Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » Kontingen Sumatera Utara meraih 1 Emas dan 1 Perak Dalam Popwil Sumatera 2016
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER – SUMUT, Kontingen Sumatera Utara meraih satu emas dan satu perak pada cabang bulu tangkis Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Sumatera 2016 yang berakhir, Sabtu (19/11) di GOR Angkasa Pekan baru. 

Medali emas disumbangkan beregu putri, sedangkan perak dipersembahkan beregu putra, Beregu putri Sumut meraih medali emas setelah di final mengalahkan Riau dengan skor 2-1. Sumut unggul terlebih dahulu melalui Tri Intan Syahfitri yang mengalahkan Fani Anggraini dengan skor 12-21, 21-15 dan 21-13. 

Riau kemudian menyamakan kedudukan setelah tunggak kedua Sumut Lisa Anjeli kalah dari Nurhafizah dengan skor 12-21, 13-21, Emas beregu putri Sumut akhirnya dipastikan ganda Aldika Fanisha/Lisa Anjeli dengan dramatis. Sempat unggul 21-14 di set pertama, Aldika/Lisa kalah di set kedua dengan skor 17-21. 

Beruntung mereka bangkit di set ketiga dengan skor 21-13. Kemenangan ini membuat beregu putri Sumut meraih emas. Namun keberhasilan beregu putri ini tidak diikuti tim beregu putra.  Mereka harus puas meraih perak setelah dikalahkan Riau dengan skor 1-2. Sempat unggul melalui Aldo Alfiansyah yang mengalahkan Ricky Riyanto dengan skor 21-17, 21-6, Riau menyamakan kedudukan setelah tunggal kedua M Fadhian kalah dari Angel Songo-Songo dengan skor 17-21, 4-21.

Ganda M Fadhian/Rhendra yang menjadi penentu gagal memberikan kemenangan. Mereka dikalahkan ganda Riau,  Kautsar/Ricky Riyanto dengan skor 21-15, 13-21 dan 11-21. Kekalahan ini membuat beregu putra hanya puas meraih perak. 

Dengan hasil ini, bulutangkis gagal memenuhi target dua emas yang dibebankan sebelumnya. Pelatih bulutangkis Sumut, Hendra pun minta maaf bagi seluruh masyarakat Sumut. "Kami minta maaf karena tidak bisa menyumbangkan dua medali emas," ujarnya. 

Hendra menjelaskan, performa pemain putra Sumut jauh dari harapan. Ganda putra yang diharapkan menjadi penentu tidak bisa konsentrasi. 

"Ganda putra sering kehilangan konsentrasi, sehingga kalah. Ini merupakan hasil maksimal dari kami," pungkasnya. (Aasof)

About Kareem

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments