PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Tak Setuju Bayar Uang Tambahan Materi Kemuhammadiahan Mahasiswa UMSU Bentrok Dengan Satpam dan Pegawai Biro

Ratusan mahasiswa terlibat tawuran dengan Satpam dan pegawai
Biro Kemahasiswaan di halaman kampus UMSU Jalan Mochtar Basri
Medan, Kamis (13/10). Pemicu tawuran berasal dari aksi pemukulan
satpam kepada mahasiswa.
PANTER – MEDAN, Bentrokan antar mahasiswa dengan pihak keamanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), membuat Kopertis Wilayah I Sumut - Aceh angkat bicara. Kopertis mempertanyakan alasan mahasiswa yang keberatan tersebut sehingga berujuk rasa. Unjuk rasa mahasiswa itu terjadi lantaran keberataan adanya biaya tambahan sebesar Rp 250 ribu untuk mengikuti pendidikan kemuhammadiyahan.

"Apa benar itu karena harus membayar Rp 250 ribu untuk materi itu. Setahu saya, semua perguruan tinggi bernuansa agama memiliki standar pendidikan agama tersebut. Misalnya, Al Wasliyah, Santo Thomas juga menerapkan materi serupa," ujar Prof Dian saat dihubungi wartawan.

Dian menyebutkan, hal itu wajar saja jika masuk ke dalam kurikulum pendidikan di perguruan tinggi bernuansa agama. Kenyataan itu tak mungkin dihilangkan akibat keberatan segelintir mahasiswa.

Menurutnya, biasanya penerapan materi perkuliahan itu adalah sukarela dan tanpa biaya tambahan. Namun, jika mahasiswa keberatan dengan program yang sudah tertulis, silakan mencari tempat perkuliahan yang lain yang lebih nasionalis. "Kan banyak pilihan kalau tidak terima. Tinggal rektor yang mengeluarkan surat pindah. Sederhana saja kok," cetus Dian.

Namun demikian, sambungnya, tidak ada salahnya jika mahasiswa mengikuti program kurikulum yang ada. Walaupun sebenarnya tidak suka, tapi bolehlah materi itu sebagai ilmu tambahan saja.

"Penambahan materi agama itu telah melalui tahapan yang panjang. Banyak waktu dan pihak yang terlibat dalam memutuskan persoalan itu. Jadi, ikuti sajalah adik-adik mahasiswa, kan bisa jadikan itu sebagai pengetahuan baru. Kalau mau diterapkan ya bagus, kalau tidak ya juga tidak ada persoalan," jelas Dian. (M.Ir)

Kareem

Kami Pewarta Pantau Terkini sebagai Operator dan Kepala Wilayah dan"Biographical Info" Kami sebagai user admin panel Web ini bertanggungjawab tidak Melakukan Pemberitaan Hoax.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews