Select Menu

Translate

Utama

Daerah



Peristiwa

Adverntorial

DERAP

Pariwisata

Nasional

Liputan Langsung

» » » MURID SDN 260 LAPONGKODA WAJO DIDUGA DICABULI OLEH GURUNYA
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PanTer | Wajo,  Berdasarkan surat laporan pengaduan  dugaan pencabulan oleh gurunya sendiri pada tanggal 23 mei 2016 di Polres Wajo oleh orang  tua korban  karena tidak tega puterinya diperlakukan tidak senonoh  oleh Gurunya sebut saja namanya IBRAHIM kepada MEILANI nama kami samarkan ,korban merupakan pelajar kelas VI kala itu sedang masa memasuki ujian nasional kelulusan, kejadiaanya terjadi pada tanggal 27 April 2016 korban pada saat itu berpakaian pramuka   hingga setan apa yang merasuki tersangka langsung memasukkan tangannya maaf di buah dada korban melalui baju yang memang  longgar, namun karena ujian nasional korban baru melapor pada 23 mei 2016,seharusnya korban di lindungi dan di  ayomi eh mala digrayomi ,tersangka terancam uu perlindungan anak dan pencabulan di bawah umur,Awak media yang menyambangi kediaman korban di Jl.Bayangkara Sengkang Kab.Wajo merasa bersyukur adanya terbuka  keadilan yang akan membantu perjuangan keadilan bagi putrinya,sebut saja nama ibu korban HADRI menceritakan  kronologis kejadian yang menimpa puterinya  sambil memanggil buah hatinya ikut menceritakan kejadiannya kepada media yang tergabung di PPWI  salah satu ormas yang menghimpun wartawan,HADRI menjelaskan pernah ada yang datang ke Rumah yaitu UPTD tempe Bapak GUSTI AMAN ingin mendamaikan kasus ini agar keduanya tidak kena  malu dan menceritakan kalau lanjut nanti kamu dituntut balik  mana lagi mahal bayar  biaya perkara  namun saya tidak gubris  meman saya orang  miskin dan berpendidikan hanya sampai SD  tapi  saya tidak tega anak saya dikorban kan seperti itu dangan adanya janji-janji jika saya cabut laporan,bahkan saya sudah di bawah oleh UPTD ke  kantor polisi dengan berbagai daya setelah saya baca isinya ternyata kata-kata permohonan cabut laporan ya saya kaget  berpihak kemanakah ini orang, sampai sekarang  tersangka masih bebas berkeliaran sementara anak saya masih trauma mengingat kejadian sampai malu keluar rumah,katanya terduga tersangka belum ditahan karena belum cukup bukti,keadilan apalagi yang harus kami tempuh agar pelaku cepat mendapatkan jeratan hukum ungkap HADRI.Sementara pihak DINAS PENDIDIKAN  belum bisa  dikonfirmasi baik melalui telpon dan sms kepada  wartawan .[ MUHLIS ]
Editor :MUHLIS [Ka-Sulsel]

About Panter Redaksi

Kami Pewarta Pantau Terkini Mendukung Tolak Berita Hoaks dan menjunjung tinggi Nilai Jurnalistik "Biographical Info" dan semua Berita Tanggung Jawab Perwakilan Daerah sebagai Admin dari Website Pantau Terkini.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments