Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » Amiruddin: Nasib Guru Honorer Masih Menunggu Kemendikbud
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER | Rohil—Setelah Pemerintah Pusat menerbitkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang  Pemerintah Daerah, dimana seluruh SMA termasuk gurunya dialihkan pengelolaannya dari Kabupaten ke Provinsi. Seperti Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sendiri, sebanyak 463 guru berstatus PNS telah diserah terimakan ke Povinsi Riau awal Oktober yang lalu.

Namun hal tersebut, tidak sama diperlakukan sebagi guru Honorer. Nasib Honorer sebagai guru kini belum jelas, apakah bakal menjadi tenaga honorer Provinsi Riau atau masih ditanggung oleh Pemkab Rohil.

“Ini yang belum jelas. Guru Honorer dan tenaga Honorer komite SMA kita jumlahnya 900 orang apakah bakal diserahkan ke Provinsi Riau juga atau tetap sebagai tenaga Honorer Pemkab Rohil, saya belum bisa menjawabnya,” kata Kepala Disdik Rohil H, Ir Amiruddin.

Menurut Amiruddin, kita masih menunggu regulasi dan peraturan resmi dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menyangkut masalah nasib ratusan guru honorer dan honorer Komite di SMA Negeri. Padahal dasarnya kita masih siap membayar gaji guru honorer  SMA sederajat itu. Namun begitu, kita akan menunggu informasi dari Kemendikbud. Tak mungkin 900 guru honorer diberhentikan semua, padahal mereka masih kita butuhkan.   

“Pemberlakukan pengalihan pengelolaan SMA Negeri sederajat ini di mulai dijalankan tahun 2017. Mengenai jumlah seluruh yang diserahkan ke Provinsi Riau bulan Oktober lalu saya tidak ingin betul. Yang jelas setiap Kecamatan kita memiliki paling sedikit dua SMA status Negeri,”papar Amiruddin.(Chandra)  

About Panter Redaksi

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments