PANTAU NUSANTARA

Derap TNI POLRI

Nasional

Peristiwa

Video News

PANTER JAKARTA – Tindakan represif aparat kepolisian yang menganiaya para jurnalis di Universitas Negeri Makassar (UNM), jelas sudah menyalahi hukum. Para jurnalis sesungguhnya tidak menjadi sasaran polisi. Karena polisi marahnya kepada para mahasiswa, yang memanah Wakapolrestabes Makassar, AKBP Totok Lisdiarto. Atas penganiayaan para jurnalis itu, Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, MA, M.Sc mengecam tindakan polisi yang tidak pada tempatnya itu.

 “Tindakan aparat yang demikian, menjadi preseden buruk bagi institusi kepolisian sendiri. Tidak pada tempatnya polisi menganiaya jurnalis yang sedang menjalankan tugasnya dalam peliputan di negara ini,” ungkapnya kepada wartamerdeka.com, tadi pagi (16/11/2014) di Jakarta Barat.

Dikatakan Wilson, tindakan kepolisian yang menghalang-halangi tugas jurnalis yang dilindungi Undang-undang, justru menjadi kontra produktif. Apalagi disertai dengan tindakan pemukulan

 “Ini sudah kontraproduktif. Disatu sisi jurnalis yang dilindungi Undang-undang Pers dalam menjalankan tugasnya, justru dihalang-halangi, bahkan dipukuli oleh polisi yang notabene adalah aparat penegak hukum,” tandasnya.

Menurut Wilson, kendati memang ada aparat kepolisian yang menjadi korban pemanahan mahasiswa, tapi hendaknya dibawa ke ranah hukum

 “Kalaupun polisi menjadi korban pemanahan oleh kebrutalan mahasiswa, mestinya dibawa ke ranah hukum. Bukan justru mengobrak-abrik kampus dan memukuli wartawan,” imbuhnya. Wilson juga tidak menampik bahwa aparat kepolisian mengalami dilematis dalam melaksanakan tugasnya. Tapi, sebagai aparat penegak hukum, polisi mestinya harus memegang teguh kedudukannya sebagai penegak hukum sekaligus pengayom dan pembina masyarakat.

 “Kita memahami aparat kepolisian mengalami dilematis di lapangan. Tapi mestinya harus selalu memegang teguh prinsip kepolisian sebagai aparat penegak hukum sekaligus pengayom masyarakat. Sehingga mestinya mampu menahan diri, dan menegakkan hukum itu sendiri,” bebernya.

Sebab itu, Instruktur Pelatihan Jurnalistik di Mabes TNI dan Mabes Polri ini mengatakan, siapapun yang bersalah, mestinya ditindak tegas. “Pimpinan Polri harus menindak tegas aparat yang bertindak brutal. Proses hukum tetap harus berjalan bagi siapapun yang bersalah,” tegasnya.

Sementara itu, lulusan Kursus Kepemimpinan Lemhanas ini berharap, agar jajaran pimpinan kepolisian selalu melakukan evaluasi dan pembinaan secara intensif kepada aparat yang bertugas di lapangan.

“PPWI berharap, agar jajaran pimpinan kepolisian selalu melakukan evaluasi dan pembinaan intensif terhadap aparat di lapangan. Sehingga, secara dini bisa mendeteksi aparatnya, yang mungkin secara psikologis sedang bermasalah. Langkah ini sangat perlu, untuk meminimalisir tindakan-tindakan brutal di lapangan,” harapnya.

Sebab, bisa saja diantara para anggota kepolisian itu ada yang merasa mendapat tekanan dengan kehadiran pers, yang sering menyoroti polisi. Sehingga momen tersebut sekaligus dijadikan sebagai tindakan balas dendam terhadap jurnalis.

“Kenapa sampai ada sinyalemen omongan aparat yang seolah-olah puas menghantam wartawan? Ini kan terkesan sudah menunggu momentum balas dendam. Dan apapun itu, tidak bisa dibenarkan,” pungkasnya.

Atas peristiwa ini, beberapa organisasi dan komunitas jurnalis di berbagai daerah menunjukkan solidaritasnya dengan melakukan aksi demo.

Di Makassar, puluhan jurnalis dari berbagai media berunjuk rasa hari Jumat (14/11/2014). Mereka mengecam pemukulan jurnalis oleh anggota polisi di UNM, pada Kamis sebelumnya. Bahkan Ketua AJI Makassar, Gunawan Mashar, meminta Kapolda untuk menangkap anggotanya yang memukul wartawan.

 “Tidak ada kata damai untuk Kapolda, kami mau pelaku pemukulan ditangkap dan segera diproses,” ujar Gunawan.
Selain di Makassar, di Semarang, Aceh Nangro Darussalam, Yogyakarta, bahkan di Jakarta, juga melakukan protes serupa. Berbagai ungkapan dalam yang ditulis di kertas karton maupun spanduk seperti: “Tegakkan hukum bukan dengan kekerasan”, “Polisi Ojo Jotosi Wartawan”, “Save Jurnalis”, “Stop Kekerasan Pada Jurnalis”, “Pak Polisi Kamu Kok Gitu Sih”, dan “Pak Polisi Sakitnya Tuh Di Sini”, dan lain-lain.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Sutarman menegaskan akan menindak dan melakukan penegakan hukum kepada anggotanya yang melakukan kekerasan terhadap sejumlah wartawan yang meliput aksi yang berujung ricuh di Makassar.

‎”Nanti kita lihat apa yang dilanggar, prosesnya dijalankan,” kata Sutarman usai upacara peringatan HUT ke-69 Brimob Polri di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat (14/11/2014). Sutarman sendiri menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut. Dia mengakui bahwa anggotanya salah dalam kejadian saat aksi penolakan kenaikan harga BBM itu.-

 “Itu salah. Yang salah harus dilakukan penegakan hukum‎,” tegasnya. Sementara diketahui, anggota Komisioner Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional), Irjen Pol (Purn). Drs. Logan Siagian, SH, MH, mengatakan, Kompolnas akan turun ke Makassar untuk mengetahui fakta lapangannya.

 “Dalam waktu dekat, kita akan turun ke Makassar. Kita akan langsung chek lapangan, untuk mencari fakta-fakta, apakah memang ada indikasi pelanggaran kode etik kepolisian atau tidak. Apakah sudah sesuai SOP (Standard Operational Procedure) atau belum. Baru nanti kita akan kaji dan simpulkan,” ucap Logan Siagian, saat dihubungi, Jum’at (14/11/2014) malam di Jakarta.

Menurut mantan Kababinkum (Kepala Badan Pembinaan Hukum) Mabes Polri ini, Kompolnas akan menghimpun fakta-fakta lapangan, sehingga dapat menentukan sikapnya secara cermat dan tepat.

Sebagaimana diberitakan, 4 Wartawan yang jadi korban pemukulan adalah Waldy dari Metro TV, Iqbal (Fotografer Koran Tempo), Asep Iksan (Koran Rakyat Sulsel) dan Arman (MNC TV). Waldy dilarikan ke rumah sakit dan menerima 5 jahitan pelipis kirinya, sementara 3 wartawan mengalami luka lebam. (DANS)

Panter Probolinggo - Halaman Diva Kraksaan kemaren sore dipenuhi ribuan anak yatim piatu dan pengantar dari seluruh Kab. Probolinggo, acara rutin ini sudah setiap tahun dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kab. Probolinggo melalui KKKS bersama BAZ Kabupaten untuk memberikan santunan kepada anak yatim piatu setiap tanggal 10 Muharram, dengan maksud dan tujuan untuk berbagi kasih kepada anak yatim piatu, memberikan semangat bagi mereka yang ada di wilayah kab. Probolinggo.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo Ibu Hj. Tantriana Sari, SE bersama Bapak Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si selaku anggota DPR RI, tampak pula Wakil Bupati Bapak Timbul Prihanjoko, Sekda Bapak Haji Nawi, Kepala Kemenag Bapak H. Busthami, SH. M.Hi, Ketua BAZ Probolinggo Bapak H. Ahmad Muzammil, Kabag dan Kasi dari SKPD, Camat Se Kabupaten Probolinggo serta perwakilan dari berbagai ormas islam.

Kegiatan Santunan Yatim pada setiap tanggal 10 Muharram ini diharapkan bisa memberikan berkah bagi anak-anak yatim yang berjumlah 1.410 orang, mereka juga memperoleh perlengkapan alat sholat dan tas sekolah dengan segala perlengkapannya. Pada waktu itu Ibu Tantri juga mengusap kepala anak-anak yatim piatu tersebut sebagai wujud kasih sayangnya kepada mereka sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah Saw dalam sabdanya.

Ibu Tantri menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah untuk pamer, namun untuk mengingatkan kita semua akan keistimewaan tanggal 10 Muharram dan sebagai hari ulang tahunnya yatim piatu, khusus bagi masyarakat beliau menghimbau ; hendaknya kita selalu ikhlas dalam membantu sesama khususnya anak-anak yatim piatu, jangan kwatir akan kekurangan harta benda karena menyantuni mereka, karena sampai sekarang belum ada cerita menjadi miskin karena menyantuni mereka, justru sebaliknya jika kita ikhlas insyaallah hartanya akan ditambah oleh Allah karena amal baiknya.
Sementara kepada anak-anak yatim piatu, beliau berpesan janganlah kecil hati, tetaplah semangat dan rajin belajar untuk meraih cita-cita yang diimpikan, semoga kalian menjadi anak yang sholeh-Sholehah yang bermanfaat buat Bangsa dan Negara kelas, kemudian acara ditutup dengan doa bersama. (Ansori).














PANTER Jakarta - Terpanggil untuk lebih membaktikan dirinya kepada rakyat Indonesia, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Titiek Soeharto, menyatakan kesiapannya untuk memimpin organisasi kemanusiaan terbesar di tanah air, Palang Merah Indonesia (PMI), menggantikan Jusuf Kalla yang masa jabatannya sebagai ketua berakhir Desember 2014.

Putri Presiden kedua RI ini menilai, PMI memiliki kontribusi besar sebagai organisasi kemanusiaan sejak masa perjuangan kemerdekaan negara Republik Indonesia sampai saat ini.

ika diberi kepercayaan, Titiek berkomitmen untuk membawa PMI menjadi organisasi kemanusiaan yang maju dan mandiri selama kurun waktu kepemimpinannya periode 2014-2019. "PMI telah banyak berbuat untuk masyarakat khususnya yang paling rentan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh mereka dalam menghadapi permasalahan bencana maupun tragedi kemanusiaan," kata Titiek dalam siaran persnya, Jumat (14/11).

Titiek mengatakan, sebagai organisasi kemanusiaan internasional, PMI memerlukan sumbangsih dari orang-orang yang ingin berbakti untuk kemanusiaan guna menjadikan organisasi ini manju dan mandiri.

Lebih lanjut Titiek mengatakan, upaya dan kepedulian PMI beserta komponen sumber daya di bidang kemanusian pada permasalahan bencana yang terjadi di lingkup nasional dan internasional, yang diakibatkan karena bencana alam dan akibat ulah manusia atau konflik.-

Pada tahun 2004 telah terjadi bencana tsunami di Aceh dan Sumatera Utara yang menelan korban jiwa cukup banyak, PMI bersama dengan Palang Merah Negara sahabat menunjukkan existensinya dengan memberikan bantuan dalam respon darurat hingga masa rehabilitasi. "Palang Merah Indonesia dikenal pula dengan suakrelawannya yang mempunyai dedikasi tinggi dan dikenal tanpa pamrih. Ini adalah gambaran nyata dari sumber daya PMI yang menjadikan organisasi ini terdepan dalam setiap penanganan perasalahan kemanusian yang terjadi," ujar Titiek.

Menurut Titiek, PMI yang dikenalnya selain sukarelawannya juga mempunyai jejaring yang sagat kuat mengakar dari pusat hingga tingkat kecamatan di seluruh bumi nusantara, yang dipimpin oleh tokoh-tokoh masyarakat yang berpengaruh dan mengabdikan diri untuk menjadikan PMI dengan sepenuh hati, jujur dan ihklas serta menjaga kepercayaan masyarakat tentang keberadaan PMI yang tergabung dalam wadah kepengurusan PMI serta dukungan staf yang profesioanal dan berkompeten.

Kegiatan - kegiatan PMI, lanjut Titiek, berjalan dengan baik berkat dukungan masyarakat, pemerintah dan sektor swasta atau korporasi sehingga mewujudkan PMI kuat dalam memberikan pelayanan pada korban bencana, pelayanan sosial dan kesehatan serta donor darah yang merupakan satu-satunya lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah sejak awal berdiri pada saat kemerdekaan Indonesia.

"Melihat kiprah dan keberadaan PMI, saya sebagai warga negra yang selama ini juga selalu aktif terlibat dalam kegiatan - kegiatan sosial dengan kelompok sasaran adalah masyarakat melalui wadah antara GNOTA, Beasiswa Supersemar, serta kegiatan lain dalam bidang olah raga," ujar Titiek.

"Semangat pengabdian dan menyalurkan jiwa kepedulian sosial, maka saya Siti Hediati Hariyadi siap untuk membagi waktu dan memberikan kompetensi serta kapasitas yang saya miliki untuk meneruskan PMI sebagai organisasi kemanusian yang maju dan mandiri dengan mencalonkan diri menjadi Ketua Umum PMI periode 2014-2019," lanjut Titiek. Titik menambahkan dengan semangat untuk melanjutkan keberhasilan para pimpinan PMI terdahulu khususnya Jusuf Kalla yang banyak membantu kemajuan PMI di ditingkat Nasional maupun Internasional, yang mendasarinya untuk mau memimpin PMI ke depan.

"Perjuagan yang akan saya lakukan adalah melahirkan landasan konstitusional PMI (Undang - undang Kepalangmerahan) yang Insya allah dengan posisi saya di parlemen akan mempercepat lahirnya undang undang tersebut, memperkuat kapasitas PMI provinsi-kabupaten-kota (Pengurus, Staf dan Relawan ) selain itu tentunya melanjutkan program program yang telah digagas dan dilaksanakan oleh para ketua umum PMI sebelumnya," ujar Titiek.

Sebagaimana diketahui, Siti Hediati yang juga merupakan putri mantan Presiden Soeharto dan sekaligus isteri Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, adalah satu-satunya keluarga Cendana yang kini menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar
Panter Jakarta - Partai-partai yang berkoalisi sebagai Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang sudah berdamai di parlemen kembali pecah, sehingga kembali berselisih yang tadi

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Politik Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan, sejauh ini pembangunan partai politik belum menyentuh substansinya. 

Menurut dia, partai politik sulit menjadikan dirinya partai kader karena didirikan dengaan nawaitu untuk mendapatkan kekuasaan semata. 

"Parpol belum dibangun untuk menjembatani rakyat dan elite, antara rakyat dan penguasa," katanya kepada pewarta Panter, Minggu (16/11/2014).

Karena itu, lanjut Siti, tidaklah mengherankan kalau orientasi politikus lebih pada kekuasaan saja. Sebab, kekuasaan bisa jadi segalanya sehingga kalau tak berkuasa akan aneh, janggal dan membuat politikus tak percaya diri. 

"Kekuasaan menjadi alat penting bagi politikus untuk memuaskan kepentingannya," ujarnya.

Ia mencontohkan pimpinan DPR tandingan. Apa maksud dan tujuannya membentuk itu kalau bukan untuk meningkatkan daya tawar kubu KIH? Buktinya, setelah KIH diakomodasi dalam alat kelengkapan dewan (AKD), rujuk pun terjadi. 

Dengaan historis yang kurang baik tersebut, DPR periode 2014-2019 mendapat pekerjaan rumah tambahan yaitu mengembalikan kepercayaan publik

"Mau tak mau trust building perlu dilakukan DPR, baik di internalnya sendiri maupun eksternal, memberikan kepercayaan publik yang kecewa melihat perilaku anggota dewan yang tak dewasa secara politik," tandas dia.[Rey]

Panter Jakarta – Semakin membingungkan dengan adanya DPR RI ‘tandingan’ yang digarap Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di Gedung DPR Senayan menuai beragam penilaian. Ada yang mendukung, dan tak sedikit pula yang mencerca.

Pemerhati politik dari Universitas Andalas, Efrinaldi menilai, sikap yang kini diambil KIH mulai menghambat kinerja anggota DPR. “Terlepas dari mana yang benar, manuver KIH membuat kecepatan DPR bekerja jadi berkurang,” ujar Efrinaldi di Jakarta, Sabtu (1/11). 

Selain itu, tak salah juga jika muncul anggapan bahwa DPR ‘tandingan’ ini, adalah bentuk kekecewaan koalisi yang dinahkodai PDI Perjuangan kepada Joko Widodo, terkait hasil rumusan kabinet yang mungkin tak memuaskan beberapa pihak internal.

“Ya itu bisa terjadi. Mereka (DPR ‘tandingan’) ini adalah ekspresi ngambek. Bisa jadi memang ditujukan kepada KMP (Koalisi Merah Putih) yang menyapu bersih kue kekuasaan di legislatif pusat, bisa juga ngambek ke Jokowi karena jatah menteri tidak sesuai keinginan mereka,” tandas Efrinaldi.

Sedikit kilas balik, fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat membuat DPR ‘tandingan’. Belum bisa dipastikan siapa yang akan memimpin DPR ‘tandingan’. Anggota Fraksi PDI Perjuangan Pramono Anung yang awalnya ditunjuk menjadi ketua, justru tak hadir saat DPR ‘tandingan’ tersebut menggelar paripurna pertama versi mereka, Jumat (31/10).
Panter Jakarta - Ikrar Nusa Bhakti sebagai Pengamat Politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI),mengungkapkan saat ini tak mudah bagi para kader muda di Partai Golkar, untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum partai berlambang beringin itu. 

Pasalnya, mereka harus berhadapan dengan Ketua Umum Partai Golkar saat ini Aburizal Bakrie alias Ical, yang ingin kembali menjadi pemimpin dan memiliki kekuatan besar dalam partai.

“Tergantung kepada upaya mereka saat ini. Kenapa demikian? Karena, mereka harus melawan sebuah raksasa pemimpin golkar, ARB yang masih memiliki kekuatan politik yang cukup besar di internal,” ujar Ikrar dalam diskusi “Mampukah Munas Golkar Memunculkan Pemimpin Pro Perubahan?” di Jakarta Pusat, Minggu, (16/11). 

Menurut Ikrar semakin semakin banyak calon ketua umum di Golkar yang ingin melawan Ical, justru akan semakin sulit untuk mengalahkannya. Ia menyarankan para calon itu justru seharusnya bersatu dan mengumpulkan kekuatan melawan seorang Ical. Hal itu, sambungnya, lebih baik sehingga menutup celah bagi Ical melakukan politik transaksional dan mempengaruhi kader-kader lainnya.

“Golkar ini adalah parpol yang sangat transaksional. Ical bukan tidak mungkin bisa melakukan politik memecah dan mengambil kekuatan lawan-lawan politiknya dengan berikan misalnya janji-janji politik tertentu pada calon-calon penantangnya iming-iming jabatan yang bisa mempengaruhi,” tegasnya.

Para calon ketum lainnya, kata Ikrar, harus menyusun strategi kekuatan baru jika ingin menggulingkan Ical dari kursi kepemimpinan Golkar. “Peluang itu kecil, selama mereka masih terpecah-pecah,” tandasnya
PANTER BOGOR . Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman menyikapi serius pernyataan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Penanaman Modal (BPPT-PM) Kota Bogor Lilies Sukartini yang meralat pernyataan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat yang menyatakan Hotel Amaroossa melanggar garis sempadan bangunan (GSB).

Dengan tegas Usmar mengatakan, apa yang diungkapkan Lilies Sukartini tidak sesuai dengan hasil kajian tim Pemkot Bogor, karena Hotel Amaroossa terbukti telah melakukan pelanggaran berat. “Selain pelanggaran GSB, Hotel Amaroossa juga telah mencemari lingkungan karena membuang limbah ke drainase yang mengalir ke kawasan Kebun Raya Bogor (KRB) sehingga menyebabkan bau busuk yang menyengat. Pengelolaan sampah juga buruk. Analisasi dampak lingkungannya sangat jelek. Hotel Amarossa melanggar kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan,” tegas Usmar di Bogor, Jumat (15/8).

Dugaan pelanggaran IMB Hotel Amaroossa, sudah lama menjadi pergunjingan. Tiga warga Kota Bogor bahkan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Kota Bogor, yang berakhir dengan keputusan membentuk tim pencari fakta (TPF) untuk menginvestigasi dugaan pelanggaran yang dilakukan. Namun walikota belum membentuk TPF. Walikota membentuk tim pemkot yang ditugaskan melakukan kajian dan evaluasi terhadap IMB Hotel Amaroossa. Setelah 10 hari, tim pemkot menyatakan ada pelanggaran GSB, sebagaimana disampaikan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat.

Namun, dua hari kemudian Kepala BPPT-PM Lilis Lilies Sukartini. Lilies mengatakan tidak ada pelanggaran GSB. Pelanggaran GSB yang dikemukakan Sekda Ade Sarip menurutnya disebabkan adanya kesalahan dalam pengukuran yang digunakan secara manual dari luar. Setelah dilakukan pengukuran dari dalam dan menggunakan alat ukur digital, ternyata tidak ada pelanggaran.

Ralat Kepala BPPT-PM dibantah oleh Wakil Walikota Usmar Hariman. “Hotel Amaroossa itu kalau dilihat dari sisi izin IMB-nya ada kekurangan membayar sekitar Rp2,5 juta. Sedangkan dari sisi pelanggaran GSB, sudah dilakukan pengukuran KDB, memang ada kekurangan sebanyak 27 meter persegi. Setelah diakumulasikan, mereka wajib membayar sebanyak Rp107 juta dari seluruh pelanggaran yang sudah dilakukannya,” jelas Usmar. Seharusnya, Imbuh Usmar, pihak Hotel Amaroossa segera saja memperbaiki kesalahan yang dilakukan, dan mengembalikan semuanya berdasarkan aturan yang ada. “Kalau tidak dilakukan perbaikan, saya rasa akan jadi tolok ukur bagi walikota bahwa Hotel Amaroossa memang melakukan pelanggaran berat,” pungkasnya. 

Terkait adanya perbedaan antara Sekda Ade Sarip dan Kepala BPPT-PM Lilis Lilies Sukartini, Usmar mengemukakan sudah biasa. Kasus Hotel Amaroossa itu. Katanya lagi, sepenuhnya ada di tangan Walikota Bogor Bima Arya. “Walikota nanti yang akan menyampaikan hasil kajian dan tindaan yang akan diambil,” katanya.. Sekda Kaget Diralat Kepala BPPT-PM Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengaku kaget dan tak percaya anak buahnya, yakni Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPPT-PM) Kota Bogor Lilies Sukartini , meralat pernyataannya terkait pelanggaran garis sempadan bangunan (GSB) yang dilakukan oleh Hotel Amaroossa. “Saya belum mendengar langsung dari Kepala BPPT-PM yang menyatakan tidak ada pelanggaran GSB yang dilakukan oleh Hotel Amaroossa,” ujar Ade Sarip di Lapangan Sempur, Kota Bogor, Kamis (14/8) yang lalu.

Pelanggaran GSB yang dilakukan Hotel Amaroossa dikemukakan Ade Sarip seperti beberapa waktu lalu . Sementara bantahan dari Kepala BPPT-PM, diberitakan PAKAR pada edisi, Kamis (14/8). Ade Sarip menegaskan, pernyataannya tentang pelanggaran GSB yang dilakukan oleh Hotel Amaroossa, dilandaskan pada hasil kajian dan evaluasi tim pemkot dari lima SKPD yang dibentuk sesuai Surat Perintah (Sprint) Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Tim itu, kata Ade, menyatakan bahwa bangunan Hotel Amaroossa mengalami kelebihan seluas 27 meter persegi. Hasil kajian dan evaluasi itu, imbuh Ade, sudah ada di meja walikota. “Seharusnya langsung saja diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan yang ada. Sebab sudah jelas bahwa hasil kajian tim itu menyatakan terdapat kelebihan bangunan seluas 27 meter persegi. Nah, seharusnya langsung saja diberikan sanksi dan tindakan tegas. Apa sanksinya, tinggal dihitung sesuai ketentuan yang ada, dibayarkan dan masuk ke kas daerah,” tandas Ade Sarip.

Pernyataan Kepala BPPT-PM Kota Bogor, Lilies Sukartini juga menjadi perhatian Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Taufik Khusnun. Menurut Taufik, sangat tidak pantas bantahan disampaikan oleh seorang bawahan. “Pernyataan Kepala BPPT-PM di media massa, sama saja telah mempermalukan sekda. Saya menilai Lilies ini sudah tidak ada tata kramanya,” tegas Taufik.

Bantahan dari bawahan itu, imbuh Taufik, seperti tak ada hirarki di Pemkot Bogor. “Lagi pula, seharusnya bukan BPPT-PM yang membantah, melainkan Dinas Wasbangkim sesuai tupoksinya sebagai dinas pengawasan. Peran BPPT-PM sudah selesai ketika perizinan dikeluarkan,” paparnya.TIM
PANTER Makassar - Kepolisian Daerah (Polda) Sulselbar mengakui adanya oknum polisi yang melakukan tindak kekerasan terhadap jurnalis saat melakukan peliputan aksi penolakan kenaikan BBM di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis kemarin.

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sulselbar AKBP Endi Sutendi saat menemui wartawan pasca-bentrokan di depan kampus Universitas Negeri Makassar.

"Kami minta maaf atas insiden pemukulan yang diduga dilakukan anggota kami. Kami berjanji akan memproses hukum secepatnya anggota yang melakukan pelanggaran," katanya, Kamis (13/11/2014). 

Insiden pemukulan terhadap wartawan televisi Waldy dan fotografer Tempo, Ikbal Lubis yang dilakukan oknum polisi bermula pada saat keduanya melakukan peliputan unjuk rasa mahasiswa yang menolak rencana kenaikan BBM di depan kampus Universitas Negeri Makassar.

Polisi kemudian melakukan pembubaran paksa aksi mahasiswa dengan mengejar hingga ke dalam kampus. Wartawan yang mengabadikan gambar mendapat tindak kekerasan, lantaran polisi yang merusak fasilitas kampus dan memukuli mahasiswa tidak ingin gambarnya diambil.

Koordinasi Relawan Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan berekspresi, Upi Asmaradana menyatakan protes keras terhadap aparat kepolisian yang melakukan tindakan kekerasan terhadap 8 jurnalis.

"Kita telah meminta kepolisian untuk mengambil tindakan 3x24 jam. Teman-teman jurnalis Makassar juga sedang melakukan investigasi atas kejadian ini," ucap dia.(Syahrudin ) *Sumber Liputan6 
PANTER Jakarta, Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang tidak tepat sasaran menyebabkan semakin meningkatnya nilai subsidi yang dikucurkan pemerintah. Untuk mengatasi hal ini dan juga guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus dengan menaikkan harga BBM bersubsidi.

“Tidak ada cara lain, paling mudah satu tanda tangan untuk menaikkan harga BBM,” kata Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla ketika menerima Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) Sudirman di Kantor Wakil Presiden, Rabu (12/11), sebagaimana dikutip dari situs resmi Wakil Presiden RI.

Pemerintah, kata Wapres, telah melakukan berbagai upaya agar dapat membatasi penggunaan BBM bersubsidi, tetapi tidak berhasil, seperti dilakukan pencatatan dengan alat radio yang ternyata juga tidak efektif.

Sudirman mengatakan bahwa Gaikindo mendukung kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Salah satu bentuk dukungan yang dilakukan oleh Gaikindo adalah para produsen otomotif memproduksi mobil dengan berskema low cost and green car (LCGC) yang sistem pembakarannya sudah diprotek dan harus menggunakan oktan yang tinggi ( BBM non subsidi). “Namun yang sulit ternyata pemilik kendaraan karena cenderung memaksakan kendaraannya menggunakan BBM bersubsidi,” ujar Sudirman.-

Gaikindo juga telah melakukan penjajakan penggunaan bahan bakar gas, dengan melakukan pembicaraan dengan para ahli. “Mengingat dalam pelaksanaannya perlu terintegrasi secara baik antara Pertamina dengan SPBG-nya,” ucap Sudirman.

Data menunjukkan, besaran subsidi BBM setiap tahun terus menunjukkan peningkatan. Dalam 5 tahun terakhir, sebanyak Rp 1.300 triliun tersedot untuk subsidi BBM. Padahal dalam kurun waktu yang sama, anggaran untuk kesejahteraan masyarakat hanya Rp 600 triliun. Artinya, subsidi yang tidak produktif tersebut, seharusnya dapat digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jembatan, irigasi dan sarana kesehatan. -

Untuk itu, Pemerintah membuat kebijakan menggeser subsidi yang tadinya subsidi konsumsi menjadi subsidi produktif. Ini bertujuan agar multiplayer ekonomi bisa dibangun dan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 
PANTER Jakarta - Jaksa penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menggeledah rumah mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono di Jl Wijaya 1X no 14 RT 1/4 Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pengeledahan ini terkait kasus pencucian uang yang dilakukan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Bus Transjakarta itu. 

"‎Tim pidana khusus baru berangkat lagi, geledah rumah Udar terkait TPPU," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Tony T Spontana di kantornya, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Tony mengatakan, penyidik menjadwalkan penggeledahan tempat tersebut pada Rabu 12 November. Namun, upaya itu urung dilakukan lantaran telah larut malam. "Hari ini tim penyidik lanjut lagi geledah rumah Udar," ujar dia. 

Pada Rabu 12 November, jaksa penyidik melakukan pengeledahan di 2 lokasi yakni rumah di Kompleks Liga Mas Pancoran dan Apartemen Casa Grande Residence, Casablanca, Jakarta Selatan.

"Hasilnya jaksa penyidik menyita 2 unit (kamar) Apartemen di Kuningan," ujar Tony.
 Tony menjelaskan, selain menyita 2 unit kamar di Apartemen Casa Grande Residence, Casablanca Jakarta Selatan, tim penyidik juga menggeledah aset di Komplek Liga Mas dan menyita sejumlah dokumen dan telepon genggam. 

"Sedangkan pengeledahan di kompek Liga Mas penyidik menyita 3 unit handphone, serta berbagai dokumen lain. Dokumen-dokumen itu berupa akta jual beli, dan beberapa lembar KTP," tandas Tony. 

Udar dijebloskan ke Rutan Salemba cabang Kejagung sejak Rabu 17 September lalu terkait korupsi Transjakarta. Selain dia, jaksa juga menahan tersangka Prawoto, mantan Direktur Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi BPPT yang menjadi konsultan pengadaan bus. Pejabat Pembuat Komitmen Drajat Adhyaksa serta Ketua Panitia Pengadaan Barang Setyo Tuhu. Keduanya ditahan pada 12 Mei 2014 silam. (Yus)Liputan6.com,
PANTER Makassar - Sudah tidak dapat ditahan lagi akibatnya rusuh demo BBM di Makassar memuncak setelah polisi 'menyerbu' kampus Universitas Negeri Makassar (UNM). Fasilitas kampus rusak. Bahkan 4 Jurnalis ikut jadi korban. Dari beberapa Orang Jurnalis yang hendak melakukan investigasi terkena luapan emosi para aparat yang berjaga dan tidak luput pula Jurnalis Metro TV, Waldy, terluka parah terkena pukulan polisi.

Waldy jadi sasaran pukulan polisi saat mengambil gambar di dalam kampus UNM. Saat itu, Kamis (13/11/2014) sore, situasi sedang panas-panasnya. Ratusan polisi masuk kampus dan menangkap dan melakukan kekerasan terhadap mahasiswa akibat pelemparan ke arah polisi dan ada juga pihak polisi kena busur panah .

Akibat luapan emosi serta serangan mahasiswa yang di anggapnya melampaui ketentuan-ketentuan demo yang di anggap anarkis , polisi mulai menyerang balik masuk ke kampus UNM dan tidak di duga juga merusak mobil dosen, motor mahasiswa, dan lobi ruang perkuliahan akibatnya Dosen dan mahasiswa kocar-kacir.

Akibat dari meluapnya emosi dan terjadi rusuhan ini dipicu perusakan mobil polisi di DPRD Makassar dan terlukanya Wakapolrestabes AKBP Totok Lisdiarto akibat terkena anak panah. 

Tapi sangatlah di sayangkan emosi ini meluas sasarannya kepada jurnalis yang sedang meliput juga jadi luapan amarah pihak aparat kepolisian. Korban yang terkena dari pihak jurnalis ada empat jurnalis yang jadi korban pemukulan adalah Waldy dari Metro TV, Iqbal (Fotografer Koran Tempo), Asep Iksan (Koran Rakyat Sulsel) dan Arman (MNC TV). Waldy dilarikan ke rumah sakit dan menerima 5 jahitan pelipis kirinya, sementara 3 jurnalis mengalami luka lebam. 

Kondisi di kampus UNM sudah kondusif menjelang Magrib. Meski demikian, polisi masih bersiaga di Jalan AP Pettarani, lokasi bentrokan mahasiswa dan polisi.(Syahrudin)
PANTER Makassar - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Sutarman menegaskan, jika ada elemen masyarakat dan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa atau demo dengan cara anarkis, pihaknya memerintahkan personel Polri melakukan penindakan tegas. Hal tersebut ditegaskan saat ditemui di gedung Celebes Convention Center (CCC), Rabu (12/11). Menurut Sutarman, demo atau unjuk rasa memang diatur dan dilindungi dalam undang-undang. Polri pun bertindak untuk memberikan pelayanan dan pengamanan serta mengawal.

Namun, unjuk rasa dalam hal ini harus tertib menyampaikan aspirasi bukan dengan cara anarkis. Apalagi, dengan cara menutup jalan dan bakar ban. "Polri harus memberikan pelayanan dan pengamanan saat elemen masyarakat melakukan aksi unjuk rasa atau demo. Karena, demo diatur dan dilindungi oleh Undang-undang. Tapi, dalam menyampaikan aspirasi di muka umum, tidak boleh anarkis seperti pengrusakan dan lain sebagainya. Polri harus melakukan penegakan hukum jika menemukan hal tersebut," ucapnya. Lanjut Sutarman menuturkan, pihaknya meminta kepada masyarakat jika ada barang miliknya dirusak atau dibakar oleh pengunjuk rasa agar dilaporkan kepihak kepolisian.

Hal tersebut kata dia, apa yang dilakukan pengunjukrasa bukan lagi menyampaikan aspirasi seperti yang diatur dalam undang-undang. Melainkan, mereka itu berbuat tindak pidana kriminal. "Kami sampaikan kepada seluruh masyarakat jika ada barang miliknya dirusak ataupun dibakar oleh pengunjukrasa jangan segan-segan untuk melaporkannya ke polisi. Karena apa yang dilakukan pendemo sudah jelas bertentangan dengan undang-undang tentang menyampaikan pendapat atau aspirasi dimuka umum," jelasnya. Diketahui, dalam rangka kunjungan kerja Kapolri Jenderal Pol Drs Sutarman ini untuk melakukan pemantauan kondisi sarana dan prasaranan personel Polri khususnya di wilayah Polda Sulsel.

Selain itu, juga memantau bagaimana sinergitas antara polri dan TNI di Makassar pada umunya Sulsel saat maraknya demo penolakan kenaikan BBM. Kegiatan yang digelar digedung Celebes Convention Center (CCC) dijalan Metro Tanjung Bunga, selain pengarahan pasukan juga sekaligus ajang silahturahmi TNI AD,TNI AL dan TNI AU yang dihadiri oleh Pangkotama/Pangkoopsau II, Lantamal IV ,Pangdam VII Wirabuana dan kapolda Sulsel. Adapun jumlah personil yang hadir yakni Polri 1200 Personil,TNI AD 300 Personil,TNI AL 200 Personil dan TNI AU 200 Personil. (jay/rus)
PANTER Makassar - "Jika pengguna jalan terganggu, kami meminta maaf, tapi ini kepentingan masyarakat banyak. Kenaikan BBM kami tolak karena sangat meresahkan kaum golongan ke bawah," kata fadeli, mahasiswa UNM.

Aksi turun jalan mahasiswa UNM ini juga dipicu lantaran empat rekannya yang tertangkap dan cedera saat bentrokan dengan kepolisian dan TNI, kemarin, bertepatan dengan kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Makassar.

Di tempat terpisah, aksi pemblokiran jalan juga dilakukan di depan UIN Alauddin. Puluhan mahasiswa memblokir jalan protokol dari Kabupaten Gowa menuju Makassar. Pengendara terpaksa melewati rute lorong dari arah Jalan Hertasning. 

Suasana Kota Makassar akibat bentrokan antara polisi dan mahasiswa masih mencekam. Saat ini kedua belah pihak saling berhadapan dan siap 'perang' di Jl Sultan Alaudin, Makassar.

Pantauan terkini , Kamis (4/3/2010), barikade mahasiswa dan polisi hanya dipisahkan jarak sekitar 100 meter. Ratusan mahasiswa terkosentrasi di depan kampus UIN Alaudin. Sementara polisi berada di dekat pertigaan antara Jl Sultan Alaudin dan Jl AP Pettarani.

Situasi di tempat tersebut terasa mencekam. Mahasiswa dan polisi seolah siap perang. Para mahasiswa membekali diri dengan batu dan kayu. Sementara aparat kepolisian berbekal tameng, pemukul, dan pelontar gas air mata. Sebuah water cannon juga tampak disiagakan. 

Situasi ini juga otomatis membuat arus lalu lintas di Jl Alaudin lumpuh total. Arus lalu lintas kendaraan dialihkan ke jalur lain.

Sejumlah dosen dari UIN Alaudin terlihat mencoba melakukan negosiasi dengan pimpinan polisi. Namun hingga kini belum ada hasil yang berarti.

Bentrokan antara mahasiswa dan polisi ini terjadi sejak pagi tadi. Sebelumnya, para mahasiswa telah merusak dua pos polisi di Jl AP Pettarani dan Jl Sultan Alaudin. Aksi brutal itu dipicu tindakan sejumlah oknum polisi menganiaya aktivis HMI bernama Azhari pada Rabu (3/3/2010) malam.
PANTER Bandung - Wakil Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang juga pemilik saham mayoritas Inter Milan, mengundang Persib Bandung untuk melakukan pemusatan latihan di Italia. Hal tersebut disampaikan oleh Komisaris Utama PT. PBB Zaenuri Hasyim Senin 10/11. 

Bukan hanya itu, rencanaya Persib juga berkesempatan untuk menjajal kekuatan tim sekota AC Milan tersebut dalam sebuah pertandingan uji coba. Pemusatan latihan tersebut rencananya akan dimulai bulan Desember mendatang hingga Januari 2015. 

Rencana pemusatan latihan itu guna mempersiapkan diri untuk kembali berjuang di ISL 2015 musim depan. Saat ini manajemen PT. PBB tengah mempersiapkan segala administrasi untuk kelengkapan rencana tersebut. “Kita sedang mempersiapkan segala sesuatunya, saat ini administrasi sedang dipersiapkan, Ucap Zaenuri. (MF/SB)
PANTER Situbondo - Dugaan Perbuatan Melawan Hukum, dengan merusak Akses Fungsi Sosial Masyarakat Di Desa Dawuan Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo, oleh Sekelompok Orang Yang ber-Inisial H. TF, Cs. (60) Yang Kesemuanya warga Setempat, oleh Perwakilan Masyarakat Desa Setempat yakni Sawi (54), Panji Hermawan (23) dan Santohadi (32) yang merasa Dirugikan akhinya Dilaporkan Ke Polsek Suboh di jln. Arak-Arak Bondowoso No. 92 Telp. (0338) 891410 Suboh - Situbondo.

Pelaporan atas oknum dan para pelapor yang diterima oleh Brigadir Fandika pada Kamis (23/10/14). “Saya telah melihat dengan Mata Kepala Sendiri Adanya Perbuatan Yang mengakibatkan Rusaknya Akses Sosial Bagi Masyarakat Di Dusun Krajan RT 02 dan RT. 01 RW. 001, itu Dilakukan Oleh H.TF. dan Cs. 

Sekitar Antara Jam 10.00 s/d. 11.00 WIB, pada Hari Senin (20-10-2014), yang di picu Karena telah dianggap menang dalam ber-Perkara Perihal sengketa Tanah Di Kantor Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo yang Dipimpin Oleh Kasi. PEMERINTAHAN, Sekdes Dawuan dan Kades Dawuan Kecamatan Suboh, Dengan tanpa sepengetahuan Kasi. 

Tantrib dan Camat Suboh serta Petugas PPAT Kecamatan Suboh.”. Jelas Panji Warga setempat. Sementara Menurut Tim LPPNRI dan TPF yang ikut Memantau dalam Perkara Dampak Perbuatan Melawan Hukum Yang Dilakukan Oleh Sekelompok Orang, Mengakibatkan Banyaknya Kerugian Yang Ditimbulkan akibat Perbuatan Tersebut Terhadap Para Pengguna Jalan Setapak Yang telah Digunakan Berpuluh-puluh Tahun Lamanya, sehingga warga biasanya bisa lalu lalang untuk melakukan Aktifitas Perdagangan menjadi Terhambat Bahkan Tidak Bisa Sama Sekali. 

Dan merupakan Tindakan Sewenang-wenang yang Dilkukan Sekelompok Orang Tersebut Dampak yang Dirasakan oleh Kami Telah Mematikan Sumber Nafkah Keluarga, disamping hal tersebut dampak Negatif yang Cukup Dominan adalah akan melahirkan Kerawanan Konflik Terhadap masyarakat yang telah bertahun-tahun melalui jalan tersebut, karena akan mengakibatkan hal-hal yang sangat tidak menyenangkan bagi kami, karena Telah merusak Akses Sosial. 

Kami atas nama Masyrakat Merasa Keberatan dan meminta Pertanggung-Jawaban Tentang Hal Tersebut Diatas agar Penyelesaian Perkara Sengketa Yang Dilakukan secara Sepihak Oleh Sekelompok Pejabat Negara Yang Ikut Berkopenten (KASI PEMERINTAHAN Kecamtan Suboh, SEKRETARIS DESA DAWUAN Dan KEPALA DESA DAWUAN Kecatan Suboh Kabupaten Situbondo). 

Benar-benar Tidak Dilakukan secara Demokratis dan Transparansi yang bersifat Netral Terhadap Semua Pihak, melainkan condong pada pihak tertentu, akan melahirkan konflik yang berkepanjangan dan kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap Pejabat Negara yang berwenang, Sehingga Rasa Pengayoman pada Rakyat, terkesan Hanya Dinikmati oleh Pihak Tertentu yang punya Kepentingan Pribadi yang tentunya akan mengundang masalah baru terhadap Berbagai Kerawanan Masalah Di Masyakat Desa Kami, karena telah Merusak Akses Sosial Masyarakat. Dalam Diam Semua Pasti Bertanya, Mengapa Semua Aparat Desa Setempat Diam dan tidak sama Sekali menunjukkan Pengayomannya Pada Rakyat, Kepala Desa, Sekretaris Dawuan dan Kasi. Pemerintahan Kecamatan Suboh pun Tak Mampu atasi Semua Itu. Ada apa….? Bersambung….! *
PANTER Situbondo - Warga di sekililing Kaget dan berhaburan keluar ketika mendengar ledakan dahsyat yang menghancurkan rumah di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan, terjadi saat Hanafi (45) merakit bom ikan. Tak heran, pria pengrajin kerang itu menderita luka parah, hingga meregang nyawa di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Tangan kirinya juga hancur.

Saat di konfirmasi setelah sadarkan diri "Bapak membuat sendiri (bom ikan, red) kalau ada pesanan. Waktu meledak itu saya sedang nonton TV, sedangkan bapak merakit," papar Jasid, saat dimintai keterangannya di Mapolsek Panarukan, Rabu (12/11/2014).

Keterangan yang dihimpun Panter, selain pengrajin kerang, Hanafi ternyata juga dikenal sebagai tukang rakit bom ikan (bondet). Disebut-sebut, Hanafi biasa menerima pesanan membuat bom ikan dari luar kota, khususnya dari wilayah Pasuruan. Pesanan sering diterima, sejak di Pasuruan ketat dilakukan pengawasan terhadap bom ikan. 

Bahkan, informasinya, bahan bom ikan itu juga konon dari Pasuruan. Hanafi disebut-sebut sudah terbiasa buat bom ikan sejak hampir 2 tahun terakhir. Sebelumnya bahkan juga sempat meledak, tapi diluar rumah dan tidak parah. 

Kapolres Situbondo, AKBP Hadi Utomo, tidak menepis jika korban tewas biasa menerima suruhan membuat bom ikan. Selain memiliki keberanian, Hanafi juga dikenal punya keahlian merakit bom ikan. Namun, Kapolres Hadi belum bisa menyimpulkan, dari mana bahan-bahan peledak yang dirakit oleh korban. 

"Kalau soal bahan peledaknya dari mana, masih kami telusuri. Kita masih terus mengorek keterangan saksi-saksi," papar AKBP Hadi Utomo. 

Sementara beberapa personel Labfor Polda Jatim sudah tiba di lokasi kejadian, di Desa Kilensari Kecamatan Panarukan. Hingga pukul 11.30 Wib, personel Labfor masih melakukan penyelidikan di TKP. Banyak warga masih terus berdatangan ingin melihat. Untuk mensterilkan lokasi, garis polisi masih terpasang mengelilingi lokasi kejadian.*Tim
Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak hewan.-

Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. Setelah melewati proses ini, tidak seperti minyak sayur langsung, biodiesel memiliki sifat pembakaran yang mirip dengan diesel (solar) dari minyak bumi, dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, dia lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan bahan bakar diesel petrol murni ultra rendah belerang yang rendah pelumas. (sheehan, et al., 1998).

Bahan – bahan yang digunakan : Metanol 96%, Natrium Hidroksida (NaOH), Minyak Goreng bekas, Air Suling (Aquades), Asam Asetat. 

Alat-alat yang digunakan : Hot Plate (pemanas listrik), Termometer untuk mengontrol suhu, Mixer atau stirrer. 

Cara pembuatan :

panaskan minyak goreng sampai suhu 55 derajat celcius kontrol suhu nya agar tetap terjaga. lalu campurkan metanol dengan natrium hidroksida agar menjadi larutan metoksid, natrium disini sebagai katalis untuk mempercepat reaksi substitusi dari minyak goreng menjadi ester, lalu campurkan larutan metoksid tadi dengan minyak goreng aduk dengan kecepatan tidak terlalu tinggi selama 1 jam. 

setelah proses pengadukkan selesai, akan terbentuk 2 larutan terpisah, yaitu gliserin dan ester(biodiesel) lalu dipisahkan, biodiesel yang telah dipisahkan dipanaskan pada suhu 70 derajat celcius untuk menghilangkan metanol yang tersisa. lalu masuk ke proses pencucian dengan cara mencuci biodiesel dengan air yang dicampur 1 tetes asam asetat untuk menetralkan pH biodiesel. setelah itu pencucian berikutnya hanya cukup dengan air suling saja, diulang selama 4 kali. setiap proses pencucian dipisahkan selalu dipisahkan dengan air pencuci. 

Percobaan ini sudah saya lakukan sendiri dengan komposisi, 100 mL minyak goreng , 100 mL metanol, dan 2 gram NaOH. Silahkan cobakan ini sendiri dirumah, dengan memanfaatkan ini kita bisa menjaga bumi kita tetap hijau :) Resiko ditanggung sendiri :D peringatan, metanol mudah terbakar . usahakan dijauh kan dari api :)
PANTER Cilacap - Tragis disertai tangis keluarga Sumarti yang ditemukan tewas di Hongkong sebagai TKI asal Cilacap, Jawa Tengah yang siang tadi dimakamkan di pemakaman desa setempat pada Rabu siang (12/11/2014).

Nampaknya kedua orang tua korban nampak tegar mengiringi kepergian anak ketiganya tersebut menuju peristirahatan terakhir.

Sang ayah korban Ahmad Kaliman nampak menahan kesedihan melihat anak ketiganya akan pergi untuk selama-lamanya. 

Sebelum dimakamkan jenazah Sumarti disalatkan dulu di rumah orang tuanya di Desa Gandrungmagu, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah.

Usai disalatkan peti jenazah dikeluarkan dari dalam rumah untuk menjalani ritual sederhana dengan berjalan di bawah peti jenazah Sumarti.

Suratmi,ibu Sumarti yang menggendong anak satu-satunya yakni Hafis Arnovan nampak berjalan di bawah peti jenazah korban sebanyak tiga kali.

Ritual ini menurut kepercayaan agar keluarga dapat melupakan korban yang telah pergi untuk selamanya.

Jenazah Sumarti kemudian diberangkatkan ke pemakaman desa setempat.

Ratusan warga ikut mengiringi kepergian jenasah korban hingga ke pemakaman. Peti jenazah Sumarti Ningsih kemudian dikebumikan dengan iringan doa ratusan warga.(ded)
PANTER BATAM - Ribuan pendemo yang tergabung dalam beberapa serikat pekerja di Batam masih melaksanakan aksinya di depan kantor Wali Kota Batam, Selasa (12/11/2014) siang. Untuk meramaikan aksi tersebut, para buruh membawa 10 Putri UMK 2015. 

Putri UMK 2015 ini berasal dari PUK beberapa perusahaan di Batam. Mereka hadir di tengah-tengah pendemo menggunakan beraneka pakaian adat.

Pakaian adat ini digunakan sebagai lambang kesatuan Indonesia, yang mana buruh di Batam berasal dari beberapa daerah di tanah air.  

Dalam aksi demo kali ini, buruh menuntut tiga hal, yakni menolak kenaikan harga BBM yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi, menolak upah murah dan Rp3.321.000 UMK 2015.

Aksi demo kali ini melibatkan sekitar 6.000 buruh dari berbagai perusahaan di Batam serta sekitar 1.500 personil kepolisian dan TNI.

Sembari menyampaikan orasinya, beberapa perwakilan serikat pekerja mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan guna membahas angka UMK 2015. Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Wali Kota Batam.(Apr)
PANTER PEKANBARU - Sebanyak 70 orang guru dan 960 orang siswa SMAN 3 Rumbai terhenyak dengan wajah penuh duka, ketika Rabu (12/11/2014) jam 07.00 pagi, mereka menemukan seluruh ruangan belajar dan seluruh fasilitas sekolah sebanyak 50 ruangan gedung, sudah rata dengan tanah setelah diamuk dijago merah, dinihari sekira 04.00 WIB.

Mirisnya, seluruh ruang belajar hingga fasilitas lainnya seperti ruang labor, ruang majelis guru, dan ruang komputer bahkan hingga mushalla, habis terbakar.

Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi atas pertintah Walikota Pekanbaru Firadus ST MT, langsung mengunjungi dan meninjau kondisi sekolah tersebut, dan dilanjutkan dengan pertemuan dengan seluruh guru dan para siswa di aula pertemuan yang masih tersisa dan bisa digunakan Wakil Walikota yang didampingi Kadis Pendidikan Prof Zulfadhil, Kepala SMAN 3 Ermiwati, serta salah seorang anggota DPRD Kota Pekanbaru, menyampaikan rasa duka yang dalam, dan meminta pihak dinas dan pihak sekolah serta kecamatan untuk segera melakukan pertemuan marathon mencarikan solusi agar kegitan belajar mengajar tidak terganggu. 

''Ini musibah dan kita semua berduka, tapi kitaƂ jangan patah semangat, saya harap, besok pagi kegiatan belajar dan mengajar tetap berjalan seperti biasa. Mungkin dengan berkoordinasi dengan sekolah lain atau kampus yang tidak jauh dari lokasi sekolah ini,'' ujar Wakil Walikota. 

Langkah lainnya menurut Wakil Walikota Pemko bersama dewan akan mencarikan solusi untuk kembali membangun gedung sekolah, sehingga aktifitas pendidikan tidak terganggu.

''APBD 2015 memang sudah disahkan, tetapi kita bersama dewan akan secara bersama mencarikan solusi agar tahun 2015 bangunan sekolah ini bisa kita bangun kembali. Untuk itu anak-anak jangan patah semangat, terus belajar, persoalan bangunan dan fasilitas sekolah adalah tugas Pemko bersama dinas terkait dan DPRD, anak-anak tugasnya adalah belajar dan belajar,'' ujar Ayat Cahyadi. -

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Prof Zulfadhil dalam laporannya menyampaikan bahwa sudah ada solusi untuk kegiatan belajar dan mengajar untuk 960 orang siswa SMAN 3 Rumbai tersebut.

 ''Insya Allah Kamis (13/11), kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti bisa, ada dua solusi yang kita dapatkan, pertama anak-anak belajar pagi seperti biasa tetapi di lokasi yang terpencar, opsi kedua adalah belajar siang sampai sore di satu lokasi di SPMN 6 Rumbai, kebetulan sekarang Kepala SMAN 3 dan Kepala SMPN 6 Rumbai juga hadir disini,'' ujar Zulfadhil.

Informasi lainnya diterima dari penjaga sekolah Adi Supriyadi (40), bahwa api diketahui sudah berkobar sekitar pukul 04.05, dari ruang majleis guru, Adi mencoba menghubungi pihak pemadam, namun mobil pemadam kesulitan masuk ke akses bangunan karena terhalang gerbang dan gapura yang terbuat dari besi beton sulit ditembus, sementara angin bertiup sangat kecang, sehingga hanya dalam hitungan sekitar 1 jam, seluruh bangunan habis dilalap api. (Apr)
PANTER - Beijing  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dalam pembicaraan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama, masalah terorisme dan radikalisme lebih mengemuka.  "Ya, memang kalau Amerika (AS, Red) tadi memang lebih banyak mengarah misalnya ke terorisme dan radikalisme," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di hotel tempatnya menginap di Beijing, Senin malam. Presiden Jokowi di sela-sela pertemuan puncak Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC), mengadakan serangkaian pembicaraan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara APEC.

Selain dengan Presiden Obama, Presiden Jokowi juga melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Jepang Sinzho Abe, Presiden Korea Park Gyeun-hye, dan Presiden Vietnam Truong Tan Sang. -- Presiden Jokowi mengatakan, dalam pertemuan dengan Presiden Obama tersebut, dirinya mengatakan bahwa penanganan terorisme dan radikalisme di Indonesia berbeda dengan negara-negara lainnya.

"Kami juga menyampaikan bahwa kita mempunyai pengalaman dan juga cara pendekatan yang berbeda, negara lain pendekatannya hanya keamanan, kita punya pendekatan keagamaan dan budaya itu yang membedakan. Itu saya sampaikan dan mereka memberikan penghargaan atas pendekatan-pendekatan itu," kata Presiden.
Menurut Presiden, topik pembicaraan pertemuan bilateral dengan pemimpin negara lainnya lebih banyak diisi terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Presiden Jokowi berkeinginan agar negara-negara lain turut berkontribusi bagi pembangunan infrastruktur Indonesia.
Hal ini menurut Presiden Jokowi, ia sampaikan dalam setiap pertemuan bilateral.
Menurut Presiden, empat negara menyambut baik hal itu. "Dari Tiongkok akan konkret, yang dari Jepang akan konkret, yang ekspansi dari Korea juga akan konkret, Rusia juga akan konkret," kata Presiden Jokowi lagi. (Sumber Antar.com)
PANTER - Sangatta (28/8) - Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Arpan dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengatakan prihatin karena masih terdapat 80 persen warga di enam desa di kecamatan teluk pandan kegelapan karena belum menikmati aliran listrik PLN. 

“Masih sekitar 80 persen warga di kecamatan teluk pandan belum menikmati aliran listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN),” kata Arpan, Kamis. 

Menurut Arpan, dirinya mengetahui persis warga disana masih kegelapan tidak menikmati aliran listrik PLN, karena saya keliling masuk keluar didaerah itu. Misalnya di desa danau redan itu hanya sedikit sekali yang teraliri listrik, kemudian desa suka damai pun begitu masih mayoritas belum ada listrik. Kemudian juga sebagian warga di desa Suka Rahmat dan desa Teluk pandan hingga desa Kandolo lebih banyak yang belum merasakan listrik.

 “Begitu juga warga yang tinggal di teluk Lombok, sangkima lama dan sangkima kecamatan Sangatta Selatan itu seratus persen tidak ada listrik,” ujar Arpan dengan tegas. 

Dikatakan Arpan, bahwa persoalan listrik ini akan menjadi prioritas untuk dia perjuangkan di lembaga legislative, agar warga bisa menikmatinya seperti warga lainnya. Dia juga berjanji akan berjuang nanti di lembaga legislative melalui fraksi, agar nantinya bisa diakomodir dengan mengusulkan ke Pemkab melalui Dinas Pertambangan dan Energy Kutai Timur. 

“Saat reses nanti saya kira persoalan listrik akan banyak disuarakan dan itu akan saya nomor satukan,” kata dia (Sumber :KOPI (as))
PANTER BATAM - Sidak Lima personil Komisi - 4 DPRD Kota Batam, H.Erizal.T.SE dari Fraksi PPP, Fauzan PKB, Ruslan Golkar, dan Suardi Tahirek Nasdem serta Safari Ramadhan Buya PAN, ke SMA-3 Kota Batam, pada Jum'at, 7 November 2014, sekira pukul 15.00 WIB, berakhir positif dan menggairahkan pihak keluarga besar SMA - 3 Kota Batam. Dimana Segala saran dan kritik membangun yang di sampaikan Para wakil rakyat Kota Batam tersebut, di terima dengan baik dan terbuka oleh Kepala Sekolah SMA- 3 Kota Batam, Vivi Kusuma Effendi S.Pd.

Isu miring yang hampir saja menjatuhkan nama baik SMA - 3 Kota Batam, sebagai sekolah unggulan dan juga sekolah favourite, di tepis langsung oleh Ibu Kepala Sekolah, Vivi Kusuma Effendi S.pd. Baik itu isu tentang Murid - murid titipan dan juga isu tentang pungutan jutaan rupiah yang di tarik oleh pihak sekolah pada saat PPDB. Di sampaikan oleh Vivi bahwa : Penerimaan siswa baru berjalan sesuai aturan dan pungutan terjadi berdasarkan persetujuan wali murid, tidak ada pemaksaan dan tidak ada hal yang memberatkan wali murid.

"Sebagai Nakhoda di sekolah ini, dengan semangat 5 S : Senyum - Sapa - Salam - Sopan dan Santun, saya akan bekerja keras - bekerja cerdas - bekerja ikhlas - dan bekerja tuntas, demi kemajuan SMA - 3 ini, agar terus menjadi sekolah unggulan - sekolah favourite - sekolah sehat - sekolah tertib dan anti kekerasan - sekolah dengan segudang image positif, menjadi harapan dan kebanggaan masyarakat Batam - Kepri dan bahkan Indonesia, dengan terus mengembangkan budaya positif, seperti mengembangkan aktifitas keagamaan," ungkap Vivi penuh semangat.

"Sebagai wakil rakyat, Saya sungguh bangga dengan Keberadaan SMA 3, sebagai sekolah unggulan dan juga sekolah favourite. Saya berharap kepada Pihak SMA-3 Kota Batam ini, semoga program - program unggulan yang sudah berjalan di sekolah ini, seperti Program Sistim Kredit Semester (SKS) - Siswa Cerdas Istimewa (SCI ) - Adaptasi Kurikulum dan Penilaian Terukur, bisa terus di kembangkan dan di sempurnakan, bisa terus berjalan dengan baik," ungkap Ketua Fraksi PPP - Plus yang juga seorang Pengusaha Sukses, H. Erizal. T. SE.

"Kami dari Pihak DPRD Kota Batam, dalam hal ini Komisi - 4, siap mengawal Anggaran - Anggaran Pemerintah, yang di alokasikan untuk kepentingan pendidikan. Agar kegiatan - kegiatan pendidikan di Kota Batamtercinta ini, bisa berjalan dengan baik dan lancar, sehingga tujuan pemerintah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa, bisa berhasil dan tidak terkendala," ungkap Fauzan, yang di aminkan oleh semua pihak yang ada di ruang pertemuan SMA- 3 Kota Batam, yang merupakan sekolah unggulan dan sekolah Favourite di Kota Batam ini. (Ndoro Ayu ).
Panter - Indonesia (RI) dan Rusia sepakat meningkatkan kerja sama di bidang infrastruktur khususnya dalam mendukung visi kemaritiman Indonesia. -- Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC di Beijing, China, pada 10 November 2014. 

 “Secara khusus kedua kepala negara membicarakan upaya peningkatan kerja sama investasi Rusia di Indonesia. Di antara investasi yang sedang dikembangkan Rusia di Indonesia adalah rencana investasi pada bidang smelter alumunium senilai tidak kurang dari USD5 miliar,” ujar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam siaran persnya kepada Sindonews, Senin (10/11/2014).

Pertemuan Presiden RI dengan Presiden Rusia juga dilakukan guna mencapai target nilai perdagangan kedua negara sebesar USD5 miliar atau sekitar Rp60,7 triliun pada 2015. 

Dalam tiga tahun terakhir, angka perdagangan kedua negara terus mengalami peningkatan dari USD1,68 miliar pada 2010 menjadi USD2,54 miliar pada 2011, dan USD3,37 miliar pada 2012. 

Pada tahun 2013 nilai perdagangan kedua negara mencapai USD3,52 miliar, naik 4,28% dari tahun sebelumnya.(Sindo)

Labels

Adv artikel bali Banten bisnis Bogor budaya daearh daerah daetah depok Depok derap dewan Featured fenomena fokus gayahidup Headline Hiburan hukum Humas Polda Kaltim investigasi iptek Irian Jaya jabodetabek Jakarta Jawa Barat jawatengah jawatimur Jokowi Kalimantan kaporli Kebersihan kesehatan KPU kriminal kulener kuliner lampung lantik LPII luarnegeri mahasiswa Market masyarakat miskin membangun menteri Metro mitos MSDC Nahdlatul Ulama Nariyahan Nariyahan Nusantara nasional nelayan nias Nur'azizah obat olahraga opini ott Pajak Paluta papua pasar kemiri pdip PDRM Pekanbaru Pelalawan pelayanan Pemalang Pembangunan pembunuhan pemerintah pemilu Pemuda pendidikan penyandangdisabilitas perbaungan peristiwa peristuwa perkelahian anggota DPRD perkelahian anggota DPRD Riau perkemi Pertamina pertanian Perusahaan listrik negara pidana pilkada pinggir PKB pkk Pks pln PLTA Batangtoru pm malaysia PMII PN Medan PN Siantar PNS polisi peduli politik Polres Polres Balikpapan Polres Nias Polres_sidempuan Polresta polrestabes_medan polrestapekanbaru polri Polsek Air Batu polsekskppekanbaru ponorogo ppwi pradi supriatna Presiden prestasi probolinggo profile PT PLN PT_KAI purwakarta rahmansyah_putra_sirait RAPP redaksi Redia Frisna Rista regional Rei renungan Repdem Riau rizal efendy rokan rupiah samarinda samosir sampah depok samsat depok satlantas polres asahan Satma_pp sekda_provsu seleb sepakbola serang serbada sergei Sertijab Sholawatan Siak Siantar Sidoarjo sijunjung Silo Laut simalungun sinabung siswa Slawi solo soroako sosial sosialisasi sukabumi sulawesi sumut Surakarta Susanto Suwandi tamanlalulintas tanggerang tanjung balai tapteng Tasimin tebing tinggi tegal tipikor Tips tmmd tni depok fokus tokoh tokohpemudaaceh trawas Tumpas video Wajo wakapolri walikota depok Wisata

Epaper

Total Pageviews