DAERAH

DERAP

Cat-3

Cat-4

» » Wakil Walikota Rahmat Mas'ud Lepas 396 Calhaj Balikpapan

PANTER | Balikpapan, Sebanyak 396 calon haji (Calhaj) dari Balikpapan dilepas Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud, di aula Pemkot, Rabu (10/8). Pelepasan disaksikan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, imigrasi dan juga istri Walikota Arita Effendi, istri Wakil Walikota Hj Nurlena dan Kementerian Agama Kota Balikpapan.

Jamaah calon haji ini merupakan warga Balikpapan yang telah menunggu dengan sabar selama tujuh tahun untuk menunaikan ibadah haji ke Mekkah.

Plt Kepala Kementerian Agama Kota Balikpapan, Alfi Taufik mengatakan sebanyak 396 calon jamaah haji didampingi dua Petugas Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) dan lima PPIH. “Jumlah calon haji pria berjumlah 170 orang dan wanita sebanyak 230 orang,” katanya.

Calon haji kloter 3 Balikpapan kan diberangkatkan 13 Agustus pukul 00.15 Wita dan kloter 12 berjumlah 49 orang akan diberangkatkan pada 26 Agustus mendatang. Kloter 12 ini akan diterbangkan bersama jamaah asal Bulungan, Samarinda, Kukar dan Berau.

Alfi menerangkan jamaah calon haji Balikpapan selama di Mekkah akan menginap di Hotel Arkan Bakkah atau sekitar 2 km dari masjidil Haram atau Kabah. Sedangkan di kota Madinah akan tinggal di sekitar Markaji 500 hingga 750 meter “Pemondokan satu hotel sama antara kloter 2 dan 12. Di Mekkah itu dua kilo karena lewat terowongan pakai bus. Nah di Madinah di daerah Markaji jaraknya 500 meter,” terangnya, kemarin.

Dia juga menyebutkan jumlah antrian 9.467 orang atau daftar tunggu hingga tahun 2039. Pada pelepasan kemarin, secara simbolis Rahmad Mas’ud bersama Arita Effendi dan Hj Narlena Rahmad Mas’ud memakaikan rompi jamaah haji embarkasi Balikpapan kepada jamaah Tertua Boiran Syahrul Karmin (84) dan termuda Herliana binti Jamil (28).

Rahmad meminta agar seluruh jamaah haji Balikpapan dapat menjadi duta bangsa dan daerah. Jamaah harus mampu menjaga diri dan nama baik Indonesia dan Balikpapan.

Disamping itu, yang jauh lebih penting agar jamaah betul-betul mempersiapkan mental dan kesehatan khususnya memperioritaskan pada saat pelaksanaan wukuf di Arafah. “Itu harus prioritas mempersiapkan mental kesabaran dan stamina saat wukuf. Jangan banyak ngobrol apalagi sampai tidur. Itu jadi godaan terbesar jamaah haji,” tuturnya.

Apalagi cuaca di Mekah dan Madinah saat ini musim panas sehingga butuh stamina yang cukup untuk menjalankan rangkaian ibadah haji. Jamaah juga harus memperbanyak istigfar. Kebiasaan jamaah haji Indonesia banyak berkeliling atau ‘tawaf’ ke mal. “Setelah selesai ibadah haji baru bisa melakukan itu,” tandasnya.

Dia berharap agar jamaah haji kembali dengan haji mabrur dan lebih baik lagi dalam beribadah. “Kita juga berdoa semoga kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” harapnya. (din)
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Penulis atau Editor Panter Redaksi

Kami Wartawan Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks

kesehatan

politik

dewan

video

Cat-5

Cat-6