Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Mandiri Manunggal Desa

Peristiwa

Videos

» » » » » Aktifis Muda Asahan Respon PILKADES Serentak Se – Kab. Asahan.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER | Asahan, Dalam prosesi Pemilihan Kepala Desa Se Kabupaten Asahan diwarnai banyak intrik dan celah permainan politik kecurangan yang lucunya pengakuan beberapa Penjual bunga dan kemenyan, paska pemilihan PILKADES Se-Asahan Bunga dan kemenyan saya laris manis jauh berbeda dengan hari – hari biasanya. Pungkas salah satu penjual bunga di jalan diponegoro kisaran. 
Lucunya pengakuan beberapa kandidat Kepala desa, ada disalah satu desa dikabupaten Asahan panitia Pilkadesnya hamper saja dihakimi massa terkait pengakuan dan mohon maaf nya karena melakukan pembengkakan suara yang membuat masyarakat marah.

Ada istilah “buah jatuh tak jauh dari pohonnya”, pohon itu diibaratkan kabupaten Asahan, buah dari kabupaten tersebut adalah desa,kalau system demokrasi dikabupaten saja tidak beres bagaimana dengan desa – desanya, bahkan menurut pandangan saya desa sengaja diatur dan dimenangkan salah satu kepala desanya oleh oknum – oknum tersendiri baik pejabat maupun beberapa kelembagaan demi meraih keuntungan dan menginterpensi proses penyaluran dana desa yang akan disalurkan langsung oleh pusat kerekening – rekening desa.

Saat itu terjadi maka tidak ada kesempatan untuk bermain terkait anggaran kedesa – desa, maka trik untuk mengendalikan dan memanfaatka desa adalah dengan berusaha mengendalikan desa tersebut dengan cara mengusahakan seseorang yang tunduk dan mampu dikendalikan untuk memimpin desa dengan cara apapun itu, bahkan dengan cara mendiskualisifikasi kandidat kepala desa yang sesuai dan didukung oleh masyarakat seperti di daerah desa Bagan Asahan, padahal sudah ada pengaduan yang ditandatangani oleh 530 orang masyarakat namun laporan tersebut tak sedikitpun diproses. 
Ini salah satu yang mengherankan dikabupaten Asahan ini.

Pada proses Pemilihan Bupati kabupaten Asahan Priode 2015 – 2020 barusan ditemukan beberapa kejangkalan, seperti ditemukannya kampanye diminggu tenang, bahkan ditemukan unsure – unsure PNS didalamnya, yang lucunya lagi ditemukan seorang camat bersembunyi didalam lemari pakaian.

Namun hal tersebut tidak diproses oleh oknum PANWAS Kabupaten saat itu yang dipimpin oleh ketua SYAHRIAL SYAH SE, MSI divisi hukumnya YUSRINALDI, Divisi pengawasannya ARDIYANSYAH, Padahal sudah terjadi tuntutan dan demontrasi oleh masyarakat di kantor KPU, PANWAS dan Bupati Asahan.

Tetapi tetap saja hal tersebut tidak membuat mereka menjadikan hal itu jadi temuan dan diproses sampai kepersidangan, penyakit yang mengangkangi system demokrasi seperti hal diatas merasuk kedesa – desa, seolah pejabat tidak boleh bersalah yang salah haruslah masyarakat bukan siapa yang melanggar hokum dan undang – undang. 
Salah satu aktifis muda yang tak ingin disebutkan namanya. Muhammad Irwan Dewan Pengurus Cabang Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor Republik Indonesia berkomentar “proses Pilkades serentak ini adalah proses pembuktian kekuatan jilatan pemimpin kabupaten pada kebijakan pemimpin pusat yang mengintruksikan pemilihan serentak untuk kepala daerah.

Kalau proses pemilihan bupati serentak se sumatera utara yang lewat ditemukan banyak kecurangan maka di pertarungan kepala desa pada proses PILKADES tahun ini pasti juga banyak ditemukan kecurangan” Pungkasnya. Ditempat lain Ahmad Sofwan wakil Ketua GP ANSOR Asahan Berkomentar “kalau dalam proses pemilihan bupati yang lewat ditemukan banyak kecurangan namun tak diproses, begitu juga dengan era pilkades tahun ini pasti banyak yang ngelantur tak tentu arah, kita secara langsung siap membantu masyarakat Asahan yang merasa tidak menemukan keadilan kalau data nya akurat dan siap berjuang sampai kemanapun, asal tidak mundur saja saat proses perjuangan itu berjalan, soalnya kebanyakan orang diasahan selalu mundur saat berada dit Aktifis Muda Asahan Respon PILKADES Serentak Se – Kab. Asahan. 

 Dalam prosesi Pemilihan Kepala Desa Se Kabupaten Asahan diwarnai banyak intrik dan celah permainan politik kecurangan yang lucunya pengakuan beberapa Penjual bunga dan kemenyan, paska pemilihan PILKADES Se-Asahan Bunga dan kemenyan saya laris manis jauh berbeda dengan hari – hari biasanya. 
Papar salah satu penjual bunga di jalan diponegoro kisaran. Bahkan yang lucunya pengakuan beberapa kandidat Kepala desa, ada disalah satu desa dikabupaten Asahan panitia Pilkadesnya hamper saja dihakimi massa terkait pengakuan dan mohon maaf nya karena melakukan pembengkakan suara yang membuat masyarakat marah. 


Ditempat lain Ahmad Sofwan wakil Ketua GP ANSOR Asahan Berkomentar “kalau dalam proses pemilihan bupati yang lewat ditemukan banyak kecurangan namun tak diproses, begitu juga dengan era pilkades tahun ini pasti banyak yang ngelantur gak tentu arah, kita secara langsung siap membantu masyarakat Asahan yang merasa tidak menemukan keadilan kalau data nya akurat dan siap berjuang sampai kemanapun, asal tidak mundur saja saat proses perjuangan itu berjalan, soalnya kebanyakan orang diasahan selalu mundur saat berada ditengah jalan pertarungan perjuangan demi kebenaran.(Azuddin Kab. ASAHAN)

About Ppwi Kota Depok

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments