PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News


Panter Wajo.SMK Persada Wajo melaksanakan  study tours di negeri diatas awan bernama kampung Lolai  yang berada di kabupaten Toraja Utara kecamatan kapalapitu ,jika kita ingin berkunjung di negeri diatas awan,harus menempuh perjalanan kurang lebih 20 km dari Rantepao ibu kota toraja utara dengan ketinggian 1300 m diatas permukaan laut,biasanya ramai dikunjungi travelling baik dari dalam dan luar negeri.
Jika tidak mau kehabisan tempat paling depan biasanya para wisatawan datang pada subuh hari,berkisar jam 03.00 wita ,karena kalau datang pagijam 06wita biasanya sudah padat pengunjung,sudah susah mendapat tempat paling depan untuk menikmati pemandangan awan , hamparan pemukiman dan gunung ,biasanya wisatawan memanfaatkan teras rumah adat atau berdiri saja diatas bukit.
Menurut Kepala SMK Persada wajo Yuliana ,tujuan kita ke Toraja Utara ada 3tujuan, yaitu study tours ,pembubaran osis dan pengenalan lingkungan,ini seiring dengan pembelajaran kita di sekolah,seperti katoni,dan itu ada tiga tempat kita kunjungi,Londa,Takesu,dan terakhir Lolai negeri diatas awan,kita naik sejak subuh jam 03.00 wita bersama rombongan dengan menggunakan mobil kecil,karena mobil besar tidak bisa naik,juga sekaligus untuk mencari tempat paling depan agar rombongan dapat menikmati pemandangan lebih awal,udaranya cukup dingin dan warganya sangat bersahaja kepada pengunjung,jelas’Yuliana(Muh,Alwi PPWI)editor:Mukhlis
Panter | Depok, Putri Sang Pengibar Bendera Pusaka  Tingkat Nasional asal Depok kini sudah mulai kembali ke sekolah, Gloria Natapraja Hamel, Tanissa Arsy Fauzy dan Dimas Wira Dharmawan mereka di sambut meriah oleh siswa siswi serta rekan rekan sesampai disekolah mereka disambut dengan red carpet saat memasuki halaman sekolah milik Yayasan Dian Didaktika, Cinere, Depok.

Gloria, siswa kelas XI tersebut mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Depok, pihak sekolah, serta rekan-rekannya atas dukungan yang telah diberikan. Dirinya mengaku senang atas semangat yang diberikannya saat mengalami permasalahan. Seperti diketahui, Gloria terkendala kasus dwikenegaraan saat menjadi Paskibraka Tingkat Nasional.

“Alhamdulillah semua sudah berjalan dengan baik, banyak hikmah yang dapat saya terima. Terima kasih atas dukungan semuanya,” tuturnya.

Gloria menjelaskan bahwa awalnya tidak diperbolehkan menjadi Tim Paskibraka Tingkat Nasional saat pengibaran sang saka merah putih di Istana Negara. Namun, berkat usulan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, dirinya ditugaskan menjadi Tim Paskibraka Tingkat Nasional saat penurunan bendera. 
Hal tersebut membuktikan semangat Gloria meskipun tidak bertugas saat pengibaran bendera.

Dalam acara penyambutan tersebut, Gloria berpesan kepada seluruh calon Paskibraka tahun 2017 untuk terus menanamkan semangat juang dalam mengabdikan diri kepada negara. Melalui Paskibra akan memperoleh banyak pelajaran mengenai kehidupan yang sesungguhnya. Selain itu, juga akan tertanam kesadaran bahwa Indonesia memiliki kekayaan yang harus dibanggakan. “Jadilah Paskibraka, masa depan negara ada di tangan kita,” ujarnya.
PANTER | Depok, Gelar Pameran IT Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok kembali menyelenggarakan Depok ICT Award (Depicta), yang akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 30-31 Agustus 2016 di Aula Perpustakaan Kota Depok. Depicta merupakan wadah dan juga simbol kemajuan dunia Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK), sekaligus bentuk apresiasi kepada para pelaku TIK di Kota Depok.

Pesta Teknologi Informasi dan Komunikasi yang mengangkat tema “Mewujudkan Smart City untuk Depok Bersahabat” ini akan dimulai pukul 08.00 WIB dan menggelar pameran IT yang akan menampilkan hasil karya TIK dari sekolah SMA/SMK, Perguruan Tinggi, Komunitas, serta beberapa Perusahaan yang ada di Depok. Pameran meliputi karya aplikasi, animasi serta penemuan-penemuan masyarakat Depok dalam bidang TIK.

Selain itu, hari ini juga akan dilakukan penjurian terhadap lomba pembuatan aplikasi Depok Bersahabat, 10 peserta dari kategori pelajar dan umum akan melakukan presentasi dan pemenang akan diumumkan pada hari Rabu 31 Agustus 2016. Pemenang untuk kategori umum akan mendapatkan uang tunai sebesar lima juta rupiah, sementara untuk kategori pelajar akan mendapatkan uang tunai lima juta rupiah serta beasiswa kuliah di Universitas Gunadarma.

“Sebelumnya, kami sudah memberikan workshop kepada mereka, nantinya kami juga akan lihat aplikasinya dan akan kami bantu untuk sosialisasi dan penyebarannya kepada masyarakat,” ujarnya.
Pada hari kedua, yaitu Rabu 31 Agustus juga akan dilaksanakan talkshow yang membahas mengenai Smart City, dengan pembicara Prof, Dr.Suhono, CGEIT, DR. Prihandoko, M.IT, Andreas Sanjaya, Perwakilan dari Pemkot Depok dan juga Putri Indonesia 2016.
“Kami ingin bangun Depok menjadi Smart City dengan mengundang narasumber yang memiliki kredibilitas di bidang TIK. Intinya kami ingin semua masyarakat dapat membuat hidup lebih mudah dengan memanfaatkan teknologi, tentunya dalam ranah yang positif,” tambahnya.


PANTER | Depok, Minggu (28/8/2016) Wakil Wali Kota Pradi Supriatna mengikuti gerak jalan santai dalam rangka memperingati HUT RI ke-71 bersama sekitar 3000 warga Kukusan dan Keluarga Besarnya ,di  Rumah Kabeda, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji.kota Depok.

Wakil Wali Kota juga dalam sambutannya, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga Kukusan yang begitu antusias mengikuti Gerak Jalan.

Selain bertujuan menyambung tali silaturahim antar warga kukusan, Pradi juga meminta agar seluruh komponen masyarakat bisa saling bahu membahu dalam mendukung Pemerintahan. Selain itu saling kerjasama dalam menyukseskan setiap agenda pembangunanan yang dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

“Mari kita sama-sama bahu membahu, bekerjasama untuk dapat mendukung program yang telah dicetuskan oleh Pemkot Depok,” tegas Pradi,.

Selanjut, Pradi berharap agar di Kelurahan Kukusan dapat lebih memperhatikan adanya tempat resapan air yang memadai. Tak lupa Ia pun berpesan pada seluruh warga Kukusan agar senantiasa menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari.
“Untuk Kukusan yang lebih baik lagi mari kita lebih memperhatikan daerah resapan air yang sudah ada, serta menjaganya agar tetap lestari dan bermanfaat bagi seluruh warga Kukusan,” pesan Pradi.

Diacara tersebut, panitia menyiapkan hadiah utama berupa sebuah sepeda motor, serta hadiah hiburan lainnya seperti mesin cuci, kulkas, kompor gas, dan lainnya.(Dendy/Bona)
PANTER| TNI (Penkostrad. Selasa, 30 Agustus 2016). Latihan Cakra 2 TA. 2016 yang diikuti 1071 prajurit Kostrad meliputi 40 orang Perwira 273 Bintara dan 758 Tamtama, mendapat atensi khusus dari Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi. Bahkan, Pangkostrad secara khusus datang untuk melihat latihan Cakra 2 itu, Selasa (30/8).

Peserta latihan Cakra adalah prajurit-prajurit pilihan yang telah lolos seleksi dan memenuhi syarat untuk mengikuti Latihan Cakra 2 Kostrad TA. 2016. Mereka digembleng selama 12 minggu yang dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu Tahap I atau Tahab Basis selama 7 minggu bertempat di Cilodong dan Ciluar, Tahap II atau Tahap Hutan Gunung selama 3 minggu bertempat di daerah Cikalong Kulon dan Tahap III atau Tahap Rawa Laut selama 2 minggu bertempat di Plampangan, Cibenda, Sukabumi, Jawa Barat.

Pangkostrad menambahkan “Cakra tidak memandang Perwira, Bintara dan Tamtama dalam melaksanakan latihan menempuh kualifikasi Cakra, tapi yang dibutuhkan adalah mental baja yang paling utama, lebih baik saya mempunyai prajurit sedikit dan berkualitas dari pada banyak tapi tidak bisa diandalkan”.

“Tujuan latihan Cakra ini adalah untuk melatih, membentuk dan menanamkan kebanggaan serta kecintaan terhadap satuan Kostrad, jiwa korsa yang kuat serta mewujudkan kemampuan yang handal dalam melaksanakan tugas di medan operasi, baik di rawa, laut dan hutan gunung untuk mencapai suatu kemampuan khusus yang dituntut bagi setiap prajurit Kostrad”. Ungkap Pangkostrad.

Mengakhiri pengarahannya, Pangkostrad berpesan kepada para pelatih untuk membentuk prajurit Cakra sebagai prajurit petarung bukan prajurit Wayang yang harus disayang, karena brevet Cakra yang kalian sandang bukan hanya simbolis saja tapi Cakra adalah hebat. Sumber: Kapen Kostrad, Letnan Kolonel Inf Agus Bhakti, S.I.P.
PANTER | Depok, Apalah artinya program pemerintah Kota Depok dengan programnya One Day Service ketika warganya memperpanjang kartu tanda penduduknya harus menanti 1 bulan lebih itulah keluhan Darno seorang warga beji berkelu kesah pada panter .

Sudah berapa lama bapak Darno warga kembang Beji mengajukan perpanjangan KTP tapi tak junjunng usai tanpa sebab dan akibat pengusaha kuliner ini menceritakan prihal yang terjadi bersama beberapa rekannya yang juga mengajukan sebagai warga yang bermukim di beji ketika di temui di Pecel lele dan soto Lamongan miliknya di jalan Nusantara Depok Utara Beji .

"Satu bulan lebih bang tapi katanya nanti di telp kalau sudah siap  " papar darno pada PANTER.
"iya saya juga bingung kok bisa lama ,,setelah satu bulan ini kok tak ad kabar sudah 3x datang ke kelurahan mendapat jawaban yang tak jelas " Cerita Darno pada PANTER.

Hal ini tidak sesuai sangay bila kembali dengan program kerja Walikota Kota Depok One Day Service ternyata hanya selogan belaka dan ketika pelaksanaan pelayanan satu hari dimata walikota Depok  program ini dapat dilayani setelah jauh dari pantauan Walikota Kinerja Aparatur tingkat Kelurahan sebagai tombak pelayanan masyarakat  ternyata mengecewakan.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi kepihak kelurahan Beji Kota depok Sebab musebabnya. (Red)




Panter Wajo.Lembaga Penanggulangan Bencana dan perubahan iklim (LPBI-NU) adalah salah satu lembaga sosial yang  pemerhati penanggulangan bencana  wajo,menggelar pertemuan stekholder yang dilaksanakan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)kabupaten wajo  ,pada hari senin,29/08/2016,dihadiri,Babinsa,Babinkantibmas,LSM,PERS,BLHD,BPBD,Lembaga usaha,Organisasi penyandang cacat,organisasi perempuan,acara dibuka secara resmi oleh ketua LPBI-NU Kabupaten wajo H.Abdul Gaffar Ege,dilanjutkan sambutan kepala badan bencana daerah kabupaten wajo H.Alamsyah.
Menurut ketua LPBI-NU Kabupaten wajo H.Abdul Gaffar Ege,ada tiga(3) tujuan ini program yang kita laksanakan,1.mensinergikan kegiatan program slogan steady dan program daerah di bidang bencana dengan melakukan pertemuan dan diskusi tentang kebencanaan di daerah program,2.melakukan identifikasi stekholder terkait dengan isu-isu penanggulangan bencana dan pengurangan resiko bencana(PRB),3.melakukan aksi rutin antar stekholder untuk membahas isu-isu tentang bencana daerah,yang intinya memberikan pelatihan bagaimana masyarakat ini bisa mandiri jika musibah datang dengan memberikan pelatihan dan pendidikan ‘Jelas H.Abdul Gaffar Ege.(Arief)Editor:mukhlis


Panter | Wajo.Lomba balap perahu mesin yang dilaksanakan oleh warga kelurahan laelo pada hari senin,29/08/2016 berlangsung sehari,lomba ini melibatkan tiga kabupaten,seperti Kabupaten Soppeng, kabupaten sidrap dan tuan rumah kabupaten wajo ,dengan penilaian kecepatan menggapai garis finis,dari pantauan media terlihat ratusan warga pesisir danau tempe memenuhi pinggir sungai walennae untuk menyaksikan lomba balap perahu mesin.

Menurut Lurah Laelo  Bakhtiar Roeddin ,kegiatan ini sebagai wujud syukur warga laelo juga sekaligus memperingati hari kemerdekan republik Indonesia ke -71,pesertanya bukan saja warga laelo  tapi ada dari kabupaten tetangga,soppeng,sidrap,yang warganya mengikuti lomba balap perahu mesin,dengan jumlah peserta 67 dibagi dua(2) kelompok, yang  ikut berpartisipasi pada kegiatan ini jelas’Bakhtiar Roeddin,(Arif)Editor:Muhlis

Panter | Wajo.Lomba balap perahu mesin yang dilaksanakan oleh warga kelurahan laelo pada hari senin,29/08/2016 berlangsung sehari,lomba ini melibatkan tiga kabupaten,seperti Kabupaten Soppeng, kabupaten sidrap dan tuan rumah kabupaten wajo ,dengan penilaian kecepatan menggapai garis finis,dari pantauan media terlihat ratusan warga pesisir danau tempe memenuhi pinggir sungai walennae untuk menyaksikan lomba balap perahu mesin.

Menurut Lurah Laelo  Bakhtiar Roeddin ,kegiatan ini sebagai wujud syukur warga laelo juga sekaligus memperingati hari kemerdekan republik Indonesia ke -71,pesertanya bukan saja warga laelo  tapi ada dari kabupaten tetangga,soppeng,sidrap,yang warganya mengikuti lomba balap perahu mesin,dengan jumlah peserta 67 dibagi dua(2) kelompok, yang  ikut berpartisipasi pada kegiatan ini jelas’Bakhtiar Roeddin,(Arif)Editor:Muhlis

Panter Wajo.Mutasi Yang sering terjadi di Institusi Polri adalah hal biasa terjadi ,sebagai langkah penyegaran organisasi  dan pembinaan secara sistematis,untuk itu  polres wajo menggelar uapacara serah terima jabatan yang dilangsungkan di lapangan mapolres wajo ,senin,29/08/2016 ,adapun tiga perwira yang mendapat mutasi  Kabag Ren Kompol.Jaharuddin,Kasat Lantas AKP.Abdul Azis,Kapolsek Pammana  AKP.Abriadi,upacara ini dipimpin oleh Kapolres Wajo, AKBP.Noviana Tursanurohmad,Sik,M.Si selaku inspektur upacara.
Adapun yang hadir pada upacara serah terima diantaranya Wakapolres wajo,Ibu ketua Bayangkari cabang wajo  bersama pengurus,para kabag,para kasat,perwira polisi,Brigadir dan para peserta upacara,Kapolres wajo menyampaikan ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dan selamat bertugas di tempat baru dan  mengembangkan karir dalam melaksanakan tugas.
Adapun nama pejabat  baru yang menggantikan pejabat lama,Kompol.Mansur Salihi,AKP.Mustari Alam,AKP.Abdul Hamid,pada kesempatan itu polres wajo juga  mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru yang diberikan amanah agar segerah menyesuaikan diri dalam melaksanakan tugas di polres wajo,ungkap Kapolres Wajo.AKBP.Noviana Tursanurohmad(Arif)Editor:muhlis
PANTER | Istana, Kambing dan domba adalah hewan ternak yang cocok untuk dikelola oleh rakyat. Kelebihan dua jenis hewan ternak ini dibandingkan hewan lainnya adalah daur perkembangbiakannya yang cepat. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo ketika menghadiri temu wicara dengan peternak domba dan kambing di Kebun Raya Bogor, Sabtu 27 Agustus 2016. 

"Dua tahun tiga kali beranak. Umur panen cepat dan modalnya tidak besar. Tidak butuh lahan yang luas," jelas Presiden.

Selain keunggulan tersebut, Presiden juga meminta adanya sosialisasi kepada masyarakat untuk menjelaskan bahwa daging kambing merupakan jenis makanan yang aman untuk dikonsumsi. 

"Daging kambing lebih sehat. Saya setiap hari makan daging kambing, asal dagingnya ya, bukan jeroannya. Kolesterol saya rendah," ujar Presiden.

*HPDKI Harus Menjaga Keberadaan Domba* 

Dalam temu wicara itu, seorang peternak asal Ciamis menyebutkan bahwa kini domba banyak dibeli oleh pengusaha asal Malaysia.

"Kami menghawatirkan nanti domba Garut nasibnya seperti reog Ponorogo yang diaku sebagai budaya dari negara lain," ucap peternak tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Presiden meminta agar para peternak yang terhimpun dalam Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) menjaga betul plasma nutfah. 

"Plasma nufah harus betul-betul dilindungi dan dijaga, jangan sampai dibeli negara lain. Keturunan jangka panjang bisa hilang. Proses jangka panjang melindungi plasma nutfah itu. Yang bisa menjaga ternak kita, domba kita, kambing kita adalah Bapak/Ibu semua," pesan Presiden.

Hasan, seorang peternak asal Sulawesi Barat mengeluhkan mahalnya memperoleh bibit unggul. "Harganya bisa menjadi enam kali lipat dari harga asalnya di Pulau Jawa karena tingginya biaya transportasi," keluh Hasan.

Presiden mengakui bahwa biaya transportasi antar pulau, antar kabupaten masih mahal. "Dibanding Singapura dan Malaysia, kita 2,5 kali lebih mahal," ujar Presiden.

Presiden memberi contoh, tidak mengherankan bila harga BBM di Papua dapat mencapai 30 ribu rupiah sampai 60 ribu rupiah per liternya karena mahalnya biaya transportasi untuk pengangkutan BBM tersebut. Itulah sebabnya, lanjut Presiden, pemerintah sangat fokus membangun infrastruktur untuk menekan biaya transportasi.

*Melihat Domba yang Dipamerkan, Presiden Jokowi: Saya Minder*

Sebelum memulai temu wicara, Presiden mengatakan bahwa semula dirinya hendak membawa domba-domba yang dimilikinya untuk ditunjukkan kepada peternak

"Saya masuk ke sini kaget sekali. Saya kan punya domba 5, belinya 3 juta sampai 5 juta rupiah per ekor. Saya pikir sudah mahal sekali. Tapi, begitu lihat domba di sini, langsung minder," ucap Presiden yang merasa beruntung tidak jadi membawa domba peliharaannya.

Saat melihat-lihat domba, Presiden mengatakan dirinya dibisiki Ketua Umum HPDKI Yudi Guntara, bahwa harga satu ekor domba yang berada di Kebun Raya Bogor ini berada di kisaran 50 juta sampai 120 juta rupiah.

"Untung saya tidak jadi membawa domba-domba peliharaan saya. Minder saya," imbuhnya.

Seorang peternak menjelaskan bahwa seekor domba dapat mencapai harga puluhan bahkan ratusan juta karena mengikuti kontes.

"Domba Bapak Presiden juga bisa mencapai 20 juta rupiah setelah mengikuti kontes. Untuk itu kami mohon ada kontes domba yang memperebutkan Piala Presiden," kata peternak itu. 

Usulan kontes domba memperebutkan Piala Presiden tersebut langsung mendapatkan respons dari Presiden.

"Saya perintahkan kepada Menteri Pertanian untuk menyiapkan tahun ini, bulan Oktober atau November. Tempat di Bogor atau Jakarta. Hadiah, piala dan sertifikat. Hadiahnya besar, 1 miliar rupiah untuk pembinaan," kata Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden pada acara tersebut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan kontes domba Garut memperebutkan Piala Kemerdekaan Republik Indonesia yang diikuti oleh 875 domba yang berasal dari kota dan kabupaten se-Jawa Barat dengan kategori Raja Pedagang, Raja Petet, Raja Kasep dan Ratu Bibit.

Selain kontes domba, juga digelar pementasan kambing perah dan domba catwalk. Yang menarik pada domba catwalk, dipertunjukkan pula lima domba yang dimiliki Presiden, yang memiliki nama Bera, Beri, Nyai, Edo dan Dogar.

Bogor, 27 Agustus 2016 Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Bey Machmudin
PANTER | Asahan, Dalam prosesi Pemilihan Kepala Desa Se Kabupaten Asahan diwarnai banyak intrik dan celah permainan politik kecurangan yang lucunya pengakuan beberapa Penjual bunga dan kemenyan, paska pemilihan PILKADES Se-Asahan Bunga dan kemenyan saya laris manis jauh berbeda dengan hari – hari biasanya. Pungkas salah satu penjual bunga di jalan diponegoro kisaran. 
Lucunya pengakuan beberapa kandidat Kepala desa, ada disalah satu desa dikabupaten Asahan panitia Pilkadesnya hamper saja dihakimi massa terkait pengakuan dan mohon maaf nya karena melakukan pembengkakan suara yang membuat masyarakat marah.

Ada istilah “buah jatuh tak jauh dari pohonnya”, pohon itu diibaratkan kabupaten Asahan, buah dari kabupaten tersebut adalah desa,kalau system demokrasi dikabupaten saja tidak beres bagaimana dengan desa – desanya, bahkan menurut pandangan saya desa sengaja diatur dan dimenangkan salah satu kepala desanya oleh oknum – oknum tersendiri baik pejabat maupun beberapa kelembagaan demi meraih keuntungan dan menginterpensi proses penyaluran dana desa yang akan disalurkan langsung oleh pusat kerekening – rekening desa.

Saat itu terjadi maka tidak ada kesempatan untuk bermain terkait anggaran kedesa – desa, maka trik untuk mengendalikan dan memanfaatka desa adalah dengan berusaha mengendalikan desa tersebut dengan cara mengusahakan seseorang yang tunduk dan mampu dikendalikan untuk memimpin desa dengan cara apapun itu, bahkan dengan cara mendiskualisifikasi kandidat kepala desa yang sesuai dan didukung oleh masyarakat seperti di daerah desa Bagan Asahan, padahal sudah ada pengaduan yang ditandatangani oleh 530 orang masyarakat namun laporan tersebut tak sedikitpun diproses. 
Ini salah satu yang mengherankan dikabupaten Asahan ini.

Pada proses Pemilihan Bupati kabupaten Asahan Priode 2015 – 2020 barusan ditemukan beberapa kejangkalan, seperti ditemukannya kampanye diminggu tenang, bahkan ditemukan unsure – unsure PNS didalamnya, yang lucunya lagi ditemukan seorang camat bersembunyi didalam lemari pakaian.

Namun hal tersebut tidak diproses oleh oknum PANWAS Kabupaten saat itu yang dipimpin oleh ketua SYAHRIAL SYAH SE, MSI divisi hukumnya YUSRINALDI, Divisi pengawasannya ARDIYANSYAH, Padahal sudah terjadi tuntutan dan demontrasi oleh masyarakat di kantor KPU, PANWAS dan Bupati Asahan.

Tetapi tetap saja hal tersebut tidak membuat mereka menjadikan hal itu jadi temuan dan diproses sampai kepersidangan, penyakit yang mengangkangi system demokrasi seperti hal diatas merasuk kedesa – desa, seolah pejabat tidak boleh bersalah yang salah haruslah masyarakat bukan siapa yang melanggar hokum dan undang – undang. 
Salah satu aktifis muda yang tak ingin disebutkan namanya. Muhammad Irwan Dewan Pengurus Cabang Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor Republik Indonesia berkomentar “proses Pilkades serentak ini adalah proses pembuktian kekuatan jilatan pemimpin kabupaten pada kebijakan pemimpin pusat yang mengintruksikan pemilihan serentak untuk kepala daerah.

Kalau proses pemilihan bupati serentak se sumatera utara yang lewat ditemukan banyak kecurangan maka di pertarungan kepala desa pada proses PILKADES tahun ini pasti juga banyak ditemukan kecurangan” Pungkasnya. Ditempat lain Ahmad Sofwan wakil Ketua GP ANSOR Asahan Berkomentar “kalau dalam proses pemilihan bupati yang lewat ditemukan banyak kecurangan namun tak diproses, begitu juga dengan era pilkades tahun ini pasti banyak yang ngelantur tak tentu arah, kita secara langsung siap membantu masyarakat Asahan yang merasa tidak menemukan keadilan kalau data nya akurat dan siap berjuang sampai kemanapun, asal tidak mundur saja saat proses perjuangan itu berjalan, soalnya kebanyakan orang diasahan selalu mundur saat berada dit Aktifis Muda Asahan Respon PILKADES Serentak Se – Kab. Asahan. 

 Dalam prosesi Pemilihan Kepala Desa Se Kabupaten Asahan diwarnai banyak intrik dan celah permainan politik kecurangan yang lucunya pengakuan beberapa Penjual bunga dan kemenyan, paska pemilihan PILKADES Se-Asahan Bunga dan kemenyan saya laris manis jauh berbeda dengan hari – hari biasanya. 
Papar salah satu penjual bunga di jalan diponegoro kisaran. Bahkan yang lucunya pengakuan beberapa kandidat Kepala desa, ada disalah satu desa dikabupaten Asahan panitia Pilkadesnya hamper saja dihakimi massa terkait pengakuan dan mohon maaf nya karena melakukan pembengkakan suara yang membuat masyarakat marah. 


Ditempat lain Ahmad Sofwan wakil Ketua GP ANSOR Asahan Berkomentar “kalau dalam proses pemilihan bupati yang lewat ditemukan banyak kecurangan namun tak diproses, begitu juga dengan era pilkades tahun ini pasti banyak yang ngelantur gak tentu arah, kita secara langsung siap membantu masyarakat Asahan yang merasa tidak menemukan keadilan kalau data nya akurat dan siap berjuang sampai kemanapun, asal tidak mundur saja saat proses perjuangan itu berjalan, soalnya kebanyakan orang diasahan selalu mundur saat berada ditengah jalan pertarungan perjuangan demi kebenaran.(Azuddin Kab. ASAHAN)

Panter Wajo.Para calon jamah haji yang menggunakan jasa travel dengan non kuota haji indonesia,ternyata para calon hajinya meman diduga kuat dibohongi tidak ada transparan bahwa kita lewat jalur ilegal tidak resmi,ini terbongkar setelah tim media yang tergabung  seperti koran harian,televisi nasional dan media oline melakukan penelusuran terhadap salah satu jamah haji yang sudah sukses naik haji lewat filipina ,seperti di beritakan kemarin  oleh medi ini, "Bacaki' Berikut Pernyataan  Salah Satu  Warga Wajo Yang Sukses Lewat Jalur Filipina".
Menurut sumber  kami , Hj.Muliana yang sukses naik haji lewat Filipina , meman resikonya tinggi sekali pasalnya paspor kita pake paspor kewarganegaraan Filipina,walau tetap nama kita yang dipake pada paspor itu,Cuma alamat tinggal yang direkayasa,agar semua pemegang paspor tahu alamat abal-abalnya  di filipina dan ini meman sudah ada pengurusnya ,ya begitulah ceritanya harus pegang paspor warga negara filipina karena Kuotanya kan filipina kita pake,ujar Hj.Muliana .
Bagaimana  pihak pemerintah Indonesia menangani masalah ini selain adanya dugaan penipuan CJH juga terkait paspor dan status kewarganegaraan,sampai sejauh ini pemerintah sudah berusaha semaksimal mungkin membantu,dan kasihan para CJH yang tidak bisa berhaji,mereka harus meratapi nasipnya dan tertekan batin,selain rugi materi juga malu nantinya karena tidak naik haji,apalah hendak dikata  mereka hanya korban,seharusnya pemerintah segerah mengambil tindakan kepada travel nakal, ini jelas pelanggaran berat(Muhlis)

Panter Wajo.Adanya warga Indonesia yang ditahan di Filipina terkait visa dan paspor,termasuk warga wajo sebanyak 65 dan terdata dipihak pemerintah dan kepolisian sebanyak 29 0rang CJH,Ternyata ada pula penuturan salah satu haji yang beruntung  tahun lalu dan sudah sukses menjalangkan ibadah haji lewat jalur Filipina,tanpa kendala pada tahun 2015  tahun kemarin,bernama Hj.Muliana umur 48 tahun warga Desa Lapaukke kecamatan pammana.
Saat ditandangi dikediamannya di desa lapaukke,kepada wartawan panter wajo pada hari sabtu,27/08/2016, bercerita sepenggal pengalamannya berhaji lewat Filipina pada tanggal  28/08/2015, itu saya menunggu selama 3 tahun juga dengan biaya Rp.120.000.000 dibayar  dua kali,Waktu itu kita melalui makassar ke Kuala Lumpur  baru ke Filipina,untuk pengambilan paspor ,waktu pengurusannya  1 minggu dengan perjalanan dengan jumlah rombongan 23 orang CJH termasuk suami saya  H.Amiri binti pallara.
Lebih lanjut Hj.Muliana bercerita,kita berangkat ke Filipina juga tidak tahu paspor apa kita pake cuma saya lihat di berita ternyata paspor  turis,bukan paspor haji kita pake,dan meman kita tidak diberi tahu sama pengurus bahwa kita nanti lewat Filipina,cerita awalnya lewat Indonesia ji bu,begitu logatnya ,baru setelah lewat makassar baru disampaikan kita lewat manila filipina nanti,travel yang kita pake itu PT.Aulad Amin,awal saya kenal ini travel dari cerita-cerita haji yang sukses sudah pake ini travel bahwa bagus ini travel dan saya sudah haji lewat itu,jadi saya juga pake ini travel Aulad Amin,menjawab masalah pelayanan selama menunaikan ibadah haji, ya lumayan baik dan bagus.
Persyaratan yang kami sediakan waktu itu ,foto copy KTP,kartu keluarga,surat nikah ,pas foto warna ,itu yang kami stor sebagai kelengkapan administrasi,perlu saya tambahkan ,ternyata travel Aulad Amin meman sudah kerjasama dengan travel di Filipina ,nama travelnya saya tidak tahu persis tapi  nama pengurusnya H.Rasidi,dia punya usaha di Filipina dan punya rumah di  Malaysia,adapun yang ikut pada rombongan saya ada dari luar kabupaten wajo,dan luar provinsi sulsel seperti kalimantan,sewaktu berangkat haji kita sudah digabung dengan  travel lain ada ratusan CJH dan termasuk warga Filipina yang juga ikut menunaikan ibadah haji.
Kita dilarang meman cerita-cerita sewaktu berada di bandara dan meman sudah ada juru bahasa dari travel makassar sebagai pendamping,karena travel kita tidak fasih bahasa inggris,itukan rata-rata di bandara kuala lumpur pake bahasa inggris ,nanti setelah pulang baru kita tahu ini sebenarnya ilegal,resikonya tinggi sekali,mengenai adanya CJH yang ditahan di Filipina warga wajo, kemungkinan besar terlalu banyak yang ikut lewat jalur Filipina jadinya terbongkar,kalau saya kan Cuma 23 orang,tapi tidak bisa  juga kita salahkan ini travel karena membantu masyarakat untuk menunaikan ibadah haji,saya berharap supaya  pemerintah menambah kuota untuk haji,ujar”Hj.Muliana(mukhlis)
PANTER | SUMUT, Grand antares, medan. Ratusan kader Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Asahan ikut mensemarakkan kegiatan pelantikan Dewan pengurus anak cabang Partai Kebangkitan Bangsa se sumatera utara yang langsung dilantik oleh ketua dewan pimpinan pusat A. Muhaimin Iskandar dan sekertaris nya abdul kadir karding dalam rangka melantik ratusan DPAC se – sumatera utara, dalam pelantikan A. muhaimin Iskandar menyatakan “PKB melihat banyaknya DPAC yang aktif dan ikut menghadiri, bahkan bias dikatakan setiap DPAC PKB yang ada disumatera utara semakin kuat dan saling bersinergis dalam menciptakan tatanan dan kepemimpinan serta wakil – wakil rakyat yang baik untuk kabupaten dan provinsi sumatera utara kedepan, pelantikan DPAC dan Rakorwil se – sumatera ini adalah wujud persatuan, kebangkitan, silaturrahmi dan semangat untuk kembali mengangkat pikiran kepedulian, perjuangan atas setiap rakyat. 

Semoga momentum pelantikan DPAC secara bersama – sama dan rakorwil ini mampu menyadarkan kita bahwa Partai Kebangkitan Bangsa tidak sama seperti partai – partai lain yang orientasinya hanya untuk perebutan jabatan, namun ideology Partai Kebangkitan Bangsa adalah ideology dakwah islam ahlus sunnah wal jamaah yang selalu mengedepankan semangat kepedulian, kebersamaan, silaturrahmi dan saling memperjuangkan masyarakat sesuai dengan slogannya pembela rakyat”.

Ditempat lain Mas’ad Mahdi Selaku pimpinan cabang partai kebangkitan Bangsa kabupaten Asahan menyatakan “bahwa kami PKB Asahan semakin yakin bersemangat dalam ber PKB, apa lagi dengan perkataan cak imin bahwa PKB bukan hanya berorientasi pada perebutan kekuasaan, tetapi juga sebagai partai dakwah ahlus sunnah wal jamaah yang berhaluan pada nahdlatul ulama, ini juga menunjukkan bahwa PKB bukan hanya bercerita tentang kebangkitan bangsa, tetapi juga bercerita tentang kebangkitan ulama dan kebangkitan rakyat Indonesia. 

Dalam hal permasalahan di asahan terkait maraknya beberapa permasalahan yang berkecamuk di asahan, PKB Asahan mengambil sikap berada ditengah, artinya saat pemerintahan salah dan lengah terhadap permasalahan kerakyatan, maka kader – kader PKB akan berada didepan untuk mengingatkan kesalahan dan kelengahan tersebut, saat pemimpin benar dan tepat sasaran sesuai dengan asas kebaikan terhadap agama dan rakyat, maka PKB dan seluruh kadernya akan mensuffot, mengawal dan menjaga pemerintahan tersebut”. Saat ditanya terkait maraknya penyakit – penyakit Pejabat di Kabupaten Asahan. .

Muhammad Irwan selaku Ketua Pengurus Cabang Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor Republik Indonesia Kab. Asahan (GAGAK RI Asahan) berkomentar terkait kegiatan PKB tersebut “semoga perkataan tokoh – tokoh Partai Kebangkitan Bangsa tidak seperti perkataan tokoh – tokoh lain yang hanya berjanji namun tak di tepati seperti lagu dangdut, saya secara pribadi amat senang mendengar perkataan tokoh – tokoh Partai Kebangkitan Bangsa yang selalu tenang, nyaman dan tak sibuk memikirkan jabatan, namun selalu peduli pada sesama masyarakat. Saya mengucapkan selamat atas terlaksanakanya pelantikan dan rakorwil PKB se Sumatera Utara, biasanya yang ijo – ijo selalu sukses dalam menjalankan system pemerintahan yang baik dan benar karena ada ulama dan kefahaman agama mengertai mereka. Saya secara pribadi siap untuk bersatu, berbaur dan berjuang bersama, apa lagi saya juga bagian dari situ”. .

Efi Hamdana selaku Dewan Pengurus Anak Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kisaran timur yang baru dilantik menyatakan “saya ber PKB bukan untuk jadi DPR, tapi karena panggilan hati saya. PKB tidak ada yang duduk di kantor DPR Asahan untuk saat sekarang, tapi saya yakin kedepan PKB punya kader yang duduk disana, dan saya yakin pula kader itu takkan seperti kader mereka yang duduk disana tapi jarang menghuni kursinya bahkan asek dipanggil karena kasus dugaan korupsi” pungkasnya saat ditanya berapa orang kader Partai Kebangkitan Bangsa yang duduk di DPRD Asahan.(Azuddin )


Wajo.www.pantauterkini.co.id - Sebelum diberi nama saoraja mallangga,dulu namanya Simetteng Pola yang mempunyai arti padi yang melimpah atau membukit,sejak abad ke 15 sampai abad 19,didalam musium ini tersimpan beberapa peninggalan benda  bersejarah dari kerajaan masa lampau seperi peralatan tempo dulu.

Seperti gerabah,guci.piring  dan beberapa benda pusaka lain ,dan ini masih bisa  kita lihat secara umum  jika berkunjung ke musium ini, karena meman sengaja dipajang sebagai bentuk pelestarian budaya dibawah naungan Dinas pariwisata kabupaten wajo.

Salah satu petugas musium A.Bau Cidda Minasa,S.Pt , yang ditemui oleh wartawan pantau terkini.com,menuturkan musium ini saya pelihara sejak mengembang tugas sebagai petugas pemeliharaan musium dan benda bersejarah yang ada didalamnya.

Perlu diketahui saya juga masih keluarga dekat dari keturunan kerajaan simetteng pola,cucu keturunan dari Raja Simetteng pola ke 27,H.Datu Makkaraka,yang karya tulisnya banyak menulis tentang kerajaan yang ada di sulsel ,musium ini sering dikunjungi wisatawan lokal  nasional dan mancanegara ujar,A.Bau Cidda Minasa.(Arief Rahman)Editor:mukhlis

PANTER | Depok, Kepala staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok Mayor Inf Mistar meninjau pelaksanaan turnamen sepakbola antar pelajar hari kedua, di stadion Merpati, Depok, Selasa (23/8).
Turnamen yang menggunakan sistem gugur itu diikuti 20 tim kesebelasan dari SMA dan SMK se-Kota Depok.
Kasdim menjelaskan pertandingan dalam turnamen ini digelar setiap hari, sejak pagi pukul 08.00-10.30 WIB, dan sore pukul 14.00-16.30 WIB. Pertandingan pertama pagi antara SMKN 2 lawan SMAN 4 Depok dengan skor 2-0, pertandingan kedua SMAN 5 lawan SMA Yadika dengan skor 5-0.


Sedangkan sore hari di pertandingkan tim SMAN 6 lawan SMA Citra Negara skor 0-1, kemudian SMA Seradan lawan SMA Taman ilmu dengan skor 1-0.
" Intinya seluruh pertandingan berjalan aman dan seluruh peserta sangat antusias. Masing masing sekolah memperlihatkan kebolehanya dan sporter pun tertib,"ujar Mistar.
Ia menambahkan bahwa turnamen ini merupakan ajang mencari bibit berbakat sekaligus ajang silaturahmi antar pelajar. Pengamanan melibatkan anggota Polkes, Polsek Pancoran dan anggota Kodim.
"Sedikitnya 50 anggota ikut mengamankan jalannya pertandingan,"tandas Kasdim.(ndi)
Danramil 06/Sawangan, Kodim 0508/Depok Kapten Ibrahim ikut menghadiri serahterima jabatan Camat Bojongsari dan para Lurah di Kantor kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Rabu (24/8).

Camat Bojongsari yang semula dijabat Marjaya digantikan Usman Haliyana. Selanjutnya Marjaya menduduki jabatan barunya sebagai Kepala Bagian Sosial di Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Depok.

Hadir pula dalam sertijab tersebut, Kapolsek Sawangan, Kepala KUA, UPT Pendidik Bojongsari, Kepala Puskesmas, serta seluruh staf kecamatan dan kelurahan wilayah kecamatan Bojongsari.

Marjaya dalam sambutannya menjelaskan selain Camat yang dimutasi, ada lima kelurahan di wilayah kecamatan Bojongsari yang dipindahtugaskan. Menurutnya mutasi merupakan suatu penyegaran tugas khususnya bagi Aparatur sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

"Dimanapun kita bertugas harus lebih baik dalam upaya mendukung pembangunan kota Depok, khususnya wilayah Kecamatan Bojongsari harus dapat bersinergi dengan semua elemen masyarakat. Mari tingkatkan kinerja menjadi lebih baik lagi,"tandas Marjaya.(ndi) 

PANTER | Depok , Turnamen Sepakbola antar pelajar se-Kota Depok yang digelar Kodim 0508/Depok di Stadion Merpati, Pancoran Mas Depok nampaknya semakin meriah saja. Terbukti semua tim yang bertanding makin bersemangat dengan dukungan para sporternya.

"Hari ketiga turnamen sepakbola semakin meriah, sudah ada beberapa tim yang gugur dalam babak penyisihan,"ujar Kepala staf Kodim (Kasdim) 0508/Depok, Mayor Inf Mistar didampingi Pasiter Kapten Kav Syahroni disela pertanding pertama antara tim dari SMK Bina Rahayu lawan SMK Saradan (b).



Lebih lanjut Kasdim menjelaskan bahwa turnamen akan berlangsung selama sepekan dan berakhir dengan final memperbutkan juara I, II, dan III."Para juara akan mendapat trophy, piagam dan uang pembinaan. Khusus juara I akan mewakil Kodim Depok dalam turnamen sepakbola tingkat Korem
051/Wijayakar,"jelas perwira yang gemar mengkomsumsi bubur ayam itu.

Hari ketiga pelaksanaan turnamen mempertandingkan empat tim yaitu kesebelasan SMK Bina Rahayu melawan SMK Saradan (b) dengan skor 1-2, dan SMA 1 Bojonggede lawan SMAN 10 Depok.

Selanjutnya pertandingan sore hari antara SMAN 5 Depok lawan SMK Kesuma Bangsa, dan SMK Citra Bangsa lawan SMK Yadika 12. Dalam turnamen tersebut ada pengambilan gambar yang dilakukan oleh salah satu stasiun TV swasta untuk program olahraga Kampiun Sepakbola Nasional.(ndi)




PANTER | Depok, Jabatan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Depok diserahterimakan dari Taufan Abdul Fatah kepada Dadang Wihana di Kantor Kesbangpol lantai III, Gedung Bappeda, Pemkot Depok, Rabu (24/8).

Begitu pula sebaliknya, jabatan Camat Sukmajaya diserah terimakan dari Dadang Wihana kepada Taufan Abdul Fatah. Keduanya saling bertukar jabatan sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Depok Mohammad Idris terkait pelantikan PNS esselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

Hadir dalam sertijab tersebut, Danramil 03/Sukmajaya Kapten Inf Kholidi, Kapolsek Sukmajaya, LPM Sukmajaya, para Lurah, pengurus FPK, PPWK, stakehoulder Kesbangpol, serta unsur lain binaan Kesbangpol.

Taufan Abdul fatah dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan Kesbangpol sangat banyak di tahun anggaran 2016 ini. Hingga saat ini anggaran Kesbangpol sudah terserap hingga 61 persen sesuai dengan kondisi anggaran kas dan rencana target kegiatan.



"Semua kegiatan sudah dilaksanakan secara maksimal. Terima kasih kepada staf dan stake houlder atas kerjasamanya selama ini,"ujar Taufan.

Ia berharap kepada Kakan yang baru,  bisa meningkatkan program pengantar kebangsaan dan program baru yang lebih variatif dan banyak inovasi yang dilahirkan."Keberadaan Kesbangpol sangat dibutuhkan masyarakat. Program-programnya bisa diterima masyarakat sehingga kondisi semakin kondusif. Saya percaya Pak Dadang bisa lebih baik lagi,"ungkap Taufan.

Sementara itu, Dadang Wihana mengatakan semoga ilmu dan pengalaman yang ia miliki dapat diterapkan di Kesbangpol.

"Saya pernah ikut wamil dan pengalaman itu sangat mendukung kinerja di Kesbangpol. Intinya kinerja yang dibuat merupakan kolaborasi dari semua stakehoulder. Semoga bisa bekerjasama khususnya stakehoulder Kesbangpol,"harap Dadang.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Depok, E. M Boy menyatakan bahwa dirinya banyak mendapat binaan dan bimbingan dari Kakan Taufan Abdul Fatah."Jabatan merupakan kehendak Allah. karena itu, siapapun pimpinan kita, harus kita dukung,"tegas Boy.(ndi) 
PANTER | Depk, Kebijakan pengampunan pajak (Tax Amnesti) yang sedang digalakkan Pemerintah dalam upaya menarik dana investasi (repatriasi) dari negara lain, memberi angin segar bagi sektor property. Hal itu dibenarkan oleh pelaku bisnis property Abdul Khaer.

Menurutnya, kebijakan tax amnesty bisa memberikan perubahan dalam bisnis perumahan. Pasalnya, kurun beberapa waktu bisnis pengadaan rumah tersebut mengalami masa “tiarap”.

Ia mengungkapkan, salah satu penyebabnya dengan lebaran dan anak masuk sekolah. “Kita optimis, dengan tax amnesty ini akan mendorong bisnis perumahan. Terutama bagi perumahan menengah ke atas,”terang Direktur perumahan PT. Rolas Sapta Mandiri  Abdul Khaer, Rabu (24/8).
           
Khaer mengungkapkan, selama ini setiap pembelian secara cash dan dalam dana besar biasanya diminta  oleh pihak property dari mana sumbernya. Padahal, lanjutnya, sebelumnya saat dana dari luar masuk dan aman maka sangat mudah untuk diinvestasikan di sector property.

“Kalau dari  tax amnesti  merupakan dana yang mengendap. Biasanya uang tersebut diinvestasikan dalam bentuk pasif dan salah satunya property. Misalnya, orang kaya yang uangnya tersimpan di luar negeri dibelikan apartemen atau rumah mewah,”terang Direktur Perumahan cluster Puri Kania ini.

Dikatakannya, bisnis di sector property sudah mendapatkan kemudahan dari perbankan seperti penurunan suku bunga KPR. Namun, faktor daya beli masyarakat masih mempengaruhi masyarakat untuk menyalurkan anggarannya untuk pembelian rumah. Sementara, untuk pembelian rumah menengah ke atas di atas Rp 500 juta untuk type cluster, kondominium, apartemen, rumah mewah  cenderung dilakukan pembayaran secara cash. Dengan kata lain, imbuhnya, konsumen melakukan pembelian rumah mewah untuk investasi.

“Kalau dana yang selama ini mengendap di luar terus di bawa masuk lagi ke dalam Negeri, otomatis dana pasif. Biasanya, akan disalurkan lagi di sector perumahan. Apalagi,  banyak mengerti jika harga rumah tiap waktu terus naik dan saat ini momen pembelian rumah dari dana tax amnesty,”paparnya.

Sebagaimana diketahui, kebijakan tax amnesty berdasarkan UU NO. 11 tahun 2016  mengenai Tax Amnesty yang disahkan pada Tanggal 1 Juli 2016 oleh Presiden Republik Indonesia  Joko Widodo.  Pemerintah menargetkan dari kebijakan tersebut akan mendapatkan tambahan pendapatan sekitar Rp 180 triliun. Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan instrument maupun tarif bagi pesertanya.(huma)

PANTER | Depok ,Fevi Silvia, mahasiswa baru (Maba) Farmasi Universitas Indonesia (UI) angkatan 2016, meninggal dunia akibat tertabrak sepeda motor di Jalan Margonda, Depok. Fevi meninggal dunia pada 21 Agustus 2016 pukul 01.25 WIB.

Berawal saat 14 Agustus 2016, terjadi kecelakaan lalu lintas yang dialami Fevi. Fevi yang saat itu menyebrang Jalan Margonda Raya untuk mengikuti kegiatan mahasiswa baru di UI.
Namun ia tertabrak motor, yang akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Setelah beberapa hari dirawat, Fevi dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 21 Agustus.

Sebagai ungkapan duka cita, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI membuat petisi dan meramaikannya di sosial media. Mereka juga menyesalkan minimnya Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Jalan Margonda dan tidak ramah pejalan kaki.

Kepala Kantor Komunikasi dan Informasi Publik (KIP) UI Rifelly Dewi Astuti menegaskan pihak UI mendorong Pemerintah Kota Depok untuk lebih menaruh perhatian terhadap kebutuhan JPO di Jalan Margonda.

“Kami mendorong Margonda lebih layak, kami tentu berduka karena yang jadi korban bukan hanya warga UI, tetapi sebelumnya warga Depok juga ada kok. Ini sangat urgent untuk dapat membuat Margonda lebih aman dan nyaman. Mohon Pemkot Depok upayakan itu,” tegasnya di Depok, Rabu (24/8/2016).

Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhumah mahasiswa baru (Maba) Farmasi Universitas Indonesia (UI) angkatan 2016.

“Atas nama pribadi dan pemerintah saya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Fevi Silvia. Semoga Almarhumah diberikan tempat yang terbaik dan diampuni segala dosa-dosanya. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran dan keikhlasan lahir batin,” ungkap Idris yang juga disampaikan melalui media sosial.

Idris menegaskan bahwa tahun ini akan dilaksanakan penyempurnaan sarana dan prasarana di Jalan Margonda. Salah satunya penambahan titik Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di depan Kampus Gunadarma.

“Lebih berhati-hatilah ketika akan dan saat menyebrang jalan serta pergunakanlah jembatan penyeberangan orang yang sudah ada,” kata Idris.(ris) 
www.depokpost.com | Warga di Jalan Raya Juanda RW 22 samping Perumahan Pesona Mungil, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok dihebohkan dengan penemuan mayat di lahan kosong. Mayat pria tanpa identitas tersebut tergeletak dekat jembatan Sungai Ciliwung di Jalan Juanda, Sukmajaya, Depok.

Berawal saat pengendara motor tengah melintas lokasi tersebut melihat pria tergeletak tak bergerak. Saksi mata yang merupakan pedagang makanan di lokasi mendapat laporan tersebut.

"Ada yang bilang pengendara sepeda lihat di bawah pohon ada orang tergeletak. Saya panggil teman si Ahmad untuk mengecek ke lokasi dan benar ternyata ada sosok seorang laki-laki tergeletak," kata Sofyan, saksi mata, Rabu (24/8/2016).

Tidak berapa lama kemudian anggota Polsek Sukmajaya datang dan  melakukan cek tempat kejadian. Polisi juga tengah menyelidiki identitas mayat tersebut.

Tim identifikasi Polresta Depok menyebutkan pada korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. Diduga korban menderita sakit. Korban masih menggunakan pakaian lengkap dan ditemukan dengan wajah agak membiru. Selanjutnya pukul 13.25 WIB jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum.(ris)

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews