PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

212 Erry Mau copot Kepala KesbangPolinmas, GMP2SU Pinta Agar Pejabat Korup Juga Di copot

PANTER – SUMUT, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H T Erry Nuradi mengaku akan mencopot Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Kesbangpolinmas Sumut Zukifli Taufik yang saat ini juga tercatat sebagai Kepala Satpol PP Pemprovsu. Gubenur mencopot Zulkifli karena desakan peserta aksi Bela Islam 212 yang menilai kalau Kesbangpolinmas mengeluarkan surat yang dinilai mengintervensi para ulama dan Ustadz.

"Soal adanya surat kesbangpolinmas, saya terkejut saat membaca suratnya. Saya tidak ada diinformasikan adanya surat itu. Oleh karena itu, saya intruksikan surat itu segera dicabut," ujar Erry dari atas mobil Pickup peserta Aksi Bela Islam 212 di depan Mesjid Agung Jalan Diponegoro Medan, Jumat (02/12).

Mendengar Gubsu hanya mencabut surat yang dikeluarkan Kesbangpolinmas Sumut, massa pun kembali meneriakan agar Kepala Kesbangpolinmas segera dicopot.

"Pecat kepala Kesbangpolinmas. Copot Kepala Kesbangpolinmas," teriak massa dan langsung disambut Gubsu Erry Nuradi dengan mengatakan dirinya akan mengganti kepala Kesbangpolinmas.

"Baik, besok kita ganti Plt Kesbangpolinmas," ujar Erry disambut tepuk tangan dan takbir peserta aksi.

Terpisah, Zulkifli Taufik enggan berkomentar banyak saat ditanya soal ucapan Gubsu akan mencopot dirinya sebagai Plt Kepala Kesbangpolinmas. Begitupun Zulkifli mengaku pasrah jika benar jabatan yang diembannya tersebut dicopot.

"Saya ini kan punya atasan. Siap ditunjuk dan siap diberhentikan," ujar Zulkifli.

Polemik yang terjadi sehingga munculnya desakan pencopotan Zulkifli Taufik sebagai Plt Kepala Kesbangpolinmas diawali karena terbitnya Surat No.300-3022/BKB D-PM yang ditujukan kepada Kakanwil Kementerian Agama Sumut tertanggal 21 November 2016.

Surat tersebut berisikan permintaan agar Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sumut menyurati Badan Kenajiran Mesjid (BKM) dan juga Majelis Agama Kabupaten/Kota agar yang menyampaikan khotbah Jumat yang dapat menyejukan umat dan memberikan kepercayaan kepada penegak hukum terhadap penyelesaian kasus penistaan agama.

Surat ini dinilai sebagai bentuk intervensi terhadap para ulama dan Ustadz. Selain itu juga dengan adanya surat tersebut memunculkan persepsi kalau selama ini khutbah yang disampaikan Ulama dan Ustadz tidak menyejukan umat. 

Rahman Syhaputra Sirait (Ketum GMP2SU) saat Dijumpai
Di tempat lain ketua Umum GMP2SU Rahman Syahputra Sirait berkomentar, “memang hari ini saya menilai setiap khutbah jum’at saya temukan suasana yang berbeda daripada sebelum rebut masalah si Ahok, dalam beberapa saat ini dibeberapa masjid dengan pulgar meneriakkan jihad di jalan Allah, Bela Agama lah, kalau hal itu di biarkan lama kelamaan memang bisa jadi keributan akan semakin tinggi, selesai ahok nanti umat bakal terdoktrin untuk tidak peduli pada persatuan antar umat beragama di NKRI” pungkasnya

“saya berharap jangan Cuma Kepala Kesbangpolinmas saja yang dicopot, masih banyak lagi tuh pejabat kepala dinas, kepala badan dan kepala bagian di pemprov su yang naudzu billah kotornya dengan kasus korupsinya. Kami menduga hal tsb sengaja dibiarkan, oleh seorang oknum pemimpin sumut” pungkasnya.

Saat ditanya siapa oknum tsb, beliau menjawab “siapa lagi kalau bukan bapak Gubernur kita yang terhormat tersebut, tapi ingat itu masih dugaan, yg jelas kelihatan memang budaya menjaga pejabat koruptor masih marak di sumatera Utara” pungkasnya mengakhiri. (R.O)

Kareem

Kami Pewarta Pantau Terkini sebagai Operator dan Kepala Wilayah dan"Biographical Info" Kami sebagai user admin panel Web ini bertanggungjawab tidak Melakukan Pemberitaan Hoax.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews