DAERAH

DERAP

Cat-3

Cat-4

» » » » » Diduga tidak mengantongi Izin Pembangunan Pengadilan Negeri Siantar

PANTER | Pematang Sianar, Diduga tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang melanggar Peraturan Wali Kota (Perwa) Siantar Nomor 1 Tahun 2014 tentang IMB, ternyata pengerjaan renovasi gedung Pengadilan Negeri (PN) Siantar yang beralamat di Jalan Sudirman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat juga melanggar Undang-Undang mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pasalnya di seputaran lokasi renovasi, proses pengerjaan yang telah berlangsung dua bulan ini tidak menjamin unsur K3 terhadap para pekerjanya. Puluhan pekerja di pengerjaan renovasi itu hanya menggunakan sepatu boot tanpa menggunakan peralatan keamanan lainnya.

Padahal, proses renovasi bangunan yang direncanakan selesai akhir bulan Desember 2016 ini tidak hanya renovasi bangunan satu lantai saja, melainkan dua lantai. Hal ini jelas sangat riskan menimbulkan adanya kecelakaan kerja kepada pekerjanya. Bahkan para Pekerjanya tidak ada yang terlihat memakai pelindung kepala berupa helm proyek.

Sabtu sore (24/9/), tampak beberapa pekerja sedang bekerja di bagian paling atas (lantai 2) struktur bangunan tersebut. Dan lagi lagi, pekerja itu tampak tanpa ada pelindung. Mulai dari helm proyek ataupun pelindung bagi pekerja yang sedang bekerja diketinggian sekitar 10-15 meter ke dasar, resiko yang sangat tinggi didapat para pekerja yang bekerja di ketinggian ini. Apabila tanpa ada kehati-hatian, kejadian yang tidak diinginkan kemungkinan bisa saja terjadi.

Dari beberapa data yang berhasil diperoleh menyebutkan, bahwa setiap pekerjaan seperti renovasi tersebut, para pekerjanya diharuskan memakai unsur K3 yang mana hal itu diatur dalam UU. Pemerintah dalam hal ini yang membuat UU mengenai K3 jelas menginginkan tidak adanya kecelakaan di pengerjaan.

Berarti, dalam hal ini pimpinan proyek renovasi PN Siantar yaitu dari PT Sinar Cahaya Anugerah telah melanggar UU yang membahas K3 dengan tidak mengutamakan kesehatan dan keselamatan pekerjanya.
Beberapa UU yang mengatur dan membahas K3 adalah UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. UU ini mengatur dengan jelas tentang kewajiban pimpinan tempat kerja dan pekerja dalam melaksanakan keselamatan kerja. UU Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan.

UU itu menyatakan bahwa secara khusus perusahaan berkewajiban memeriksakan kesehatan badan, kondisi mental dan kemampuan fisik pekerja yang baru maupun yang akan dipindahkan ke tempat kerja baru, sesuai dengan sifat-sifat pekerjaan yang diberikan kepada pekerja, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sebaliknya para pekerja juga berkewajiban memakai alat pelindung diri (APD) dengan tepat dan benar serta mematuhi semua syarat keselamatan dan kesehatan kerja yang diwajibkan. UU Nomor 23 Tahun 1992 pada pasal 23 tentang Kesehatan Kerja juga menekankan pentingnya kesehatan kerja agar setiap pekerja dapat bekerja secara sehat tanpa membahayakan diri sendiri dan masyarakat sekelilingnya hingga diperoleh produktifitas kerja yang optimal. Karena itu, kesehatan kerja meliputi pelayanan kesehatan kerja, pencegahan penyakit akibat kerja dan syarat kesehatan kerja. Pelaksanaan renovasi PN Siantar ini juga melanggar UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. UU ini mengatur mengenai segala hal yang berhubungan dengan ketenagakerjaan mulai dari upah kerja, jam kerja, hak maternal, cuti sampai dengan keselamatan dan kesehatan kerja.

Jelas dari tiga UU yang mengatur K3 telah dilanggar oleh PT Sinar Cahaya Anugerah dalam mengerjakan renovasi bangunan yang merupakan salah satu rumah instansi penegak hukum. Diketahui, bahwa renovasi PN Siantar itu memakan biaya dengan nilai pagu paket sebesar Rp 4.937.710.000 yang berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) tahun 2016 dan pihak pelaksana yaitu PT Sinar Cahaya Anugerah.
Renovasi ini tampak telah memasuki pembangunan gedung yang direncanakan akan berlantai dua tersebut. Ini kelihatan bahwa setengah dari proyek pengerjaan telah selesai, tapi IMB tetap belum ada dan juga para pekerja tidak dilindungi unsur K3.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Penulis atau Editor Kareem

Kami Wartawan Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks

kesehatan

Feature

video

Cat-5

Cat-6