DAERAH

DERAP

Cat-3

Cat-4

» » Karyawan PT. Arutmin Indonesia Serang Warga Gunakan Pistol

PANTER | Kotabaru – Seorang warga didatangai beberapa orang dari PT. Arutmin Indonesia Tambang Senakin, diantaranya ada yang membawa senjata api, Minggu (29/5/2011). 
Amat, seorang warga di Desa Gunung Batu Besar mengaku diserang oleh setidaknya 6 orang yang ia duga diantaranya terdapat preman yang dibayar oleh pihak perusahaan. Menurut pengakuan Amat dirinya didatangi oleh orang-orang tersebut saat ia berada di kediaman Kepala Desa, Bahruddin. Kejadian itu menurut Amat sekitar pukul 14.00 WITa, Sabtu (28/5/2011). 
Orang-orang yang mendatanginya tersebut melakukan pemukulan terhadap dirinya, namun sempat ia tangkis. Sementara salah seorang diantara penyerangnya itu yang berpakaian seragam perusahaan menodongkan pistol ke arahnya dalam jarak sekitar 3 meter. Penyerang itu mengucapkan kata-kata tuduhan terhadap Amat, menghentikan kegiatan alat berat milik PT. Arutmin Indonesia Tambang Senakin. 

Pengakuan Amat dirinya tak tahu menahu terkait tuduhan pihak penyerangnya yang mengatakan ia telah menghentikan kegiatan alat berat di lokasi tambang milik perusahaan tersebut. Dan Amat menduga diantara pihak penyerangnya itu terdapat preman yang dibayar oleh pihak perusahaan. Masalah ini sudah dilaporkan Amat ke pihak Polsek setempat, namun menurut Amat pula pihak Polsek terkesan tak menanggapi laporannya tersebut. Kepada wartawan pihak Polsek Sampanahan mengatakan nanti akan menindak lanjuti laporan tersebut.

Ditambahkan oleh Amat, dirinya menduga kedatangan pihak perusahaan itu terkait tuntutannya terhadap pihak perusahaan, dimana ia menuntut agar pihak perusahaan memperbaiki rumahnya yang hampir roboh akibat dampak yang ditimbulkan dari aktivitas peledakan (blasting) yang dilakukan pihak perusahaan, yang lokasinya berjarak sekitar kurang dari 500 meter dari pemukiman penduduk setempat. Menurut Amat pula, pihak perusahaan beberapa kali memfoto rumahnya, namun tak juga memberikan tanggapan terhadap tuntutannya itu. Informasi yang ia peroleh dari Kepala Desa setenpat mengatakan, dirinya diminta agar datang ke kantor PT. Arutmin Indonesia Tambang Senakin terkait tuntutannya itu, namun Amat tak bersedia datang. “Jangankan datang ke kantor mereka, diluar kantor saja mereka berani menyerang dan melakukan pemukulan,” ungkap Amat dengan nada kuatir. 

Manager Tambang PT. Arutmin Indonesia Tambang Senakin, Deali ketika diminta kesediaannya untuk konfirmasi masalah tersebut, melalui pesan singkat yang dikirim ke nomor 08125113167, Minggu (29/5/2011) sekitar pukul 15.37 WITa, tidak merespons permintaan konfirmasi. Begitupun Kepala Desa Gunung Batu Besar, Bahruddin ketika dihubungi melalui ponsel di nomor 085251412783, tidak mengangkat panggilan meski ponselnya dalam keadaan aktif.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Penulis atau Editor Ppwi Kota Depok

Kami Wartawan Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks

kesehatan

politik

dewan

video

Cat-5

Cat-6