Select Menu

Translate

Utama

Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP

Pariwisata

Nasional

Liputan Langsung

» » Wakil Walikota Depok: Pengawasan Terhadap Produk Online Harus Diperketat
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER | Depok, Teknologi yang semakin canggih membuat produk yang beredar di online shop sulit diawasi, sebab siapa pun dapat menjajakan dagangannya tanpa harus mengurus ijin terlebih dahulu. Contohnya saja Bihun Kekinian (Bikini) yang akhir-akhir ini marak diberitakan, disinyalir kemasan dari produk tersebut berbau pornografi.
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna mengaku prihatin dengan adanya ‘Bikini’ yang ternyata diproduksi di wilayah Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.
Jelas ini pukulan telak buat kami, kok bisa ada di wilayah Depok, ini luput dari perhatian,” ujar Pradi saat ditemui di Balaikota, Selasa (9/8/2016).
Ia mengatakan, ketika sebuah produk beredar tidak secara umum melainkan secara online, membuat luput pengawasan. Untuk itu, dirinya mengimbau kepada dinas terkait agar dapat melakukan pengawasan lebih ketat terhadap produk yang dijajakan secara online.
“Ketika ramai baru sadar bahwa itu ada di wilayah kita. Kami ingatkan dinas terkait untuk mengawasi produk-produk lain selain itu. Kedepan, pembinaan dan pengawasan terhadap home industry dan UMKM ini harus rutin dilakukan,” tambahnya.
Selain itu, Pradi juga akan meminta kelurahan dan kecamatan untuk menginventarisir kegiatan-kegiatan industri yang dilakukan oleh masyarakat. Termasuk melibatkan masyarakat dalam hal pengawasan.
“Saat ini berbelanja lewat online sedang menjadi trend, kalau ada produk yang sejenis dan bisa dikonsumsi langsung tolong sampaikan ke kami,” ungkapnya.
Sebelumnya, pabrik makanan ringan bihun kekinian di Sawangan Depok digerebek oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandung. Penggerebekan dilakukan di sebuah rumah mewah yang berada di Sawangan Depok.
Rumah mewah itu merupakan pabrik makanan ringan dengan nama bihun kekinian (bikini) yang saat ini menjadi kontroversi. BPOM didampingi oleh Unit Reskrim Polresta Depok dalam melakukan penyelidikan.
Di rumah mewah di Jalan Masjid Sawangan, pembuatan makanan ini dilakukan di lantai tiga. Pembuatnya berinisial TW (19) seorang mahasiswi yang dibantu beberapa temannya. (Vidyanita/ Ed: Siti Rahma – Diskominfo)

About Ppwi Kota Depok

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments