Select Menu

Translate

Utama

Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP




Pariwisata

Nasional

Liputan Langsung

» » » » 7 Penjahat Jalanan Diringkus Pihak Kepolisian
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

7 Begal yang berhasil ditangkap oleh POLSEKTA MEDAN BARU dan SARESKRIM POLTABES MEDAN
PANTER - MEDAN, Polsekta Medan Baru dan Satreskrim Polrestabes Medan ringkus tujuh begal yaitu Jimmy Prawira (24), Rahman Efendi (18), Arif Zulfi Husni (19), Nanang (20) Rafik (20), Raka (20) dan Suek (16). Akibat aksi mereka dua korban dinyatakan meninggal dunia, yakni Helen (43) warga Jalan Labu, Medan dan Endang Sulastri Sihombing yang merupakan PHL Polsekta Medan Baru.
Mulanya, empat pelaku berhasil diamankan oleh Pihak Kepolisian, yaitu : Jimmy Prawira (24) warga Jalan Kelambir V, Rahman Efendi (18) warga Jalan Besar Medan-Binjai Km 12, Arif Zulfi Husni (19) warga Jalan Gaperta Ujung, Gang Cempaka, Lingkungan 3, Medan Helvetia dan Nanang (20) warga Sukadono, Helvetia. dari penangkapan empat pelaku tsb, Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan kasus, Penyidikan mereka membuahkan hasil. Di antaranya, Rafik (20), Raka (20) dan Suek (16) yang menetap di Jalan Zainul Arifin, Kampung Kubur.
"Pelaku ini cukup meresahkan. Selama ini mereka telah menggangu ketentraman di Kota Medan. Akibat aksi mereka, dua korban meninggal dunia, meski tidak di TKP langsung. Tapi, tetap jadi korban aksi mereka," ujar Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto (Kapolrestabes Medan).
Mardiaz menjelaskan, dua korban yang meninggal dunia setelah dirampok di lokasi berbeda di Jalan Gajah Mada, hari Jumat (2/9) lalu. Ceritanya, korban Helen hendak pulang dari Jalan Ringroad menumpangi angkutan umum. Sesampainya di Jalan Gajah Mada, korban turun dari angkot. Tak lama kemudian, pelaku Jimmy dan Arif Zulfi menggunakan sepeda motor, berusaha menarik tas korban. Sempat terjadi tarik – menarik tas yang akhirnya korban kalah tenaga, sempat mendapatkan perawatan di RS Martha Friska.
Korban kedua, Endang yang menumpangi becak bermotor bersama ibunya, Farma, dari Helvetia menuju Kampung Lalang. Di Jalan Gatot Subroto, persisnya depan Markas Kodam I/BB, tiba-tiba dari arah belakang datang pelaku Jimmy dan Rahman Efendi dengan mengendarai sepeda motor yang kemudian merampas tas korban.
Akibatnya perbuatan mereka korban terjatuh yang kemudian dilarikan ke RS Elisabet Medan lalu meninggal dunia. Mardiaz menambahkan, kedua korban yang sempat kritis dan akhirnya tewas ini. Tujuh orang pelaku ini, saling berkaitan. Mereka ini Kelompok Begal," sambung Mardiaz.
Hasil interogasi sementara kepada pelaku, Mardiaz menyebut, kalau para tersangka sudah melancarkan aksinya di 43 lokasi berbeda. Menurut Mardiaz, 16 lokasi diantaranya masuk ke wilayah hukum Polsekta Medan Baru.
Menurut Mardiaz, Tim Anti Begal yang telah dibentuk telah berulang kali melakukan pengintai terhadap para pelaku. Namun, kelihaian mereka membuat beberapa tersangka lolos dari sergapan."Penyelidik kami, sudah berkali-kali mengintai. Tapi mereka lihai. Jadi baru saat ini tertangkap," ujar Mardiaz.
Dari tujuh tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit sepeda motor Hond CBR, satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, dua potong baju kaos, satu buah jaket, satu potong kemeja, satu unit TV LCD 17 inci merek LG, empat buah tas, lima buah telepon genggam, dua buah sajam jenis samurai, satu buah dompet, satu buah memory card, satu buah kartu ATM BCA dan satu buah jam tangan. Akibat ulahnya, para pelaku disangkakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (kareem)

About Kareem

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments