DAERAH

DERAP

Cat-3

Cat-4

» » » » Nenek Berumur 64 Tahun Lakukan Penipuan

Nurlela br Nasution  terpaksa di tahan akibat
melakukan penipuan dari satu daerah ke daerah
lain
PANTER – BATUBARA, Kehidupan yang semakin sulit dan usaha yang semakin menipis menyebabkan Nurlela br Nasution berfikir pendek untuk mendapatkan uang hingga melakukan Penipuan, Dalam aksinya Melakukan penipuan Nurlela br Nasution yang sudah berusia 64 tahun ini menggunakan tiga nama samaran, yakni Siti Aisyah, Fatimah dan Ernis, dengan tiga nama itu, Nurlela sudah melanglang buana ke sejumlah daerah. Misinya satu, menipu lalu ambil uangnya.

Selama melancarkan aksinya, Nurlela selalu berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain. 
Aksi Nurlela kandas setelah tak berapa lama tinggal di Gang Perjuangan, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Batubara. Nurlela akhirnya ditangkap Selasa (27/9), sore sekira pukul 15.00 WIB.

Nurlela diamankan setelah korbannya bernama Neni Sri Wahyuni (40), seorang PNS, warga Lingkungan VII, Kelurahan Indrapura, Kecamatan Air Putih, Batubara, melaporkan aksi pelaku ke Polsek Indrapura. Modus pelaku  yakni dengan cara menawarkan berbagai jenis barang-barang yang telah dilelang dengan meminta uang pembayaran di depan. Akan tetapi barang-barang yang dijanjikan sebenarnya tidak ada. Lalu, pelaku menawarkan uang pinjaman dari usaha uang titipan, dengan meminta uang administrasi, akan tetapi uang pinjaman yang dijanjikam juga tidak ada diberikan.

Dari tangan tersangka Nurlela, polisi mengamankan barang bukti uang tunai sebesar Rp 8.063.000, tiga unit handphone, 10 buku tabungan berbagai bank, dua lembar ATM BRI dan Bank Mandiri, kalung dan cincin imitasi serta tas sandang.


Kapolres Batubara AKBP S Bonaparte Silalahi SIK, melalui Paur Subbag Humas Bag Ops Polres Batubara Aiptu Saidi dan Kapolsek Indrapura AKP Soedaryanto, Rabu (28/9) mengungkapkan, bahwa Nurlela merupakan pelaku penipuan antar daerah yang selama ini sudah sangat meresahkan masyarakat.



“Sudah banyak korbanny, dalam menjalankan aksinya, selain menggunakan identitas asli, tersangka Nurlela juga menggunakan ID Card dengan nama samaran yakni; atas nama Siti Aisyah, Fatimah dan Ernis,” sebut Kapolsek Indrapura AKP Soedaryanto, tanpa merinci nama-nama korbannya. (M.ir)

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Penulis atau Editor Kareem

Kami Wartawan Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks

kesehatan

Feature

video

Cat-5

Cat-6