Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » » » "Kalian Gusur Rumahku, Ku Ledakkan Rel Kereta Api Kalian"
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER – MEDAN, Amuk puluhan massa di Jalan Timah, Lingkungan VII, Kelurahan Sei Rengas, Kecamatan Medan Area, sempat pecah ketika rumah mereka yang berada di bantaran rel digusur oleh PT KAI, Rabu (26/10) siang.

Warga tidak terima atas ganti rugis sebesar Rp1,5 juta yang diberikan. Menurut mereka, uang tersebut tidak sebanding dengan rumah mereka.

“Jangan suka hati menggusur rumah kami, mau tinggal dimana lagi kami, jangan semen-mena, mau buat apalah uang Rp1,5 juta itu pak,” teriak warga.

Mereka mengatakan jika rumah mereka dibongkar paksa, mau kemana lagi warga tinggal. Sebab selama ini warga di sana sudah puluhan tahun menempati tanah tersebut.

Melihat situasi mulai tidak kondusif, ratusan personil kepolisian dan TNI disiagakan di lokasi. Selain TNI dan polisi, turut disiagakan petugas Satpol PP dan petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska). Begitupun, warga yang tidak mau rumah mereka dibongkar begitu saja coba menghalangi petugas.

“Cobalah kalian hancurkan rumahku. Kuledakkan rel ini nanti. Enggak ada perasaan kalian, biadab kalian. Beraninya hanya dengan rakyat kecil. Itu rumah-rumah di sana kalian bongkar juga,” teriak seorang wanita.

Meskipun warga sudah bersiaga di kawasan permukiman. Namun, alat berat bersama personel polisi bersenjata lengkap terus bergerak melakukan penggusuran.

Selain itu, beberapa polisi wanita (polwan) diarahkan untuk tenangkan warga yang berteriak-teriak. Mereka berupaya agar penggusuran berjalan damai. Petugas pun melangsungkan proses penggusuran.


Seperti diketahui, penggusuran yang dilakukan PT KAI guna pembangunan rel layang Medan-Bandara Internasional Kualanamu. Sebelumnya PT KAI Devisi Regional Sumatera Utara telah menggusur 60 kepala keluarga. Karena itu, ada 20 kepala keluarga yang harus digusur. (Aasof)

About Kareem

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments