Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » Gawat Ah... Ngaku - ngaku BIN, Oknum Anggota LSM Diamankan Paska Lakukan PUNGLI.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER – Deli Serdang, Enam pelaku pemerasan yang mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) ditangkap prajurit TNI yang kemudian diserahkan ke Mapolsek Percut Sei Tuan, Senin (24/10).

Keenam pelaku tersebut adalah Sukri (47) warga Jalan Tambak Bayan, Dusun XV, Desa Saintis, Kecamatan Percut Sei Tuan dan tetangganya, Mahyar Surawi (35).Kemudian Faisal Amri (40) warga Pasar XIV Perumahan Mutiara Biru, Desa Kolam, Sukarno (44) warga Jalan Gaperta Ujung, Gang Pribadi, Desa Tanjung Gusta, Medan Helvetia, Ferry Gunawan (34) warga Jalan Satria, Gang Perhubungan, Desa Saintis, Percut Sei Tuan, serta M Ghazali (43) warga Dusun XIII, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dari para pelaku turut disita sejumlah barang bukti yang diduga kuat untuk memuluskan aksinya berupa ID Card, LSM LMPBPRI dari Divisi Inteligent Garuda dan sepucuk senjata jenis airsoft gun.

Terungkapnya kasus ini berawal dari korban, Fadli Herlangga (21) dan temannya Kasuri (24) yang pada saat itu singgah di salah satu warung di Dusun XV, Desa Saintis, Kabupaten Deli Serdang dengan mengendarai mobil Daihatsu Luxio Hitam plat BK 1816 IL, bermuatan minyak goreng hendak mengantar pesanan minyak kelapa dari Pasar Sukaramai Medan menuju Desa Tambak Bayan.

Saat bersamaan, keenam tersangka datang dengan mengendarai Daihatsu Luxio Hitam plat BK 1416 ZR, dan melakukan penggerebekan atas keduanya dengan tudingan minyak goreng yang dibawa korban adalah ilegal.Sejurus kemudian, dua orang pelaku yang bernama, Sukarno dan M. Ghazali, naik ke mobil korban, lalu mengajak kedua korban masuk dan mengikuti mobil pelaku yang dibawa rekan lainnya.

Korban pun digiring ke Dusun XV, Lorong Semar, Desa Saintis. Pelaku yang mengaku sebagai petugas Inteligent, menodongkan korban dengan senjata jenis airsoft gun dan meminta uang damai sejumlah Rp 30 juta, Karena takut, korban menghubungi pamannya, Rizky (30). Tak lama, Rizky yang saat itu sedang berada di Pasar Ramai Medan, langsung mendatangi para pelaku ke lokasi sembari menghubungi rekannya seorang personel TNI untuk membantu melepaskan kedua korban.

Dari lokasi, personel TNI rekanan korban pun berhasil membebaskan kedua korban dan menangkap salah seorang pelaku bernama, Sukri (47), sementara, pelaku lainnya sempat kabur. personel TNI rekanan korban berkoordinasi dengan Polsek Percut Sei Tuan dan berhasil menangkap lima orang lainnya dari kediamannya masing-masing.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Zendrato mengatakan, bahwa sebelum beraksi, para pelaku telah menginvestigasi calon korbannya.

"Sebelum beraksi, para pelaku sudah melakukan investigasi terhadap korbannya. Setelah mengetahui data mengenai korban, aksi pelaku pun dimulai, dengan mengaku petugas BIN dan menggerebek korban di lokasi barang yang dibawa oleh korban," terang Zendrato.


Dari hasil pengembangan terhadap salah seorang pelaku yang bernama, Sukri, petugas akhirnya berhasil meringkus teman pelaku yang ikut terlibat dalam kasus itu di kediamannya masing-masing. (M.ir)

About Kareem

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments