PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

You are here

GMNI : 71 tahun Indonesia belum mampu mewujudkan kedaulatan politiknya.

PANTER | JAKARTA - Ketua Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Chrisman Damanik mengingatkan kembali bahwa Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hal sangat istimewa karena bukan hadiah atau pemberian dari negara penjajah. Kemerdakaan RI istimewa karena merupakan hasil perjuangan bangsa kita sendiri. Akan tetapi pada perjalanannya yang ke-71 tahun Indonesia belum mampu mewujudkan kedaulatan politiknya.

”Kedaulatan politik bangsa Indonesia sudah mutlak untuk diwujudkan dengan menolak segala bentuk intervensi bangsa lain. Akan tetapi pada perjalanannya Indonesia belum mampu mewujudkan kedaulatan politik sesuai dengan keinginan rakyat. Banyak intervensi asing dalam menyusun peraturan perundangan kita, misalnya UU Pendidikan Tinggi, UU Sidiknas, UU Migas, dan UU Pertanahan. Hal ini mencerminkan bahwa kita belum berdaulat secara penuh sesuai  dengan Trisakti yang kita cita-citakan bersama,” ujarnya, Rabu (17/8/2016) di Jakarta dalam rilis yang diterima Sindonews.

Chrisman menuturkan, esensinya dalam kemerdekaan  yang terpenting  adalah kedaulatan dipegang penuh oleh rakyat dan untuk rakyat. Namun yang terjadi pada saat ini adalah kedaulatan oleh rakyat dan dipergunakan untuk segelintir orang. ”Hal ini tentunya menjadi sebuah catatan penting  bagi kita semua dalam memperingati 71 tahun kemerdekaan Indonesia,” tegasnya. (*)

Panter Redaksi

Kami Pewarta Pantau Terkini sebagai Operator dan Kepala Wilayah dan"Biographical Info" Kami sebagai user admin panel Web ini bertanggungjawab tidak Melakukan Pemberitaan Hoax.

No comments:

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews