Select Menu

Translate

Utama

Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP

Pariwisata

Nasional

Liputan Langsung

» » » Aktifis Pemuda dan Mahasiswa Unjuk Rasa di Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER | Kisaran, Aktifis Mahasiswa dan Pemuda yang berhimpun dalam Pergerakan Komunikasi Aktifis Reformasi Asahan dan Gerakan Pemuda Pelita Melakukan unjuk rasa di Kantor Lingkungan Hidup, KAJARI Kisaran dan Bupati Asahan terkait dugaan mereka atas banyaknya perusahaan, Pabrik Dll, yang tidak memiliki ijin lingkungan hidup, usaha dan penyalah gunaan ijin.

 “kami meminta pihak lingkungan hidup untuk segera memberikan fotocopy daftar pabrik yang memiliki ijin dari lingkungan hidup dan rincian anggaran biaya untuk pengawasan karena kami menduga terlalu banyak pabrik yang melanggar AMDAL dan IPAL di wilayah kabupaten Asahan. Namun tidak mendapat teguran bahkan kami menduga bahwa oknum lingkungan hidup turut bermain terkait banyaknya pabrik yang melanggar AMDAL dan IPAL, masih saja beroverasi diwilayah Asahan” pungkas Revanda Leksamana Ketua lembaga PERKARA.

Efi Hamdana dari GAPELTA dalam orasinya dikantor bupati Asahan dan Bundaran Kisaran menyatakan “bahwa pihak lingkungan hidup cendrung tidak ingin memberikan fotocopy seluruh pabrik dan perusahaan yang memiliki ijin dari lingkungan hidup kab. Asahan. kami menduga ada unsur pembiaran oleh pihak lingkungan hidup terkait perusahaan yang melanggar AMDAL DAN IPAL dikabupaten Asahan. kami juga menduga bupati Asahan dan wakil juga berpartisifasi untuk membiarkan semua ini terjadi, hal ini mampu berusak ekosistem wilayah sungai Asahan, membuat penyakit bagi masyarakat yang menghirup udara kotor hasil olahan pabrik yang ada diKab. Asahan” pungkasnya .

Saat berada di KAJARI KISARAN mereka di terima oleh perwakilan kajari YUSUF yang menyatakan “pihak KAJARI akan segera memproses pengaduan terkait kinerja dan anggaran yang digunakan oleh badan lingkungan hidup kabupaten Asahan” ucapnya setelah diijinkan massa untuk merespon aksi unjuk rasa tersebut.

Ditempat lain Bung Bormen Panjaitan Selaku Ketua LSM TUMMPAK RI menyatakan “memang keterbukaan informasi Publik di Kabupaten Asahan ini amat sulit didapatkan, karena saya sudah merasakan setiap surat yang saya lemparkan untuk meminta rincian anggaran biaya (RAB) dan data – data apapun takkan ada instansi yang bermain dengan alasan yang bermacam – macam seolah Undang – Undang Keterbukaan Informasi Publik itu Cuma untuk jadi tontonan tulisan yang tak ada harganya, hampir rata – rata instansi tak pernah mau memberikan data. Usahkan data dosanyapun awak pinta untuk awak tanggung jawabi tak dikasinya, memang kayu laut betullah seluruh kepala SKPD di Asahan, ucapnya sembari menikmati kopi hitam diwarung pergerakan. (15 september 2016 Kisaran - Asahan / Kareem)

About Kareem

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post