PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Nilai JPU Atur Jalannya Persidangan Sang Ketua Majelis Hakimpun Naik Pitam

PANTER – MEDAN, Sidang lanjutan kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa Trifonia alias Luna kembali dilangsungkan di ruang Cakra IV, Pengadilan Negeri (PN), Medan, Selasa (22/11).

Agenda sidang mendengarkan keterangan dari saksi terdakwa yakni, Trifina alias Ayen (40), kakak terdakwa, Silvia Dela Vista (17) keponakan terdakwa dan Amirudin (37) pihak lesing.

Ada yang menarik pada proses sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Hiras Nainggolan sempat bersitegang dengan Ketua Majelis Hakim, Rosmina. Peristiwa itu terjadi saat para saksi selesai menyampaikan keterangannya.

“Apakah kuasa hukum terdakwa ada mau menampilkan saksi yang lainnya,” tanya majelis kepada Hasbi Sitorus.

Mendengar itu, Hasbi selaku kuasa hukum terdakwa mengaku ada.

“Minggu depan kemungkinan ada dua orang saksi lagi yang mulia,” jawab Hasbi.

Namun, tiba-tiba JPU merasa keberatan dengan alasan waktu sudah mepet.

“Maaf yang mulia. Waktu kita tidak memungkinkan lagi,” timpal JPU.

Seketika, majelis hakim langsung pitam.

“Maaf bukan JPU yang mengatur persidangan ini ya. Sama semua hak terdakwa maupun saksi korban. Kalau kamu (JPU) merasa keberatan itu bukan urusan saya,” tegas majelis hakim.

majelis hakim menerangkan, kuasa hukum terdakwa memiliki hak untuk menampilkan saksi lainnya.
Tak terima, JPU terus mengeluarkan argumennya kepada majelis hakim.

“Maaf yang mulia, bukan saya yang memperlama sidang ini tapi yang mulia sendiri karena sebelumnya ketika terdakwa tidak didampingi kuasa hukum, yang mulia sendiri menundanya,” lanjut JPU.

Dengan nada Geram, majelis hakim pun langsung menghardiknya. 

“Bukan kamu yang mengatur saya. Saya secara resmi tidak hadir ataupun menunda persidangan. Bukan kamu. Dengar itu ya,” tegas majelis.

Sidang pun akhirnya ditunda hingga pekan depan dengan agenda yang sama. Sementara itu seusai persidangan, JPU mengaku sudah bertindak tepat.

“Saya sudah sesuai tupoksi. Saya rasa, saya sudah adil dalam persidangan ini,” bilangnya singkat sembari berlalu.

Kasus ini berawal pada tahun 2014 lalu saat terdakwa Luna dan Wongso menjalin jual-beli emas. Singkat ceritanya, Luna memiliki hutang 784 gram emas. Kemudian Luna mencicilnya dengan mengembalikan emas sebanyak 267 gram, uang tunai Rp4,5 juta, dan memborohkan 1 unit mobil Xenia BK 1753 ZV warna abu-abu yang masih dalam keadaan kredit namun Luna tetap dilaporkan ke polisi dan diproses hukum. (Kareem)

Kareem

Kami Pewarta Pantau Terkini sebagai Operator dan Kepala Wilayah dan"Biographical Info" Kami sebagai user admin panel Web ini bertanggungjawab tidak Melakukan Pemberitaan Hoax.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews