Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » » » » Sekda Kab Labuhan Batu Buka Sosialisasi Permen Kelautan dan Perikanan
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Sekda Kab labuhan batu membuka kegiatan Sosialisasi
Ikan Terubuk (Tenualosa Ilisha)
PANTER – LABUHAN BATU, Sekda kabupaten Labuhanbatu, Ali Usman Harahap atas nama Bupati membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 43/KEPMEN-KP/2016 Tanggal 02 Agustus 2016 tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas Ikan terubuk (Tenualosa Ilisha).
Kegiatan Kamis (29/9/2016) di Aula PKK Kabupaten Labuhan batu Jalan Soepratman Rantau prapat ini turut dihadiri Kasi Perlindungan Keanekaragaman Hayati Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Mudatsir, Biro Hukum KKP Haryani, Kepala BPSPL Padang M Yusuf S dan yang mewakili Kepala DKPP Kabupaten Labuhanbatu Sofyan Ependy Harahap  (Kabid Kelautan). 
Ali mengatakan, ikan terubuk Kabupaten Labuhan batu memiliki sejarah sehingga oleh founding father menjadikannya salah satu unsur dalam lambang daerah menggambarkan identitas atau ciri khasnya.
Namun seiring meningkatnya populasi manusia dan peningkatan kebutuhan terhadap sumber daya hayati laut mengakibatkan menurunnya populasi ikan terubuk dimaksud, hal ini diprediksi antara lain akibat eksploitasi ikan terubuk secara berlebihan (Overfishing) Termasuk penyebabnya terjadinya pencemaran sungai dari limbah industri yang ada disekitar perairan sungai barumun.
 
Atas dasar pemikiran tersebut, pada tahun 2012 Pemkab Labuhanbatu melalui Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan telah melakukan kerjasama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, tujuannya untuk melaaksanakan suatu kajian ataupun mengidentifikasi spesies dan lokasi pemijahan ikan terubuk di Kabupaten Labuhanbatu.

Ali Usman menjelaskan, bahwa dengan mempedomani peraturan yang berlaku, maka rekomendasi hasil identifikasi spesies dan lokasi pemijahan ikan terubuk di Kabupaten Labuhanbatu dimaksud telah kita tindak lanjuti dengan usulan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia supaya dapat mengeluarkan suatu peraturan dengan tujuan untuk pelestarian ikan terubuk di Kabupaten Labuhanbatu.
Usulan Pemkab Labuhanbatu dimaksud telah disahuti oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan setelah melalui berbagai proses maka telah diterbitkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dengan Nomor 43/KEPMEN-KP/2016 tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas Ikan Terubuk (Tenualosa Ilisha), jelasnya.
Di sisi lain mantan Camat Bilah Hilir ini mengingatkan para nelayan untuk menahan diri saat musim bertelurnya ikan terubuk,. Kemudian nelayan harus ada semangat untuk bangkit, karena kesabaran akan mencapai kesuksesan.
“Nelayan harus bangkit dan harus menjaga sumber Mudatsir selaku nara sumber menjelaskan bahwa dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 43/KEPMEN-KP/2016 tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas Ikan terubuk (Tenualosa Ilisha).
Ada poin tiga ada menetapkan bahwa larangan penangkapan ikan terubuk (tenualosa ilisha) saat pemijahan selama 6 (enam) hari saat peralihan bulan gelap ke bulan terang (tanggal 5 sampai dengan tanggal 10 kalender hijriah) pada bulan Januari sampai dengan bulan April setiap tahunnya.
Larangan penangkapan Ikan terubuk (Tenualosa Ilisha) saat pemijahan selama 6 (enam) hari saat peralihan bulan terang ke bulan gelap (tanggal 20 sampai dengan tanggal 25 bulan hijriah) pada bulan Janurai sampai dengan bulan April setiap tahunnya.
Kemudian pada poin keempat disebutkan, perlindungan terbatas untuk wilayah sebaran tertentu sebagaimana dimaksud diktum kedua yaitu sepanjang jalur ruaya pemijahan Ikan Terubuk di Daerah Aliran Sungai Barumun. Dengan peta sebagaimana tercantum dalam lampiran II dan titik kordinat sebagaimana tercantum dalam lampiran III yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri.


About Kareem

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments