Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Mandiri Manunggal Desa

Peristiwa

Videos

» » » Dugaan Korupsi RPU Balikpapan Masih ditangan Polres Balikpapan,.. Lambatnya Proses Jalan Ditempat !!!
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER | Balikpapan 8 delapan bulan sudah, dugaan korupsi pengadaan lahan rumah pemotongan unggas (RPU) di Jalan Soekarno Hatta Km 13 Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara menggelinding ke permukaan. Kasus pengadaan lahan yang menelan dana miliaran rupiah bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 ini ditangani Polres Balikpapan.
Namun hingga 10/23/2016 , Pihak Kejaksaan Negeri Balikpapan belum menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Balikpapan. “Sampai saat ini RPU masih menjadi kewenangan Polres Balikpapan, karena SPDP belum kami terima,” terang Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Balikpapan, Rahmad Isnaini, 
Kejaksaan belum mengetahui siapa yang menjadi tersangka dan berapa kerugian Negara dalam kasus itu. “Jika Kejaksaan diminta untuk melanjutkan, kami akan lihat dulu kasusnya sudah sampai mana,” pungkasnya.
Padahal, beberapa bulan lalu desas-desus adanya beberapa pejabat di kalangan pemerintah kota maupun oknum anggota dewan diperiksa kepolisian semakin santer terdengar.
Menilik dugaan yang ada, ada yang janggal dalam draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2015. Dimana anggaran untuk pengadaan lahan RPU tertulis Rp 2,5 miliar. Namun dalam APBD 2015 sendiri anggarannya menjadi Rp 12,5 miliar. Penentuan harga dilakukan lewat sistem appraisal. Selanjutnya, dalam laporan realisasi anggaran semester pertama 2015 dan prognosis enam bulan ke depan, anggaran untuk lahan RPU kembali berubah menjadi Rp 12,273 miliar. Ada selisih Rp 227 juta. Padahal, pada kolom realisasi pembayaran di lapangan masih nihil. (bw)

About Panter Redaksi

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments