PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Pengungsi Sinabung Terima Rp 190,6 Bantuan Relokasi Mandiri

PANTER – KARO, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, merealisasikan dana hibah Relokasi Mandiri tahap II (kedua) sebesar Rp190,6 milIar kepada 60 kelompok pengungsi erupsi Sinabung asal empat desa, Desa Guru Kinayan, Berastepu, Kuta Tonggal dan Gamber.

Dari total dana tersebut, pengungsi akan menerima dana sebesar Rp110.000.000 per Kepala Keluarga (KK), dengan rincian Rp59.400.000 untuk Bantuan Dana Rumah (BDR) dan Rp50.600.000 untuk biaya Bantuan Dana Lahan Usaha Tani (BDLUT).

Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Kabupaten Karo, Suharta Sembiring didampingi pihak kepolisian Ipda Zulkifly, Jumat (14/10) di Bank BRI Jalan Veteran depan Mapolres Tanah Karo, Kabanjahe, saat memonitor pencairan tersebut, pihaknya telah melakukan transfer dana bantuan relokasi mandiri ke rekening masing-masing kelompok, sejak bulan Juli yang lalu.

Selanjutnya Jumat ini, sambungnya, sudah disalurkan kepada anggota kelompok masing-masing, khusus bagi yang berkasnya sudah lengkap baik untuk Bantuan Dana Lahan Usaha Tani (BDLUT) maupun untuk Bantuan Dana Rumah (BDR). Hal ini prosesnya sendiri berdasarkan rekomendasi dari Tim Pendamping Relokasi Mandiri (TPRM), tim teknis terkait lainnya dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Relokasi Mandiri.

Ketika disinggung berapa jumlah berkas yang sudah lengkap untuk dicairkan, Suharta Sembiring mengaku jika desa Berastepu penerima BDR sebanyak 38 KK dan penerima BDLUT 43 KK, sedangkan desa Gamber penerima BDR sebanyak 4 KK dan BDLUT 6 KK. Selanjutnya desa Kuta Tonggal penerima BDR 2 KK dan penerima BDLUT sebanyak 8 KK, sedangkan desa Gurukinyan penerima BDR 1 KK dan penerima BDLUT 2 KK, nanti warga yang lain akan menyusul. "Kesemuanya itu tersebar dalam berbagai kelompok dan hamparan baik untuk lahan usaha pertanian maupun untuk rumah," tambah Suharta.

Terpisah, Ketua KPP 19 desa Berastepu, Normanson Sitepu, mengatakan merasa puas atas terealisasinya pencairan dana bantuan relokasi mandiri tahap kedua. "Terimakasih kepada Pemkab Karo, BPBD, Tim Pendamping Relokasi Mandiri (TPRM) dan pihak lainnya yang sudah bekerja keras membantu pencairan bantuan relokasi mandiri. Setelah pencairan ini tentunya, kami sudah bisa memulai hidup baru dengan normal," ujarnya.

Lain halnya yang disebutkan Ketua KPP 2 desa Berastepu, Akbar Milala mengkritik sistim pencairan dana bantuan relokasi mandiri di Bank BRI depan Mapolres Tanah Karo. "Di satu sisi kami tentu mengapresiasi teralisasinya pencairan hari ini setelah melewati jalan yang panjang dan melelahkan dalam verifikasi berkas. Namun disisi lain, sistim pencairannya kurang efektif dan efesien. Kami sejak pukul 8.00 WIB tadi sudah ngumpul disini (Bank BRI), namun hingga siang ini Pukul 13.30 WIB kami belum juga dipanggil," tutur Akbar.

Sebelumnya, dana Bantuan Relokasi Mandiri tahap II (kedua) sebesar Rp190,6 miliar kepada 60 kelompok pengungsi telah di transfer kerening kelompok semenjak (28/7/2016) lalu. Diperhitungkan ngendap di rekening kelompok bekisar 3 Bulan.


Menurut salah satu ketua kelompok yang namanya tidak ingin disebutkan, dirinya membenarkan telah mendapat transfer semenjak Juli 2016 lalu, namun sifatnya berbentuk Giro dan bukan angka. Hal itu menjadi pertanyaan besar pada dirinya, yang memunculkan ungkapan uring-uringan terhadapnya dari anggota kelompok. (M.Ir)

Kareem

We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daerah Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jawa Barat jawatengah jawatimur Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata