Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Mandiri Manunggal Desa

Peristiwa

Videos

» » » » Karyawan dan Warga Dusun I Desa Sionggang.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

massa aksi mendengarkan penjelasan dari pihak
personalia PT SIP
PANTER – ASAHAN, Ratusan massa, yang terdiri dari karyawan dan warga Dusun I Desa Sionggang, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor PT Sawita Inter Perkasa (SIP), di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Kamis (29/9/2016).

Mereka menuntut manajemen PT SIP supaya mengangkat buruh harian lepas (BHL) yang telah bekerja lebih dari 4 tahun supaya diangkat menjadi karyawan. Selain itu, perusahaan juga diminta tidak mencemari lingkungan akibat limbah pengolahan kelapa sawit, baik limbah cair maupun polusi udara.

"Segera angkat BHL dan karyawan kontrak menjadi karyawan tetap. Cabut skorsing sepihak yang dilakukan manajemen PT SIP terhadap buruh," kata Koordinator aksi, M Azis Manurung.
Selain itu, Azis meminta untuk menghentikan pencemaran limbah cair maupun udara hasil pengolahan kelapa sawit yang dapat merugikan masyarakat. "Dan berikan kompensasi kepada warga yang terkena dampak limbah," katanya.

Kasat Sabhara AKP J Hutajulu yang memimpin pengamanan mengatakan, bahwa tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Untuk itu karyawan dan warga diminta tenang dan tidak bersikap anarkis.


"Persoalan harus diselesaikan dengan kepala dingin. Kita (Polres Asahan) siap memediasi BHL dengan manajemen perusahaan," kata Hutajulu berusaha menenangkan massa.
Setelah berkoordinasi dengan manajemen, beberapa perwakilan BHL diterima oleh Kepala Personalia PT SIP, Sisdianto.

Dalam kesempatan itu, Sisdianto menyebutkan, bahwa pihak manajemen PT SIP akan  memenuhi tuntutan BHL untuk menjadi karywawan tetap bagi yang telah memenuhi syarat. "Akan kita pertimbangkan. Bagi yang telah memenuhi syarat akan kita angkat menjadi karyawan tetap," sebutnya.

Terkait, limbah dan polusi udara yang dihasilkan dari pengolahan kelapa sawit, Sisdianto menuturkan tidak melampaui ambang batas mutu baku limbah Setelah mendengar penjelasan Sisdianto, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Mereka mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar lagi, jika tuntutan tidak dipenuhi.


Personil yang terdiri dari Polsek Mandoge dan Polsek Prapat janji dan Polres Asahan tampak melakuan pengawalan dan pendekatan persuasif, guna menenangkan aksi unjuk rasa massa. (Kareem)

About Kareem

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments