Select Menu

Translate

Utama

Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP




Pariwisata

Nasional

Liputan Langsung

» » » » » Wah.. KEMENKEU Hapuskan 107 PDAM, Termasuk Hutang PDAM Tirtanadi Rp 185,120 Miliar
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Dirut PDAM Tirtanadi menghadiri Seminar
 "langkah - langkah Percepatan Pembuatan Perda Penyertaan
Modal Penghapusan Hutang PDAM"
PANTER - MEDAN, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI akan menghapus utang di 107 PDAM di Indonesia sebesar Rp3,9 triliun, termasuk utang PDAM Tirtanadi Rp 185,120 miliar yang MoUnya ditandatangani di Kemenkeu Jakarta, Jumat (30/9/2016).

Hal itu diungkapkan Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi SumuT Sutedi Raharjo  pada seminar sehari "Langkah-Langkah Percepatan Pembuatan Perda Penyertaan Modal Penghapusan Utang PDAM Tirtanadi" di kantor PDAM Tirtanadi Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (29/9/2016).

Seminar itu juga dihadiri Direktur Air Minum Delviyandri, Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution, pembicara dari Anggota Komisi C DPRD Sumut Muhri Fauzi, Kejati Sumut dan Kabid Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II, Mujiono.

Sutedi mengatakan penghapusan itu skemanya berupa Penyertaan Hibah Daerah (PMD) pemerintah pusat kepada PDAM Tirtanadi.

Utang itu terjadi, kata Sutedi saat PDAM Tirtanadi membangun dengan pinjaman luar negeri (Loan Agreement nomor 1587-INO,3 Februari 1998) untuk pembiayaan MMUDP III sebesar 12,200 juta dolar AS untuk proyek pembangunan Instalasi Pipa Air (IPA) Limau Manis dengan kapasitas 500 liter/detik dan pengembangan jaringan pipa transmisi, distribusi dan pelanggan serta perjanjian pinjaman antara pemerintah dengan PDAM Tirta Deli untuk pembiayaan proyek pembangunan sarana air bersih PDAM Tirta Deli sebesar Rp9,093 miliar.

Jadi nilai piutang negara pada PDAM Tirtanadi per cut off date 30 Juni 2015 beserta penyesuaiannya untuk percepatan penyelesaian piutang utang negara yakni SLA pokok dan non pokok Rp161,575 miliar dan RDA pokok dan non pokok Rp23,544 miliar sehingga total Rp185,120 miliar.

Sutedi menyatakan penghapusan ini bukan hanya masalah uang saja tapi persyaratan administrasi yang harus dilengkapi dan diselesaikan dengan cepat dalam waktu tiga bulan ini dan Desember sudah selesai.

Pemprov Sumut dan PDAM Tirtanadi serius menyikapi penghapusan ini dan bersinergi dengan pimpinan DPRD Sumut.

"Penghapusan utang dapat mewujudkan neraca keuangan PDAM Tirtanadi menjadi sehat dan lebih fokus meningkatkan kapasitas, jumlah pelanggan dan kualitas air," tegasnya.

Menurut dia, penghapusan utang oleh pemerintah pusat dalam rangka target nasional 10 juta sambungan. Juga target 100-0-100 yakni 100 persen cakupan air, 0 persen sanitasi kumuh dan 100 persen perumahan sehat. Sutedi menambahkan saat ini cadangan air di Medan hanya tersisa 1.000 liter/detik. Sedangkan empat sungai yang ada di sini, sudah ada lebih dua Instalasi Pengolahan Air (IPA) dibangun di sana seperti sungai Belawan di Sunggal ada IPA di atas dan satu lagi di bawah. Kalau kebutuhan 16.000-20.000 meter kubik per hari maka butuh 200 liter per detik setahun sehingga dalam 5 tahun sudah habis cadangan 1.000 liter/detik. Saat ini cakupun pelayanan masih 85 persen sehingga masih sulit untuk ikut berkontribusi dalam target nasional 10 juta sambungan.

Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi mengatakan prinsipnya DPRD Sumut mendukung penuh adanya penghapusan ITU, Meski sampai sekarang belum ada membahas tentang penghapusan utang, tapi mudah-mudahan minggu depan atau awal Oktober akan ada rapat dan membahas Perda ini lebih diprioritaskan DPRD Sumut pasti mendukung penghapusan utang Tirtanadi Rp185 miliar. Persoalannya masih ada tahapan-tahapan yang harus dilalui antara Pemprov Sumut dan DPRD Sumut.
"Dengan penghapusan ini, diharapkan kinerja PDAM makin meningkat,"kata Muhri Fauzi. (M.ir)

About Kareem

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments