mekanisme sumber ini memberi gambaran bahwa di pusat gempa bumi terdapat struktur sesar yang memiliki pergerakan mendatar mengamankan atau dextral dengan orientasi penyesatan yang berarah barat laut-tenggara di wilayah Gunung Sibayak.

PANTAU TERKINI WAJO.SMK Persada yang selama ini mencetak alumni SMK keperawatan handal,di kabupaten wajo,tiada hentinya melakukan berbagai terobosan demi menciptakan alumni yang punya skiil tinggi .
Dengan melakukan kerjasama antara SMK Persada dengan siaga Ners Unhas yang difasilitasi langsung dengan HIPGABI sulsel.
Melaksanakan kegiatan pertolongan pertama  gawat darurat yang dimulai tanggal 13-15 januari 2017 kemarin ,yang dihadiri ketua siaga Ners Unhas ‘Hatman Novianto”.
Kepala SMK Persada Yulianti,SKM,M.Kes,pada pantau terkini .com ,kegiatan ini akan menjadi program kerja osis smk persada ,sehingga alumni yang selesai mendapat sertifikat PPGD.
Yulianti menambahkan, tiga tujuan ini  PPGD,skiil  bantuan hidup dasar(BHD)Transportasi dan Evakuasi,bebat bidai .(Lis)

PANTAU TERKINI WAJO.LPBI NU,yang selama ini bekerjasama dengan pemerintah melaksanakan program penanggulangan bencana di kabupaten wajo ,yang kegiatannya  memasuki program pelatihan  ke 7  ,berlangsung di gedung PKK selasa,17/01/2017selama satu hari,yang dihadiri 30 peserta dari berbagai organisasi swasta dan istansi pemerintah .
Acara ini dibuka oleh kepala BPBD Kabupaten Wajo H.ALAMSYAH,sebenarnya ada tiga yang ingin kita capai dalam program ini yaitu ,apa ancaman kita,kerugian,dan yang ketiga kapasitas,bencana banjir yang sering kita alami adalah banjir  kiriman dari daerah lain sehingga kita yang terkena dampak, inilah yang menjadi tanggung jawab bersama menanggulangi bukan saja pemerintah tapi peran semua pihak.
Juga saya inigin menginformasikan kepada peserta dan masyarakat , BPBD  meminta  dukungannya ,kita ada pusat pengendalian operasional(pusdalop) yang kita aktifkan 24 jam
yang siap selalu memberikan informasi  cuaca ,bencana dan iklim,walau kita sering mengalami kendala jaringan,juga bisa membuka FB Pusdalops wajo untuk informasi bencana  dan cuaca.
Usai pembukaan ,dilanjutkan dengan materi worshop  methodologi kajian risiko bencana yang dibawakan dua pemateri dari jakarta,Rurid Rudianto,Didik S,Mulyono,(Lis)
PANTER | Rokan.  Ratusan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir (Negeri Seribu Kubah) kesal atas tindakan Pemerintah Daerah Kabupaten Rohil, yang dinilai tidak memberikan perhatian kepada masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan  Bansos untuk dana berobat bagi masyarakat yang kurang mampu dalam anggaran APBD Perubahan 2016.

Bastian Kanal salah satu warga yang mengajukan proposal bantuan berobat di Bagian Kesra yang kini menerita penyakit  pencucian darah kepada media ini mengatakan, ia tak tahu ada apa sampai saat ini dana bantuan untuk pengobatan belum dicairkan juga. Padahal semua proses sudah dijalankan hingga saat ini proposal sudah berada di keuangan.

Namun hingga saat ini belum juga di cairkan juga hingga masuk tahun 2017. Padahal, ia berharap bantuan itu bisa cair tahun 2016 ini.

“Jelas kecewa kalau ternyata enggak bisa cair kenapa kami di janjikan sampai sampai kwitansi sudah di tanda tanggani dan semua persaratan sudah dilengkapi. Kami tidak tahu kalau anggarannya tidak cair,” kata Bastian kanal, kamis (11/1/17).

Hal tersebut juga dikatakan Jumadi yang menderita patah paha di bagian kanan, warga jalan utama kelurahan bagan barat, kecamatan bangko yang sampai saat ini masih berharap dengan pencairan dana bantuan berobat di Bagian Kesra. Dirinya berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir segera mengeluarkan dana bantuan berobat agar sakit yang dideritanya bisa diobati secepatnya.

Ia mengaku sudah lama mengajukan proposal bantuan berobat di bagian kesra pada bulan April tahun 2016 kemarin dirinya sempat menanda tanggani kuwtansi pakai matre dan surat persetujuan untuk pencairan dana berobat dibagian kesra di batu enam. Setelah di tanda tanggani kenapa sampai saat ini dana bantuan berobat tersebut juga belum dicairkan.

Kalau memang tidak bisa dicairkan kenapa kami disuruh menanda tanggani kwitansi kemarin. Maunya jangan disuruh kami menanda tanggani berkasnya sebelum dananya jelas,"ujar Jumadi dengan kesal.

Dirinya mengakui ia pernah mencoba menjumpai salah seorang pegawai di bagian keuangan mereka bilang bantuan berobat tidak bisa dicairkan tahun ini. "Siapa yang tak kesal mendengarnya, kita minta penyebab kenapa tidak bisa dicairkan mereka berkata kita menunggu intruksi dari atasan. (Candra)
PANTER | Rokan Hilir ,  Warga Gang Murjani , Kelurahan Bagan Timur Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Warga berharap jalan mereka yang saat ini semakin hancur diperbaiki oleh Pemkab Rohil.

"Kami berharap Pemkab Rokan Hilir secepatnya memperbaiki jalan di Gang ini," kata warga Gang murjani Riyanto kepada media ini kamis (12/1/17)

Menurut Riyanto, saat kemaru di badan jalan di gang murjani ini akan berdebu dan musim penghujan tergenang air hujan.

"Bahkan tidak jarang jalan yang berlubang jadi penyebab pengedara motor terjatuh, terutama pada malam hari," paparnya.

Ruas jalan di gang murjani ini menghubungkan jalan pahlawan ke jalan tanah putih, Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir.(chandra)
Ilustrasi Photo kupon Togel 
Pantau Terkini, Balikpapan |  Adanya emosional seorang mantan bandar judi yang sempat menghuni terali besi dikota Balikpapan akibat terdakwa yang lain tidak ???  kisah ini dihimpun dari pengakuan Sdr salah seorang pengusaha yang mempunyai masa lalu yang hitam hingga sukses menjadi pengusaha sekarang ini.

Sdr hingga rela menerbitkan Tabloid P yang hanya mengejar bukti tetang terkaitan adanya aparat yang melindungi rekan-rekan sesama bandar yang lainnya dan dalam waktu singkat beliau dapat membuktikan pengakuan Ers yang hingga saat ini mampu bertahan sebagai bandar judi kupon terbesar di kota Balikipapan bebas berjaya cerita Sdr pada penulis yang bukan warga balikpapan.  

Memang bukti itu sangatlah mudah ketika Sdr memaksa berita edisi perdana tabloid P yang di cetak du gedung biru salah satu percetakan besar di kota Balikpapa,  lantang memberitakan judi diseputar balikpapan dan kota-kota lain,

Benar juga Sdr dalam pembuktiannya baru edisi perdana sepontan salah seorang bandar menghubungi beliau dalam percakapannya meminta media P untuk tidak berberita berbau judi di kota ini.

Entah bargening apa dengan mereka hungga meniadakan berita terkait judi ada "ada yang  minta untuk berita judi cerita sdr panjang lebar hungga menyerahkan uang untuk di stor direkeningnya senilai 1.5 juta .

Dari investigasi ini dan cukup dua edisi P terbit dan membawa cerita dan fakta menarik bagi para institusi dibalikpapan akan mirisnya suatu penegakan hukum di kota besar seperti balikpapan. (Dj)


PANTER – TANJUNG BALAI, Penyelundup Serang petugas Bea dan Cukai (BC) Teluk Nibung Tanjungbalai. Kamis (12/1).

Beberapa petugas mengalami luka-luka akibat serangan para masa bayaran. Tidak hanya itu, kapal patroli BC pun nyaris terbakar akibat disiram bensin.

Informasi diproleh dari Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung Fuad Fauzy, melalui Kasi P2 M Firdaus, Jumat (13/1), penyerangan bermula saat  petugas BC yang sedang berpatroli di perairan Sungai Asahan. Saat itu petugas mendapati sebuah kapal kayu yang diduga bermuatan barang ilegal dan berpotensi membawa narkoba.

“Petugas pun kemudian berusaha melakukan pencegahan terhadap kapal kayu tersebut. Namun saat akan didekati oleh kapal patroli, ternyata di atas kapal terlihat sejumlah massa sekitar lebih dari 50 orang melakukan penyerangan kepada petugas,” ujar Firdaus.

Petugas Bea Cukai pun kemudian berusaha memperingatkan agar kapal tersebut berhenti. Bukannya berhentik, para mafia yang ada di kapal menyerang petugas dan menyirim kapal patrioli dengan bensin dikemas di dalam plastik, dan dilanjutkan menyerang dengan menggunakan petasan yang diarahkan ke petugas dan kapal patroli, sehinggga menyebabkan kapal patroli BC 15031 mengalami ledakan dibagian buritan dan ruang nakhoda serta ruang akomodasi depan.

Akibat penyerangan tersebut kondisi kapal rusak parah di bagian dalam dan sebagian tas serta pakaian yang ada di dalam kapal patroli terbakar dan 4 orang petugas mengalami luka-luka pada bagian kaki, tangan dan bahu akibat terkena ledakan petasan serta pecahan kaca.

“Atas kondisi tersebut telah dilakukan evakuasi terhadap kapal patroli dengan menggunakan kapal nelayan untuk ditarik ke dermaga Bea Cukai Teluk Nibung, dan terhadap petugas yang mengalami luka-luka telah dilakukan pengobatan,” terang Firdaus. Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polres Tanjungbalai, dan selanjutnya secara tertulis akan dilanjutkan esok hari untuk pemeriksaan lebih lanjut di Sat Pol Air Polres Tanjung Balai.

PANTER – BATUBARA, Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengunjungi dan memantau langsung perkembangan Pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung yang berada di Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, Jumat (13/1).

Kedatangan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan itu langsung disambut oleh Direktur Utama PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana, Direktur Bisnis PT Pelindo I Syaputra Sembiring, Dir-PP Imam A Sulaiman, General Manager PT Pelindo I (Persero) Cabang Kuala Tanjung Agust Deritanto, dan jajaran, Dirut PMT Hoesadi A Putra dan jajarannya, Direktur Produksi dan Pengembangan Bisnis PT Inalum Drs SS Sijabat dan Sekertaris Perusahaan PT Inalum Ricky Gunawan dan Jajaran Manajemen PT Inalum.

Se Usai turun dari Hely di lapangan bola kaki Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, rombongan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan tersebut langsung menuju ke Pelabuhan Kuala Tanjung untuk memantau dan melihat langsung perkembangan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Setelah memantau Lokasi pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, dalam kunjungan kerjanya tersebut Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan rombongan juga mengunjungi pabrik desirtifikasi Aluminium PT Inalum (Persero).

Di PT Inalum (Persero) kegiatan yang dilakukan Menteri Koordinator Kemaritiman di PT Inalum untuk melihat sampai sejauhmana program pengembangan yang ada di PT Inalum dan memantau langsung lokasi pabrik Disertifikasi Aluminium PT Inalum.

Di sela-sela kegiatan kunjungannya tersebut Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, setelah kunjungan ke Projek PT Pelindo I itu, dia melihat PT Pelindo I cukup bagus karena Pelindo I itu membuat perusahaan mereka lebih efisien, dan PT Pelindo I bisa membuat perusahaannya lebih bagus kedepan.

“saya hanya tekankan tadi kopetensi, efisiensi dan disiplin, kalau itu dilakukan saya kira PT Pelindo I tentu akan lebih bagus dengan manajemen dan dirut yang ada saat ini,”ujar Luhut Binsar Panjaitan kepada sejumlah wartawan.

“Terus kemudian dengan PT Inalum, kalau nanti itu bisa terintegrasi, misalnya apa, mereka kan mau bantu naikin listriknya, mereka bisa buat saja AVV nya sendiri. Sehingga tidak perlu tergantung dengan PLN dan bisa syering investasi,” katanya lagi.

Dan untuk Pembangunan Hub Port Pelabuhan Kuala Tanjung menurutnya cukup bagus dan sesuai target tahun ini akan selesai.

“Dan jika itu terjadi saya fikir akan banyak bisa sampai nanti ke tujuh setengah juta teus. Kalau itu terjadi terintegrasi dengan PT Inalum, terintegrasi juga dengan Palm Oil yang ada sini, jadi akan menjadi satu ekonomi hub yang baru dan bisa nanti membuat lebih efisien dan pasti ekonomi disini pasti akan tumbuh,” ungkap Luhut Binsar Panjaitan mengakhiri.

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews