Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Mandiri Manunggal Desa

Peristiwa

Videos

» » » Proyek Tol Cijago (Cinere - Jagorawi ) Bukan Ganti Rugi Tapi Ganti Untung Untuk Warga Terdampak.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post


PANTER | Depok,  Proyek Tol Cinere - Jagorawi Seksi II sampai saat ini belum rampung. Saat ini pengerjaan proyek tersebut masih terus dikebut agar bisa segera dioperasikan pada tahun ini. Pemerintah akhirnya membayar uang ganti rugi pembebasan tanah untuk pembangunan Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi II senilai Rp 96 miliar kepada 40 warga yang harus dilokalisir.
"Saat ini progress kita setelah ini dibayar untuk seksi II mencapai 97 persen. Jadi tinggal 3 persen lagi seksi II yang belum bebas," kata Pejabat Pembuat Komitmen Tol Cijago, Sugandi, di kantor PPK Jagakarsa Jakarta Selatan, Jumat 30 September 2016.
Menurut dia, ada peningkatan harga tanah yang terkena proyek Tol Cijago. "Dari hasil penilaian 2014-2015, setelah dievalusi sesuai Undang-Undang No 2 tahun 2012, ada suatu peningkatan harga yang sangat mendukung sehingga warga setuju untuk dibayar." 
Nilai kenaikan mencapai 30 - 100 persen tergantung kondisi tanah. Kisaran harganya Rp 2 juta-Rp 18 juta per meter. Titik harga tanah termahal berada di kawasan Margonda. Meski demikian, tak semua warga tergiur menerima ganti untung tersebut. Ada sekitar kurang lebih 100 bidang tanah yang belum dibebaskan pemerintah.
"Masih ada sebagian kecil warga yang masih menolak. Ada lagi sebagian yang sedang perbaikan luas tanah," tutur Sugandi. Tak hanya itu, proses pembebasan tanah juga menunggu validasi BPN Kota Depok sebagai syarat pembayaran ganti rugi. Sugandi optimistis, sisa lahan tersebut bisa dibebaskan setelah Lebaran. "Apabila masih ada warga yang menolak dengan harga (ganti rugi), tentu kan ada proses hukum yaitu titip di proses pengadilan," ucapnya. 
Menurut Sugandi, pembangunan Tol Cijago merupakan kepentingan bersama. "Urusan jalan tol kan urusan umum, kepentingan umum, mau enggak mau kan harus jalan," ujarnya.
Selain itu, tampak juga sejumlah kendaraan berat masih beroperasi di proyek itu. Namun, ada satu hal yang menarik, di tengah proyek tersebut masih tampak satu bangunan yang masih berdiri. 
Adapun untuk Seksi III membentang dari Kukusan sampai Cinere hingga 5,44 kilometer. Jika pembangunan seluruh ruas Tol Cijago tuntas, maka ujung pintu Tol Cinere akan menjadi titik untuk integrasi dengan jalan tol Cinere-Serpong.(dj)

About Panter Redaksi

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments