Select Menu

Translate

Utama


Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP



Pariwisata

Nasional



Liputan Langsung

» » » » Dinas Kehutanan Dan Perkebunan Kembangkan Ulat Sutra Emas Wilk Silk
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post


Panter Wajo.Sutera di wajo adalah salah satu komoditi unggulan (icon)di kabupaten wajo,kedepan dapat memberikan  nilai yang diunggulkan,dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di desa dan di kota serta pemerintah wajo,melalui dinas kehutanan dan perkebunan mulai kembangkan ulat sutra emas lain dari sebelumnya, ulat sutra ini jenis liar atau wilk silk spesies ulat sutra liar kokonnya bisa dimanfatkan pembuatan benang sutra  dengan warna keemasan,itulah sebabnya cricula ini disebut ulat sutra emas,kokonya merupakan bahan baku untuk pembuatan aneka aksesoris yang indah  dan eksotis.

Salah satu staf dinas kehutanan dan perkebunan H.Muh.Jafar yang ditemui media panter,menjelaskan,jenis ulat sutra emas ini akan kita kembangkan secara alami di tanaman jambu mente,dan awalnya jenis ulat sutra ini oleh petani jambu mente dianggap hama ,karena ulat sutra jenis liar ini doyan makan daun jambu mente makanya dianggap hama oleh petani,ulat ini biasanya muncul pada  awal musim hujan,ketika populasi ulat sangat tinggi,mereka mampu memakan habis seluruh daun tanaman jambu mente,pohon menjadi gundul dan tersisa ranting serta tulang-tulang daun,tetapi tanaman tidak mati,kokon itulah yang diambil untuk diproses lebih lanjut sebagai bahan baku pemintalan sutra emas,kokon memiliki struktur yang terdiri serabut serat,kulit kokonya menghasilkan benang sutra.

Lebih lanjut H.Muh.Jafar menambahkan bahwa di jawa yogyakarta kokon dari hasil bentukan ulat-ulat dewasa  dapat dipintal menjadi benang-benang sutra yang berwarna emas(kuning)disinilah awal pengembangan ulat sutra emas  secara liar,  dengan sistem ramah lingkungan dan tanpa ada semprotan  hama penyakit (pestisida), untuk kabupaten wajo  ,prospek pengembangan ulat sutra emas secara liar dan alami sangat menjanjikan unuk dikembangkan ,karena luas  area tanaman jambu mente 4017 ha,dan kemampuan masyarkat wajo dalam mengolah,pemeliharaan dan pemintalan tidak diragukan lagi jelas,H.Muh.Jafar.(pt-Arief Rahman)editor:mukhlis

About Berita Terkini

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments