PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Pemilihan Calon Wakil Gubernur Dilakukan Dengan Cara Voting Tertutup

PANTER|MEDAN, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk melakukan pengawasan di dalam proses pemilihan calon wakil gubernur sumut (cawagubsu). Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP, Sutrisno Pangaribuan menilai pemilihan cawagubsu sangat rentan terhadap praktik suap.
Kata dia, di dalam tata terbit (Tatib) pemilihan cawagubsu yang disahkan 22 anggota DPRD Sumut, pemilihan (voting) dilakukan dengan cara tertutup.

"Sistem pemilihan secara tertutup rawan dan berpotensi untuk terjadi praktik suap, pemberian hadiah atau janji dalam berbagai bentuk. Oleh karena itu, untuk menyelamatkan wajah DPRD Sumut secara kelembagaan, kita perlu meminta tim khusus KPK diterjunkan untuk memantau proses ini," katanya, Selasa (11/10).

Dia sebenarnya berharap agar pemilihan dilakukan secara terbuka. "Saya siap kalau memilih secara terbuka, tetapi tatib yang disahkan hanya oleh 22 anggota dprdsu ( tidak kuorum ) telah mengatur sistem pemilihan tertutup," sebutnya.

Sutrisno mengatakan, proses pemilihan Cawagubsu di DPRD Sumut merupakan momentum atau kesempatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan publik atas peristiwa beberapa waktu yang lalu. Karenanya, perlu adanya komitmen bersama.

"Dimana pilihan tidak berhubungan dengan hadiah atau janji dalam bentuk apapun. Namun untuk memastikan sejak awal bahwa tidak ada praktik suap, kita meminta KPK menerjunkan tim khusus memantau proses pemilihan Cawagubsu," tegasnya.

Meski pemihan Cawagusbu secara voting oleh anggota DPRD Sumut tinggal menghitung hari, dua kandidat cawagubsu sepertinya belum ada melakukan lobi-lobi politik. Sekretaris DPD Golkar Sumut, Irham Buana Nasution menyebutkan, pihaknya akan mengundang Fraksi Golkar DPRD Sumut untuk membahas secara khusus agenda pemilihan Cawagubsu.

Kata dia, DPD Partai Golkar akan menjatuhkan pilihan kepada salah satu kandidat. Namun, itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Fraksi Golkar. Secara pribadi, Irham tidak kenal dengan Idris Lutfi Rambe dari PKS dan Nur Azizah Marpaung dari Hanura. (Aasof)

Kareem

We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daerah Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jawa Barat jawatengah jawatimur Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata