Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » » Oknum Kepolisian Acungkan Jari Tengah diduga Tujuannya Untuk Memprovokasi Massa Unjuk Rasa
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Terlihat Salah Satu Oknum Kepolisian Mengacungkan Jari
Tengah yang secara tidak langsung menyatakan FUCK YOU
Kepada Pendukung Survenof & Farlin, hal tsb dilakukannya
berulang kali.
PANTER - SIANTAR, Dimenangkannya kasasi KPUD Pematangsiantar secara otomatis mengandaskan sementara langkah pasangan Surfenov Sirait – Parlin Sinaga dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Siantar. Namun begitu, para pendukungnya mengaku siap melakukan perlawanan. Hal itu diungkapkan seratusan massa pendukung Survenof saat menggelar unjuk rasa kembali di depan kantor KPUD, Senin (10/10) sekira pukul 14.00 WIB.

Namun setelah kurang lebih empat jam menggelar aksi, tak ada seorang pun komisioner KPUD yang menjawab aspirasi para pendukung Surfenov. Hingga akhirnya, sekira pukul 18.00 WIB, mereka pun membubarkan diri dan meninggalkan kantor KPUD.

Lalu pada hari selasa pendukung Surfenov Sirait – Parlin Sinaga kembali melakukan aksi unjuk rasa terkait permasalahan tersebut, namun amat disayangkan paska unjuk rasa tersebut terjadi keributan antar pihak kepolisian dengan massa unjuk rasa akibat ulah prokasi seorang aparat kepolisian yang mangacungkan jari tengahnya saat massa berunjuk rasa di depan kantor KPU Siantar Akibatnya Aksi demo para pendukung Surfenov Sirait dan Parlindungan Sinaga (Surfenov-Parlin) di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Siantar, Selasa (11/10) berlangsung ricuh dan berujung pada penangkapan beberapa orang.

Dalam aksi itu, salah seorang oknum polisi mengacungkan jari tengah atau fuck you pada para pendukung ‘Salam Lima Jari’ selama iya melakukan pengawalan unjuk rasa tsb. Selain itu, pendukung Surfenov-Parlin disiramkan air usai melakukan aksi pembakaran ban di depan Kantor KPUD Siantar.

Tiga orang pendukung Surfenov-Parlin diamankan sejumlah petugas Kepolisian. Mereka diamankan secara paksa dengan cara ditarik dan lehernya dipitting. (M. Ir)

About Kareem

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments