Select Menu

Translate

Utama


Daerah





Peristiwa

Adverntorial

DERAP



Pariwisata

Nasional



Videos

» » » Laporkan Warga Ke Polisi "Walikota Samarinda Tidak Terima Dikritik Warganya."
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PANTER | Samarinda,  Naasnya Abdul Hamid (62) Tahun ketika mengkeritik kepala daerahnya ibukota kalimantan timur ini dengan isi sms "sudah dua kali priode tidak bisa menghilangkan banjir yang ada di kota samarinda " begitulah isi sms keritikan yang dikirim Abdul Hamid kepada Walikota Samarinda Syaharie Jaang.
Entah kenapa merasa dipermalukan padahal sms itu langsung di hantarkan langsung melalu handphone Abdul Hamid ke pak Syaharie Jaang tidak di sebarluaskan atau di media sosialkan tautan sms  singkat dan keritikan Abdul Hamid ini yang menghantarnya ke kantor polisi lantaran Syaharie Jaang merasa dilecehkan.

Warga Jalan Siti Aisyah, Kelurahan Teluk Lerong, Samarinda, itu mempertanyakan kinerja Syaharie yang telah bertahun-tahun menjabat sebagai wakil maupun kepala daerah di Samarinda.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Samarinda Komisaris Polisi Sudarsono mengatakan, Hamid diamankan dan diperiksa terkait pesan singkat berisi kritik yang dikirim untuk Jaang melalui pesan pendek atau SMS.
Inti pesan itu adalah suara protes karena Jaang sudah dua periode menjadi wakil wali kota dan kini memasuki periode kedua menjadi wali kota. Namun, masalah banjir di Samarinda tak pernah selesai.
Karena protes via SMS itu, Hamid dilaporkan oleh Jaang ke polisi.

"Laporannya sesuai dengan isi SMS itu. Jadi kami lakukan penindakan dan arahkan ke Undang-Undang ITE dengan ancaman 6 tahun," kata Sudarsono, (20/6/2016).
Atas perkara ini, polisi menjerat Hamid dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman 6 tahun penjara.

Hamid ditangkap pada Sabtu (18/6/2016) siang oleh aparat kepolisian dari Polresta Samarinda.
"Yang bersangkutan ditangkap hari Sabtu. Isi penghinaannya menyatakan bahwa sudah dua kali periode tidak bisa menghilangkan banjir yang ada di Kota Samarinda," kata Sudarsono.
Ketika berita ini ditayangkan, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang belum dapat dikonfirmasi terkait hal tersebut.[dj]

About Kaltim Terkini

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments