Select Menu

Slider

Daerah

Hukum

Legislatif

Derap

TNI Manunggal Masuk Desa

Peristiwa

Videos



MAKASSAR,PANTAU TERKINI.CO.ID – Polda Sulsel, Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono menghadiri secara langsung Malam Ramah Tamah Pengambilan Sumpah Jabatan Dan Pelantikan Walikota/Wakil Walikota Dan Bupati/Wakil Bupati Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut di gelar di Pelataran lakipadada Rujab Gubernur Sulsel pada pukul 19.00 wita, Selasa (25/09) malam.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Gubernur sulsel, Forkopimda Sulsel, Ketua DPRD sulsel serta walikota/wakil walikota dan bupati/wakil bupati terpilih.

Adapun walikota/wakil walikota dan bupati/wakil bupati terpilih adalah dari Kota Palopo, Kabupaten Bone, Kabupaten Sinjai beserta Kabupaten Bantaeng.(rls)


PANTAUTERKINI.CO.ID.BREBES – Jalan baru yang dibangun pemerintah melalui Bina Marga Jawa Tengah sepanjang 8,7 kilometer dengan rute Puncak Lio-Hutan Bleketebe-Dusun Ciwindu-Desa Wanoja. Selanjutnya jalan tersebut menyatu dengan jalan Desa Pasirpanjang dan Pabuaran.

Panjang 8,7 kilometer itu mengorbankan tanah milik Perhutani BKPH Salem/KPH Pekalongan Barat dan beberapa areal persawahan/perkebunan warga Desa Wanoja. Pembebasan lahan guna akses baru tersebut kini menemui titik terang dengan telah dilaksanakan pengukuran tanah oleh tim dari BPN (Badan Pertanahan Negara) Kabupaten Brebes diketuai oleh Syahril Pramudita dan Bina Marga Provinsi, Fatoni, Kasi Aset Jalan Bina Marga Provinsi Jateng serta Rubiyanto dari BPT Bina Marga Slawi. Selasa (25/9/18).

Kades Wanoja, Saliyo Pranoto juga membantu proses identifikasi dan pemetaan tanah. Dari data yang didapatkan, setidaknya ada 49 kepala keluarga pemilik tanah asal Desa Wanoja akan mendapatkan penggantian pembebasan lahan.

Sementara direncanakan pengaspalan jalan akan dilakukan pada 2019 mendatang, jalan sudah melalui prosedur tahap pengerasan selama satu tahun. (pendim0713brebes..As).


DEPOK | PANTAU TERKINI | Malam ini, warga Aruba Residence Depok, melakukan aksi damai 1000 lilin untuk Aruba. Aksi ini merupakan aksi simpatik terhadap 7 rumah/keluarga di perumahan Aruba Residence Depok, yang sudah 10 malam tidak bisa menikmati listrik karena diputus secara sepihak oleh pengembang/developer. Aksi damai ini juga sebagi bentuk protes warga terhadap ancaman dan tindakan pengembang yang sewenang-wenang.

Warga bersama korban yang terputus listriknya telah melaporkan kasus pemutusan listrik ke pihak kepolisian karena terdapat unsur pidana.

Warga bersama korban juga telah melaporkan masalah ini ke PLN Depok. Karena menurut warga, persoalan listrik adalah hubungan antara warga dengan PLN, tidak ada hubungannya dengan developer/pengembang. PLN pernah merespon dengan mendatangi perumahan Aruba dengan tujuan menyambungkan kembali listrik yang diputus oleh pengembang. Namun PLN pun dilarang masuk oleh pengembang melalui sekuriti perumahan yang berjaga di pintu masuk perumahan. Dan PLN pun sampai saat ini tidak bisa berbuat apa-apa terhadap 7 rumah/ 7 konsumennya yang dimatikan listriknya oleh pihak ketiga.

Selain 7 rumah/7 keluarga yang saat ini diputuskan listriknya, mayoritas warga Aruba yang lain pun telah diancam pemutusan listrik oleh pengembang melalui surat tertulis yang diedarkan. Bahkan pengembang pun mengancam akan menutup pintu masuk utama ke perumahan.

Tindakan sewenang-wenang pengembang/developer ini dilakukan dengan alasan bahwa warga tidak membayar iuaran pengelolan lingkungan (IPL) kepada developer/pengembang. Padahal dalam berita acara serah terima (BAST) rumah antara warga dengan pengembang, terdapat klausul perjanjian pasal 11 bahwa “….apabila dikemudian hari Perhimpunan Penghuni (PP) telah dibentuk dan dari pihak PP, memutuskan untuk mengelola perumahan ini sendiri, maka iuran tersebut akan ditentukan oleh PP..”. PP telah terbentuk pada April 2013. Bahkan RT telah dibentuk pada Maret 2016. Dan pada Juli 2017, mayoritas warga telah menyepakati bahwa pengelolan lingkungan beserta iurannya dikelola sendiri oleh warga melalui RT. Namun pihak pengembang/developer tidak punya itikad baik untuk menyerahkan pengelolaan lingkungan kepada warga. Dan kemudian secara sepihak menaikan IPL dengan biaya tidak wajar.

Perda Kota Depok No.14 Tahun 2013 menyatakan bahwa pemeliharaan PSU (Prasarana dan Sarana Umum) menjadi tanggung jawab pengembang/developer sampai diserah terimakan ke Pemda kota Depok. Hingga saat ini, PSU belum diserakan ke Pemda Kota Depok. Perda Kota Depok tersebut konsisten dengan Permendagri Nomor 9 Tahun 2009, yang juga mengatur bahwa pembiayaan pemeliharaan PSU sebelum penyerakan ke Pemda menjadi tanggung jawab pengembang (pasal 25 ayat 1).

Aksi malam ini bertujuan mengetuk hati, kemanusiaan, sikap dan kebijakan semua pihak terkait. Oleh karena itu, berikut ini, sejumlah tuntutan warga dalam aksi damai malam ini: 

Pihak Pengembang PT Fibros Development : Hentikan tindakan sewenang-wenang terhadap warga Aruba. Tindakan Developer mencederai kemanusiaan, melanggar hak asasi manusia, dan berpotensi melanggar hukum.

Walikota/DPRD Depok : Walikota dan DPRD Depok harus proaktif untuk melindungi hak warga. Walikota dan DPRD juga harus bersikap keras terhadap pengembang/developer yang sewenang-wenang terhadap warga. 

PLN: Kembalikan hak listrik warga Aruba. PLN harus proaktif dan mengambil sikap atas pemutusan listrik yang dilakukan oleh pihak ketiga. Karena listrik adalah hubungan perjanjian antara konsumen/warga dengan PLN. 

Polres Kota Depok : Usut tuntas tindakan melawan hukum pihak-pihak yang memutuskan listrik warga secara sepihak. Tidak hanya pelaku lapangannya namun juga pengambil keputusannya.

Depok, 22 September 2018
Warga Aruba Residence Depok.
- -


PANTAUTERKINI.CO.ID.BREBES  - Jelang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) RI 2019, Kodim, Polres dan Pemkab Brebes menggelar Apel 3 Pilar, di GOR Sasana Krida Adhikarsa Brebes Selasa (25/9/2018)

Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Condro Kirono yang bertindak sebagai pimpinan apel menyampaikan bahwa dengan melibatkan tiga pilar tersebut diharapkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah dapat aman dan kondusif sehingga berdampak positif bagi lingkungan maupun pembangunan. Pihaknya mengapresiasi dan berharap berharap tiga pilar dapat terus meningkatkan sinergitas untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari yang mengatakan bahwa seluruh unsur 3 pilar harus solid dan bersatu dalam menyelesaikan masalah yang ada di desa guna membantu pemerintah daerahnya. Selain itu, pihaknya berharap profesionalisme TNI-Polri dan Kades, aktif dalam menjaga dan memelihara Kamtibmas melalui integritas masing–masing dengan menunjukan watak, karakter yang berwibawa dan menjadi suri tauladan bagi masyarakat.

“Tiga pilar harus peka dan peduli terhadap permasalahan yang ada di desa dan tiga pilar ini akan menjadi sumber pertanyaan dan pencarian solusi dalam setiap permasalahan. Semuanya harus bisa menjaga integritas masing-masing sehingga masyarakat bisa mengakui kalau 3 pilar sebagai pemimpin yang mampu memberikan solusi yang terbaik.” jelas

Dirinya  menjelaskan bahwa pembangunan dan kesejahteraan bisa tercapai apabila keamanan bisa terjaga, apabila konflik-konflik kecil sesegera mungkin dapat diatasi oleh ketiga pilar sehingga tidak akan meluas dan berdampak pada proses pembangunan. (Red-CN/dim 0713/Brebes)




PANTAUTERKINI.CO.ID.BREBES – Di saksikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti , Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono saat melakukan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Perumahan Graha Bhayangkara Kartika yang berada di Jalan Taman Siswa Kecamatan Brebes, Selasa (25/9/18).

"Program perumahan ini sekaligus menyadarkan dan mendorong para anggota baik TNI maupun Polri untuk punya rumah sendiri, sebab ketersediaan rumah dinas saat ini sangat terbatas bagi anggota aktif. Graha Bhayangkara Kartika, manfaatnya sangat besar sekali, anggota TNI-Polri bisa punya rumah sendiri dengan lokasi berada di pusat Kota Brebes dan dekat dengan tempat kerja,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, rumah merupakan kebutuhan primer yang harus disegerakan guna menunjang kinerja. "Kalau sudah punya rumah, kan kerja bisa tenang, keluarga bahagia, sebab rumah merupakan kebutuhan primer selain sandang dan pangan. Hal ini juga akan berimbas pada meningkatnya pelayanan masyarakat yang lebih maksimal, Meski 108 unit perumahan ini ditujukan bagi anggota TNI dan Polri, namun tidak menutup kemungkinan bagi masyarakat umum untuk bisa memilikinya.

Peletakan batu pertama Graha Bhayangkara Kartika 1 dan 2 itu, secara simbolis dilakukan Kapolda bersama Kasdam IV Diponegoro, Brigjen TNI  Bakti Agus Fadjari S.I.P, M.Si mewakili Pangdam dalam rangka menjalin dan meningkatkan sinergitas TNI-Polri di wilayah. Para pejabat Forkopimda termasuk Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Ahmad Hadi Hariono sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas ide dari Kapolres tersebut dalam mensejahterakan anggotanya dan TNI. (Red-CN)
-


PANTAUTERKINI.CO.ID.BREBES –Dalam rangka memeriahkan HUT TNI Ke-73 tahun 2018, Kodim 0713 Brebes menggandeng PMI dalam kegiatan Bulan Bhakti TNI di Aula Makodim 0713/Brebes. Selasa (25/9/18).

Selain personel Kodim dan Persit, anggota Lanal Tegal, Polres dan Lapas Kelas II-B Brebes juga ikut terlibat Pemuda Panca Marga (PPM) Kecamatan Salem serta warga masyarakat umum juga terpanggil untuk mensukseskan aksi donor darah.

Kasdim, Mayor Inf. Arief Soehartono, S.Pd bahwa, “Menjadi pendonor merupakan sebuah sikap terpuji dengan berbagi sekaligus menumbuhkan empati kepada sesama. Kodim bersama PMI Brebes berusaha membudayakan semangat berbagi kepada masyarakat melalui kemanusiaan donor darah. Bulan bhakti TNI Ke-73, paparnya

Selanjutnya Kabag Pengawas Mutu UTD PMI Brebes, Muhammad Hardiyansya (37) menyatakan bahwa, pihaknya menyiapkan 240 kantong darah bagi para pendonor di Kodim, kebutuhan darah di Brebes rata-rata 40 kantong perhari atau 1.200 kantong perbulan.

Ia juga menjelaskan secara singkat syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pendonor antara lain berumur 17–65 tahun, berat badan minimal 45 kg, Hemoglobin (Hb) minimal 12,5 g %, tekanan darah sistolik 100-180 mmHg dan diastole 50–100 mmHG, nadi 50–100/menit.

“Pendonor juga tidak menderita beberapa penyakit antara lain anemia dan gangguan perdarahan, penyakit kulit kronis, kencing manis, penyakit hati, ginjal, jantung, paru-paru, ayan (epilepsi) dan kejang, kanker, tidak mengidap atau beresiko tinggi terhadap AIDS/HIV, bukanlah pecandu alkohol dan narkoba, tidak bertato, tidak mengalami diare, pendonor tidak mendapat transfusi darah 6 bulan terakhir, tidak mendapat imunisasi virus dilemahkan dalam 2 minggu terakhir, tidak mengkonsumsi aspirin dan antibiotik 3 hari terakhir khususnya bagi pendonor trombosit,”paparnya. (red-CN/Aan)
-
Walikota Depok, KH.Mohammad Idris Dalam Sambutannya

DEPOK
| PANTAU TERKINI |Geliat disetiap Kecamatan untuk menggapai Kota Depok Unggul, Nyaman, Religius sudah harus dan tak terelakan lagi, seperti halnya hari ini selasa 25  Septrmber 2018 dilaksanakan Pembinaan Sinergitas  Kecamatan dan Lomba Kecamatan Layak Anak tahun 2018 di Kecamatan Limo bertempat di Aula Kecamatan dan pelataran Kecamatan untuk peserta UMKM, dan arena anak anak menggambar.

Hadir diacara ini Walikota Depok KH.Mohammad Idris  turut hadir pula  Anggota Dewan dari fraksi Golkar Tajudin Tabri, Ma'mun dari fraksi PPP, Sahat Farida dari fraksi PDIP dan Farida Rahmayanti da
ri fraksi PKS , DPAPMK, Tito Kabag Pemerintahan, Camat Limo Heri Gumilar , Sekcam Satibi, beserta jajaran Lurahnya, Danramil dan Kapolsek Limo/Cinere Kepala UPT, LPM, Karang Taruna, KNPI,  Tokoh masyarakat, agama, ulama, TP PKK dan kadernya, Ketua RW dan RT,  serta masih banyak lagi lainnya

Selaku Walikota Depok KH.Mohammad Idris menyampaikan sambutannya " Tiga unsur dalam penyelenggaraan Pemerintah yakni Pelayanan, Pembangunan dan Pemberdayaan dan  saat ini Pemerintah Kota Depok mempunyai beberapa layanan On Line , perlu diingatkan kembali untuk layanan darurat nomornya 112 dan untuk layanan Kesehatan secara nasional nomornya 119 untuk pengaduan misal tentang infrastruktur aplikasinya namanya SIGAP yakni Sistem Terintegrasi Untuk Aspirasi dan Pengaduan  Kota Depok " ucap Idris

" Selain Sigap Pemerintah Kota Depok juga mempunyai layanan berbasis On Line yaitu Sistem informasi Layanan On Line ( SILO ), aplikasi ini khusus untuk pelayanan ditingkat Kecamatan dan Kelurahan , aplikasi SILO ini sudah siap tergantung Camat mana yang paling berani mengawali pertama kali mengggunakan program SILO ini, sekali lagi kesiapan pihak Kecamatan dan Kelurahan beserta operatornya , Sekcam dan Kasie harus sudah siap demikian pula di Kelurahan Sekel dan Kasienya juga harus siap, nanti ditawarkan oleh Diskominfo ke Kecamatan dan Kelurahan , atau pihak Kecamatan mengajukan kesiapannya , tetapi jangan hanya Camat dan Lurahnya saja siap, semua yang terlibat harus siap , untuk center/centralnya berada di Diskominfo " papar Idris

" Ada lagi applikasi khusus untuk Pemerintahan yakni Depok Window Single ( DWS ), misal ingin tahu Puskesmas Limo maka akan tampil alamat dan Kepala Puskesmasnya dan lainnya, pembinaan Sinergitas Kinerja Se Kota Depok Tingkat Kecamatan saat ini di Kecamatan Limo,  semoga Kecamatan Limo dalam lomba se Kota Depok nantinya bisa juara dan Tahun 2020 mewakili Kota Depok ke tingkat Provinsi, namun ada beberapa kriteria penilaiaan khususnya kinerja Camatnya sekitar70 % _ 80%  yaitu Integritas, Loyalitas,Kapasitas dan Kontributas ( Kontribusi ) " pungkas Idris ( koes - kabiro Depok )
- -