PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

Fraksi PAN Binjai Respon Dugaan Pungli DISHUB

PANTER – BINJAI, Diamankannya oknum petugas tenaga honorer di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai, diduga melakukan praktik pungutan liar (Pungli) terhadap truk colt diesel yang melintas di Jalan Labu, Payaroba, Binjai Barat, menjadi perhatian Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Binjai.

Ketua FPAN DPRD Binjai meminta agar praktik dugaan pungutan liar di tubuh Dinas Perhubungan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian Polres Binjai.

“Pungli di Binjai, khususnya di Dishub diharapkan dapat menjadi perhatian serius penyidik Polres Binjai untuk mengusut tuntas praktik dugaan pungli tersebut,” ujarnya, Kamis (20/10).

Menurutnya, kutipan-kutipan petugas Dishub Binjai di pos-pos milik salah satu instansi pemerintah kota ini ke truk-truk bahkan kenderaan yang bermuatan barang lainnya, terindikasi kutipan tanpa didasari dengan tanda bukti otentik dari Pemko Binjai maupun Dishub.

“Selama ini kutipan yang dilakukan dishub binjai disetiap pos mereka, terindikasi tak berdasar menggunakan bukti seperti tiket/karcis. Pernah saya lihat, oknum-oknum petugas dishub hanya mengutip uang langsung tanpa ada berikan bukti otentik berupa karcis, begitu juga laporan masyarakat ke saya," sebut Rudi.

Disinggung tentang kutipan yang dilakukan oleh Dishub Binjai, ketika disinyalir sebagai pungli, dishub selalu beralasan bahwa kutipan sudah sesuai dengan Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pengawasan Angkutan Barang.

Rudi mengatakan, Dishub berlindung dibalik perda, melakukan praktik kutipannya selama ini. Menurutnya, jika kutipan mereka sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pengawasan Angkutan Barang, namun Dishub Binjai harus menjalankan kewajiban yang ada didalam Perda Nomor 5 Tahun 2015.

“Namun kenyataan di lapangan terbalik, kewenangan dan kewajiban Dishub serta kewajiban yang harus ditaati oleh pengusaha angkutan, dinilai menyalah seperti menyetorkan denda bagi setiap sopir yang melanggar aturan,” sebut Rudi.

Lanjutnya, Perda Nomor 5 Tahun 2015 tidak seperti itu mengartikannya, arti dari Perda tersebut adalah petugas dishub harus ikuti tiap isi yang tertera seperti menyediakan gudang dan timbangan.

“Sayang, Perda tersebut seakan disalahgunakan oleh Dishub. Pasalnya, diantara isi Perda itu mewajibkan Dishub Binjai menyediakan timbangan dan gudang. Dimana setiap truk yang melintas harus ditimbang dan bagi truck yang melebihi muatan harus dibongkar. Selanjutnya, muatan yang dibongkar tadi disimpan di gudang yang sudah disiapkan,” ucapnya.

Sementara Kadis Perhubungan Binjai, HT Fadlan pernah mengungkapkan mengenai timbangan dan gudang milik instansi yang dipimpinnya, pada masa silam itu. Kadishub Binjai berdalih, kalau pihaknya belum memiliki anggaran untuk menyediakan tempat material bagi truk yang melanggar aturan.

Sedang menyangkut timbangan, Fadlan sebelumnya mengakui, kalau timbangan yang ada tidak mampu menahan beban setiap truk yang melintas. Malah Fadlan diduga berdalih, terkadang supir truk ini secara sengaja menghenjutkan timbangan, sehingga timbangan langsung pecah.

"Jadi untuk menghitung beban dan menentukan denda, hanya dilihat dari sumbu setiap truk,” dalih Fadlan. Diamankannya oknum petugas tenaga honorer di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai, diduga melakukan praktik pungutan liar (Pungli) terhadap truk colt diesel yang melintas di Jalan Labu, Payaroba, Binjai Barat, menjadi perhatian Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Binjai.

Ketua FPAN DPRD Binjai meminta agar praktik dugaan pungutan liar di tubuh Dinas Perhubungan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dalam hal ini Kepolisian Polres Binjai.

“Pungli di Binjai, khususnya di Dishub diharapkan dapat menjadi perhatian serius penyidik Polres Binjai untuk mengusut tuntas praktik dugaan pungli tersebut,” ujarnya, Kamis (20/10).

Kareem

We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daerah Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jawa Barat jawatengah jawatimur Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata