Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos

» » » Masyarakat Batam Resah, Diskotik Pasifik Diduga Sarang Peredaran Narkoba
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER | Batam, Peredaran obat terlarang jenis narkotika hampir memenuhi seluruh tempat hiburan malam di Kota Batam, baik itu berlokasi di karaoke, diskotik maupun panti pijat. Peredaran narkoba jenis pil haram sudah mempunyai mata rantai jaringan yang kuat dan terkordinir, sehingga korban yang selalu di jadikan tumbal dan tertangkap tangan hanya sekelas pemakai atau si pengkomsumsi saja.

Hati siapa yang tidak miris melihat peredaran narkoba/narkotika yang kian hari makin memprihatinkan. Bahkan obat terlarang tersebut di perjual-belikan secara terang-terangan di tempat diskotik tanpa adanya rasa takut maupun menghiraukan keberadaan aparat penegak hukum dan  Badan Narkotika Nasional (BNN).

Hampir setiap hari kasus penyalahgunaan narkoba/narkotika selalu di sidangkan di Pengadilan Negeri kelas IA Batam. Tetapi kasus tersebut bisa di katakan hanya menyentuh kelas bawah saja yaitu pihak yang mengkomsumsi dan kurir. Dalam persidangan dan putusan hakim penyalahgunaan narkotika selama ini mengundang perhatian para aktivis “anti narkoba” dugaan makelar kasus (markus) masih berkeliaran.Sehingga upaya penegakan hukum untuk mengungkap dalang di balik peristiwa ini bagaikan panggang jauh dari api.

Dari pantauan masyarakat yang kerap sangat memperhatikan bahkan media lokal batam pun sudah disiram agar tetap bungkam seribu tulisan dan juga para wartawannya sudah dapat jatah untuk tidak menulis peristiwa yang mereka ketahui di sekitar pasifik cerita ibu ranni warga batam,  selama ini di beberapa tempat hiburan malam yang salah satunya Diskotek Hotel Pasifik yang kerap selalu di kunjungi orang banyak, bahkan dari berbagai manca negera memilih hotel tersebut yang lebih dikenal sebagai kapal pesiar sebagai tempat paling nyaman untuk mencari hiburan.

Selama penelusuran dan investigasi Pantau Terkini di sekitaran hotel pasifik dari para tamu mulai hendak masuk hingga keluar diskotik pada subuh hari terlihat berbagai gelagak dan perilaku yang aneh, di duga baru mengkomsumsi pil terlarang dengan iringan musik. Sementara banyak kejadian selama ini di hotel pasifik yang belum terungkap fakta hukum peristiwa kebenarannya hingga meninggal dunia di antaranya : kasus meninggalnya Memeh warga pulau Setokok di Rumah Sakit Elizabet pada tahun 2013 saat dia di hotel pasifik dan kasus meninggalnya anggota DPRD kabupaten Serang ,Banten di kamar hotel pasifik pada tahun 2014 yang pengungkapannya masih penuh mesteri.
Pada kenyataannya peredaran narkoba di Kota Batam khususnya di tempat-tempat hiburan malam bahkan sudah menembus kelapisan masyarakat luas patutnya di tindak secara tegas. 

Banyak jiwa yang tidak terselamatkan setiap tahunnya akibat penyalahgunaan narkotika. 
Sudah saatnya penegak hukum baik Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja keras memerangi peredaran narkotika hingga memutus rantai jaringan dan menangkap bandar otak intelektualnya. Saya meminta tegas kepada pemerintah pusat dan di daerah khususnya Kota Batam agar memproritaskan dan menggalakan pencegahan masuknya narkotika baik itu melalui jalur pelabuhan laut maupun dari jalur lintas udara”.

“Saya yakin jika semua lapisan masyarakat mempunyai rasa kesadaran dan kebersamaan memberikan rasa kepedulian terhadap sesama manusia terutama kepada lembaga penegak hukum maupun BNN, pasti pemberantasan peredaran narkotika masuk wilayah Batam dapat di berantas secara tuntas. 

Marilah bersama-sama dan mengajak semua lapisan masyarakat untuk memerangi narkoba,karena akan berdampak menghancurkan generasi bangsa,” jelasnya.

Dalam catatan Pantau Terkini pada tahun 2014, tiga orang pegawai PNS tertangkap tangan BNN di parkiran Hotel Pasifik di sinyalir baru selesai menikmati pesta narkoba. 

Apakah kasus ketiga orang PNS tersebut menjalani rehabilitasi atau di sidangkan di Pengadilan Negeri kelas IA Batam, masih di pertanyakan. 

Dalam upaya mencari informasi pemberantasan peredaran narkotika PANTER mencoba mengkorek keterangan dari mantan anggota Dewan Daerah Batam TN (tidak mau disebutkan) dari PD untuk permasalahan Narkotika di batam '

 “Memang banyaklah pengguna di Hotel Pasifik dan kemungkinan sulit di berantas kalau mengenai batam ini selain begitulah para turis yang masuk dari Singapore dan Malaysia menikmati bebasnya menggunakan di Batam Cerita TN, Tinggal benar apa tidaknya  kerja BNN untuk memerangi peredaran narkoba di Kota Batam khususnya di tempat hiburan malam sudah berjalan maksimal sebab kita pantau akan menjadi keresahan masyarakat yang anti dan generasi pemuda batamnya apa tidak terjerumus ke hal-hal yang demikian tegas TN.
Mungkin kedepan para Anggota dapat membuat perda tentang larangan lebih keras untuk hal yang satu ini mengingat keresahan tingkat masyarakat yang cukup tinggi Papar TN kepada Pantau Terkini. (Djumhana)

About Panter Redaksi

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments