Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Mandiri Manunggal Desa

Peristiwa

Videos

» » Agustus sebagai Bulan Penimbangan Balita
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER, Depok Sebagai salah satu bentuk kegiatan peningkatan status gizi masyarakat, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mencanangkan Bulan Penimbangan Balita (BPB) Tahun 2016. Kegiatan ini memfasilitasi penyediaan informasi gizi balita secara berkala untuk evaluasi perkembangan status gizi penduduk.

“Di bulan Agustus ini seluruh Posyandu di Kota Depok terdapat pencanangan bulan penimbangan balita dan tentunya ditambah dengan pemberian Vitamin A secara cuma-cuma untuk balita usia 6 sampai 60 bulan,” ujar Deasy Martini, Pelaksana Gizi, Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Jumat (5/8/2016).

Dirinya menambahkan perkembangan kondisi kesehatan gizi balita penting untuk dipantau, salah satunya dengan menimbang balita secara rutin ke Posyandu terdekat. Pemantauan status gizi juga bertujuan mengurangi jumlah anak yang kurang gizi serta mencegah secara dini kematian seorang balita.

“Pada akhirnya kita bisa mendapatkan generasi lebih berkualitas yang akan turut menentukan perbaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di masa yang akan datang,” katanya.

Selain itu, penimbangan balita yang dilakukan setiap bulan di Posyandu berguna untuk melihat perkembangan berat badan balita yang dapat dilihat pada KMS masing-masing balita. Serta mengapa BPB dilakukan pada Agustus karena bersamaan dengan bulan pemberian Vitamin A pada balita, cakupan balita biasanya lebih tinggi dibandingkan bulan lainnya.

“Pencanangan BPB ini guna menaikkan angka D/S setiap bulan di tiap Posyandu se-Kota Depok,” tandasnya.

Ia mengimbau kepada para orangtua di Kota Depok untuk membawa anak balitanya ke Posyandu terdekat. Guna ditimbang, didata, serta diberikan Vitamin A secara gratis. Namun, bagi yang terlewat atau lupa membawa balitanya ke Posyandu, Deasy membolehkan para orangtua untuk memberikan data berat badan anaknya ke Kader Posyandu yang berada di wilayahnya.

“Kalau terlewat jadwal BPB ini, Insya Allah akan di-sweeping oleh Kader Posyandu setempat. Tetapi orangtua juga sebenarnya dapat menyerahkan data berat badan balitanya ke Posyandu. Sehingga petugas Posyandu dan petugas Gizi Puskesmas dapat mengetahui status gizi balitanya,” tutup Deasy. (Nurul Hasanah/ Ed: Siti Rahma, Yulia S – Diskominfo)

About Ppwi Kota Depok

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments