» » » Lucu-lucunya Pejabat di Kota Depok Bermain Dengan Hukum ketika Penjahat PPDB Didepan Mata ! Hanya kata Hiasa yang Berbunyi

Lucu-lucunya Pejabat di Kota Depok Bermain Dengan Hukum ketika Penjahat PPDB Didepan Mata ! Hanya kata Hiasa yang Berbunyi

Penulis By on 14 September 2016 | No comments

PANTER | Depok , Ketua LBH FORMAT Menyayangi Sikap Dari disdik dan Aparat tertaut ketika "Apa  aparat ke polisian dan Kejaksaan Menunggu laporan Masyarakat ketika orang melakukan kejahatann dimuka dia dan harus menunggu laporan korban harus melapor kejahatan tersebut " hahahaha sambil menertawakan setelah membaca berita bahwa kadisdik telah menemukan bertambahnya korban menjadi 227 korban calo ppdb di kota Depok .

"Mungkin bulan depan mereka saya somasi layak atau tidak mereka jadi walikota di kota Depok dan kedepan apa perlu di pilih kembali ??? " Tegas Leo Prihadiansyah 
"Depok besar bukan kerena Nur Mahmudi atau Badrul tapi karena Masyarakatt Depok yang memang sebahagian besar duduk di pemerintahan pusat ...itu Awalnya " 

Jadi janganlah bermain dengan ke pura-pura an tegas ketua Lembaga Bantuan Hukum Format kepada PANTER " Jadi aapa kekuatan Integrasi mereka kan sudah ada Perda dan Undang undang yang jelas yang anehnya Disdik baru hanya lakon pelengkap setelah menemukan bertambah korban menjadi 227 orang kok tidak dilaporkan ke Aparat kepolisian atau kejaksaan " Tegas Leo Prihadiansyah S.Sos, S.H 

Tugas Pokok perlu kami tyekankan lagi apa pada kedua instansi Kapolres dan Kejari Kota Depok aga mereka dapat Wawasan hukum yang semestinya terkait penipuan dan penyelenggara dari Kasus PPDB papar Leo Prihadiansyah kepada pantau terkini.

Apa mereka juga bermain sebagai aparat data kami sudah lengkap kok membodohi masyarakat tegas Ketua LBH Format.

Lebih jelasnya kami tunggu lagi respon masyarakat dan aparat terkait permasalahan PPBD yang memang penuh dengan tipudaya akibat memaksakan anaknya masuk dalam persaingan ini Tegas Ketua LBH Format Leo Prihadiansyah Kepada PANTER.

Kalau memang ditemukannya 227 siswa korban penipuan calo ppdb yach harus di proses juga mana mau mereka melapor tapi setidaknya Kadisdik juga harus bertinddak mana ada kalau melihat copet di depan mana nunggu dilaporkan baru kita kejar ....Norak amat hukum jika harus menunggu pelaporan gitu ini kriminalnya jelas dan bukan sedikit begitu juga POLRES dan Kejaksaaan Kok diam ! tegas Leo Prihadiansyah S.Sos.,S.H panjang lebarnya kepada PANTER.

Ini sebuah tindak kejahatan memaksaan kehendak seakan akan mereka bisa melawan sistem yang sudah di atur dalam  UU Sidiknas jangan lihat integritas bersih dan lain lain tangkap dari 227 karena orang tua siswa juga ikut dalam penyelenggaraan ketidak benaran nanti kan ketahuan siapa calonya kok hanya di beritan dan di bantu ke sekolah swasta. Tekanan peristiwa hukum yang jelas dong papar Leo Prihadiansyah .  ( TIM) 






Baca Juga Artikel Terkait Lainnya