Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Mandiri Manunggal Desa

Peristiwa

Videos

» » » » » HKI dan LPII Laksanakan Kegiatan Bertema "To serve not tobe served, to understand as to be understood"
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER – SAMOSIR, Kantor Pusat HKI kerjasama Pastoral Leadership International Institute (LPII) laksanakan pembinaan kepelayanan dan kepemimpinan Pendeta Huria Kristen Indonesia (HKI).

Kegiatan tsb tema To serve not tobe served, to understand as to be understood dilaksanakan selama empat hari, Selasa (1/11) hingga Jumat (4/11) di Hotel Toledo INN, Samosir.

Pembinaan tersebut untuk kembali menanamkan semangat para pelayan Tuhan untuk berkomitmen menjadi pelayan dan bukan dilayani. Komitmen yang tetap dipelihara dan dibawa ke tempat pelayanan masing-masing dengan tuntunan dan pengertian dari Tuhan.

Ephorus HKI Pdt M Pahala Hutabarat STh MM dalam khotbanya dari Yesaya 6:6-9 mengatakan, kita dipanggil Tuhan untuk menyampaikan berita kesukaan.

“Memang, kita sangat mudah dan rapuh jatuh ke dalam pencobaan. Tetapi, percayalah, kita tidak sendiri. Setiap yang kita lakukan atau perbuat  adalah kita lakukan bersama dengan Allah. Percayalah, kita ada karena Allah ada. Kita melayani, karena Allah memanggil dan memilih kita. Allah memanggil dan memilih Yesaya untuk menyatakan kasih Tuhan. Demikian juga kita, dipanggil dan dipilih oleh Tuhan untuk melayani umatNya,” jelasnya.

Fasilisator Pastoral Leadership Institute International Rev Antonio Reyes mengatakan, peran pendeta sebagai memimpin untuk membawa Firman Tuhan untuk mengumpulkan umat percaya ke dalam kerajaan Tuhan. Pendeta dalam pelayanannya sebagai pemimpin membawa kehendak Tuhan, tidak dengan manipulasi dan bohong-bohongan. Pendeta harus melayani dalam komitmen melayani Tuhan dan dalam tuntunan Tuhan.


“Kita dipanggil Tuhan untuk membawa kabar baik kepada umatnya. Visi Kerajaan Allah. Demikian gereja yang didirikan untuk melaksanakan misi itu. Tuhan memanggil kita untuk melaksanakan misi. Gereja sangat membutuhkan kita semua. Gereja membutuhkan memberikan pelayanan kepemimpinan itu. Karena demikianlah misi itu terlaksana. Misi itu tidak saja hanya tanggung jawab pendeta, tetapi sangat penting dan harus didukung  istri pendeta,” jelas Dr Scott Frederick Rische.

Via Telpon, Ahmad Sofwan Kader GP ANSOR mengucapkan selamat dan semoga sukses acara tersebut semoga selalu mampu memberikan manfaat kepada Ummat.

"saya ucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya kegiatan HKI dan LPII tersebut, semoga mampu menggali semangat pengabdian dan kebersamaan sesama umat beragama di Indonesia, untuk para peserta semoga mampu menyerap seluruh ilmu yang diberikan untuk diabdikan kepada masyarakat khususnya dan pada umumnya untuk bangsa dan Negara" ucapnya

"kita memang beda, beda suku, beda agama, tapi pada kenyataannya kita satu, yaitu Indonesia" Pungkasnya Menambahi. (M.Ir)

About Kareem

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments