PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Terminal di Kab Sukabumi Terbelengkalai Akibat Pengaturan Jalur dan Lalin Ambrul Adul


PANTAU TERKINI |  Sukabumi, Miris memang fasilitas yang dibangun pemerintah di kabupaten sukabumi bagai tak bermanfaat selain jalur yang belum tertata baik juga masih beroperasinya mobil-mobil yang seharusnya tak layak operasi kata Hendar warga perumnas baros. 


Masih banyak angkum (Angkutan Umum) yang enggan masuk keterminal, walau ada pastinya penumpang menanti berjam-jam dalam terminal.


Bahkan supir angkum berani meminta penumpang yang hanya 3 - 4 orang seperti layaknya menyewa angkum langsung ke terminal daerah  seperti dari  Terminal Baru sukabumi ke Terminal Jubleg penumpang di pinta ongkos 25.000/orang  seperti yang di alami langsung wartawan Pantau Terkini (11/12/2016).   

Akhir dari penantian penuhnya penumpang di dalam terminal terpaksa naik kendaraan ojek yang beroperasi di dalam terminal dengan harga Rp10.000 sampai di Terminal Jubleg .

Sampai di terminal jubleg ternyata keadaan terminal yang belum rampung mengakibatkan Angkum ngetem di pinggirjalan hingga jembatan besi di samping terminal jubleg hingga membuat lalin macat di depan terminal. 

Ironisnya petugas perhubungan yang berada di dalam pos yang memungut retribusi hanya asik bercakap dengan rekan rekan yang tugas di terminal tersebut, tidak ada upaya mengatur lintangan angkum dan mobil helep yang menanti penuhnya penumpang.

Sangatlah di sayangkan situasi kerja para dinas perhubungan kota jika melihat hanya berpangkutangan ketika mengenakan baju tugas sebagai dinas perhubungan tidak dapat melihat macetnya jalan akibat angkum dan helep seenaknya ngetem (Warta) 

  

Panter Redaksi

Kami Pewarta Pantau Terkini sebagai Operator dan Kepala Wilayah dan"Biographical Info" Kami sebagai user admin panel Web ini bertanggungjawab tidak Melakukan Pemberitaan Hoax.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews