Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Mandiri Manunggal Desa

Peristiwa

Videos

» » Kabupaten Lingga Antisipasi Lonjakan Harga Sembako
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

PanTer | Kepri - Pemerintah Kabupaten Lingga menggandeng seluruh instansi terkait mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang cenderung mengalami peningkatan pada Bulan Suci Ramadhan.

"Tanggal 24 Mei 2016 lalu, kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan SKPD dan instansi vertikal, terkait antisipasi lonjakan harga pada kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Lingga selama Ramadhan," kata Raswin, Kasi Perdagangan Dalam Negeri,
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop) Lingga, Rabu.


Dia mengatakan, saat ini Pemda setempat telah memperkuat koordinasi dengan seluruh jajaran instansi terkait, untuk menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan terjangkaunya harga jual di tangan konsumen.

"Instansi terkait, khususnya Bea Cukai dan Polres menyatakan diri siap bekerja sama untuk menghadapi kondisi ini selama puasa maupun lebaran nanti. Jadi mereka pada prinsipnya, akan membantu mengawasi kelancaran," ungkapnya.

Selain itu, mengingat pendistribusian sembako untuk Kabupaten Lingga melalui jalur laut, Pemda juga telah memikirkan solusi untuk antisipasi permasalahan saat cuaca buruk, terutama pada musim selatan. 

"Antisipasi kami dengan menyiapkan stok raskin. Kami ada 203 ton. Kalau untuk penyalurannya sampai bulan Agustus, itu cukup," terangnya.

Dia juga mengatakan, Pemda sedang menjajaki kerjasama dengan gudang Bulog Singkep. Kerjasama itu terkait penggunaan gudang tersebut menjadi gudang beras Bulog premium.
"Jadi nantinya agen-agen beras itu bisa langsung ambil di Singkep saja," tuturnya.
Untuk Disperindag sendiri, lanjutnya, juga telah menyiapkan sejumlah petugas di tiap kecamatan, guna memantau secara rutin perkembangan harga pasar, khususnya pada bahan pokok selama bulan suci Ramadhan.

"Kami akan kelapangan langsung. Minimal tiap minggu itu dari Dinas bisa langsung turun ke pasar Dabo dan Pasar Singkep Barat. Untuk di Kecamatan, kami punya 9 personel yang nantinya akan melaporkan perkembangan harga di setiap kecamatan," ujarnya. (Antara)

About Baca Depok

KAMI Pewarta Pantau Terkini Menolak Berita Hoaks Tanpa data yang aKurat dan Opini yang tidak Membangun .
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments