Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

Latest Posts


WAJO,PANTAU TERKINI.CO.ID-Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud dan Amran SE meninjau lokasi kawasan pertanian terpadu Kelurahan uraiyang Kecamatan Majaulang Sabtu 16 Februari 2019.

Adapun yang hadir pada kesempatan itu adalah  Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Staf ahli Bupati, Camat Majauleng, Danramil dan Kapolsek majauleng, Lurah, serta para Penyuluh Pertanian dan para kelompok tani yang ada di kecamatan Majauleng .

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikuktura Ir. Muhammad Ashar  memaparkan bahwa, potensi pertanian kita seluas 100.744 Hektar, sedangkan kawasan pertanian terpadu yang akan menjadi contoh bagi para petani yang tersedia di Kecamatan Majauleng seluas lebih dari 10 hektar

“untuk pemanfaatan sawah disediakan sekitar 2 hektar, sisanya untuk tanaman rumput gajah , tanaman hortikultura cabe, bawang dan sisanya  untuk lahan peternakan serta membuat tempat pertemuan” ungkap ashar

Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan program-program yang unggulan integrated farming system atau sistem pertanian terpadu akan dibangun di sini , dari 25 program yang yang menjadi unggulan kita 

“Integrated farming system merupakan program unggulan kami. Tempat ini akan kita sulap menjadi tempat penggemukan sapi melibatkan potensi mahasiswa-mahasiswa serta para penyuluh pertanian kita untuk membina petani-petani kita, ini akan menjadi pusat menggembleng para petani, menjadi pusat percontohan, mengutus kelompok tani di tiap desa dan bisa menginap untuk mencontoh semangat ataupun skillnya, kita akan membuat dari yang tidak maksimal bisa menjadi maksimal dan ini diharapkan bisa menjadi spirit bagi petani-petani kita” ungkap suami dari Sitti Maryam

“saya mengajak beberapa perusahaan ataupun stakeholder untuk mempersiapkan ini dan bisa mempersiapkan secara mandiri. Saya ingin petani petani kita bangga menjadi petani dengan penghasilannya sendiri, sehingga pikirannya tidak bertumpu untuk menjadi pegawai honorer ataupun pegawai lainnya kita mau mencetak 10.000 interpreneur. Kedepan Wajo akan menjadi pilot project nantinya di Indonesia” sambungnya

Amran Mahmud menambahkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Wajo akan selalu hadir disini untuk memantau , dan sedapat mungkin tempat ini menjadi tempat agrowisata atau wisata pertanian di Kabupaten Wajo

“tempat ini akan kita desain seindah mungkin, kedepannya tidak ada lagi lahan kosong yang tidak produktif , semuanya akan menjadi produktif” kata amran mahmud 

Senada dengan hal tersebut,  Wakil Bupati Wajo H. Amran, SE. dalam sambutannya mengatakan,  peninjauan pertanian terpadu merupakan program andalan kita, karena kita tahu luas pertanian kita yang terluas, ciptakan inovasi kepada petani petani kita.

“Tempat ini akan menjadi pendidikan dari para petani , kita harus meningkatkan hasil pertanian dan menciptakan Branding bagi petani kita, sehingga harga hasil pertanian tidak lagi dimainkan oleh para tengkulak tengkulak, kita menuju ke modernisasi pertanian dengan menciptakan inovasi” kata wakil bupati wajo ini

Di akhir acara dipersilahkan kepada para kelompok tani  atau masyarakat petani untuk berdialog langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati Wajo ataupun kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura


Sumber:Humas Pemkab Wajo
Editor:Lis 


Berbagai komunitas mancing dari berbagai daerah mengadakan mancing bareng negek di setu krling sawangan depok.

Setu keling telah mengalami perubahan yg luar biasa. Sebelum dibersihkan oleh dinas PuPR dan SDA setu ini terlihat sangat tidak terawat dan mengalami sedimentasi.

Warga sekitar setu sangat gembira dengan adanya perubahan setu ini, bagaimana tidak selain warha setempat warga dari tempat lain dapat merasakan manfaat dari setu ini. Selain untuk memancing warga dapat juga melakukan olah raga dan wisata keluarga. Meskipun brlom dikelola dengan baik namun antusias warga terus berdatangan.

"kedepan setu ini akan di tanami satu jenis pohon alpukat,selain untuk menjaga lingkungan menjadi asri masyarakat setrmpat akan merasakan manfaat dari buah alpukat, gerakan ini disebut one tree one home" ujar Kholik sebagai ketua RT.

Silaturahim yg dihadiri hampir 150 pemancing dari  dari sekitar depok, menjadi salah satu kegiatan yg patut dicontoh bukan sekedar memancing saja tapi ada persaudaraan,kebersamaan dan menjaga lingkungan. "inilah yg diharapkan diantara oemancing terjalin rasa persaudaraan tanpa perbadaan". Tutur Sudargo ketua SH2G.(st)

Walikota Depok KH.Mohammad Idris dalam Sambutannya

Depok | Pantau Terkini | Seni dan budaya yang sudah mendunia salah satunya adalah Pencak Silat, minggu 17 Februari 2019 bertempat di lapangan Godam Kelurahan Mampang Kecamatan Pancoran Mas dilaksanakan Pelantikan pengurus Ikatan Pencak Silat ( IPSI ) Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok.periode 2019 - 2023.

Hadir diacara ini Walikota Depok KH.Mohammad Idris didampingi , Kabid Pembinaan Keolahragaan Disporyata  Sri  Rezeki , Ketua IPSI Kota Depok Hasanuddin juga sebagai Camat Tapos, Utang Wardhaya Camat Pancoran Mas beserta jajaran Lurahnya, Dandim 0508 Depok diwakili Kasdim Mayor Arh.Erfan , Kapolsek Panmas atau yang mewakili, Ketua Kumpulan Orang Orang Depok ( KOOD )  H.Dahlan dan para sesepuh serta para jawara silat se Kota Depok



Dalam sambutannya Walikota Depok KH.Mohammad Idris menyampaikan " Kegiatan kegiatan seni dan budaya di Kota Depok hanya  pada batasan kegiatan kegiatan  non  phisik dalam arti kita dorong, kita motivasi anak  anak dan para pengurus sanggar budaya lokal yang berbasis dan berorientasi budaya lokal untuk ditampilkan/diperkenalkan kepada saudara saudara kita diseluruh Indonesia " ucap Idris

" Seperti halnya tahun 2018 diadakan pertemuan Assosiasi Walikota se Indonesia di Kalimantan Utara ( Kaltara ) budaya lokal ini kami tampilkan dan di Tahun 2019 seyogyanya diadakan di Kota Palu namun karena ada bencana maka dialihkan ke Kota Semarang atau Tasikmalaya itupun sedang dilakukan pembahasan oleh Assosiasi Walikota se Indonesia untuk kepastian penetapan Kota dan Daerah penyelenggaraannya " ungkap Idris

" Perlu untuk diketahui Walikota sudah mengeluarkan surat keputusan untuk menggunakan asset /lahan Pemerintah Kota ( Pemkot ) dalam hal pembangunan gedung IPSI  yang ada di Pancoran Mas mari kita bersama bersinergi apabila pembiayaannya dari Corporate Social Responsibility ( CSR ) jika menggunakan APBD perlu adanya Lelang dan lainnya sehingga pembangunanya bisa mundur tahun 2020 atau tahun 2021 , semoga Tahun 2019 ini dapat terealisasi " pungkas Idris

Pengurus IPSi Kecamatan Pancoran Mas periode 2019 - 2023 sebagai  Ketua adalah Abdul Khoir juga sebagai Lurah Mampang , dilantik oleh ketua IPSI  kota Depok Hasanuddin yang juga selaku Camat Tapos. ( Koes - Ka.Perwa Jawa Barat )


 PANTAU TERKINI.CO.ID-Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo tidak hentinya mencari refrensi untuk memajukan Kabupaten Wajo yang lebih baik.
Dengan mengunjungi Direktur Jenderal Kependudukan  Dan Pencacatan Sipil  Kementerian Dalam Negeri  Republik Indonesia , terkait pencatatan nama dan tanggal lahir  penduduk  yang mengalami perubahan sesuai Perpres nomor 96 tahun 2018. Senin, 11 Februari 2019.
Karena selama ini yang berlaku di Kabupaten Wajo, jika ada salah satu huruf nama yang kurang satu huruf namanya , yaitu  ada beberapa  huruf  yang berbeda di  ijasah  dan buku nikah,  warga  yang akan buat KTP mengalami masalah atau dipersulit, biasanya diharuskan melalui proses pengadilan  , walaupun sebenarnya arti dan makna nama sama, tidak berubah nama.
Dari hasil kunjungan Komsi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo di Dikjen Kependudukan dan Catatan Sipil KemendagrI RI, melalui Sekretaris Komsi I , H. Musa menjelaskan bahwa, jika hanya kurang huruf  salah satu nama atau ada lebih namanya, namun makna dan arti nama tidak berubah , hanya melalui Disdukcapil saja yang perbaiki, tidak perlu melalui pengadilan, jelasnya
“Kita sudah dapat kejelasan hasil  refrensi dari Dirjen Kependudukan Dan Catatan Sipil RI, ternyata selama nama tidak berubah arti, tidak perlu melalui proses  pengadilan , tugas Disdukcapil yang perbaiki,  jadi satu lagi keresahan masyarakat sudah terjawab,” kata H. Musa
(Advetorial:Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD Kabupaten Wajo)



WAJO, PANTAU TERKINI.CO.ID-Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Wajo , bidang pemerintahan melakukan kunjungan konsultasi  di Kantor Dinas Dukcapil Provinsi DKI Jakarta , pada Selasa, 12 Februari 2019.


Tujuan kunjungan kerja untuk mendapatkan refrensi terkait pelayanan   Program SIDUKUN Three in One (3 in 1).

 Kunjungan konsultasi di DKI Jakarta, dipimpin oleh Ketua Komisi I H. Ahsanul Hak Nawawi, bersama seluruh anggota  Komisi I.

Sekretaris Komisi I  H. Musa, menjelaskan bahwa, telah mendapatkan refrensi  dari Dukcapil DKI Jakarta, program  SIDUKUN 3 in 1, adalah penyederhanaan prosedur  dari tiga istansi, sistem terintegritas dokumen Kependudukan secara online dari 3 (tiga) istansi , yaitu Rmah Sakit, Disdukcapil, dan BPJS Kesehatan.  Jadi SI DUKUN bukan peraktek perdukunan seperti yang biasa kita dengar, candanya

“Saya jelaskan bahwa , ketika seorang ibu melahirkan bayinya , dari orangtuanya atau salah satu orangtuanya ber-KTP dan atau ber-KK , maka bayi tersebut otomatis (sesuai persyaratan) akan mendapatkan Surat Keterangan Lahir dari RS dan Kartu Identitas Anak (KIA), Nomor Induk Kependudukan (NIK), Akte Kelahiran, nomor Kartu Keluarga (KK) dari Dinas/ Sudin Dukcapil sekaligus mendapatkan anggota BPJS. Apabila anak/ bayi baru lahir tersebut harus mendapatkan perawatan intensif dapat langsung di cover BPJS,” jelas H. Musa

Harapan dari Komisi I , nantinya Program SIDUKUN Three in One ini, juga bisa difungsikan di Kabupaten Wajo, agar dalam melayani masyarakat lebih efisien dan cepat( Advetorial: Humas Dan Protokoler Sekretariat DPRD Kabupaten Wajo)


WAJO, PANTAU TERKINI.CO.ID-Wahda Islamiah mengadakan Musyawarah Daerah (Musda)  Ke III yang diselenggarakan di Gedung Aisyiah Sengkang Kabupaten Wajo , Sabtu 16 Februari 2019 . Hadir pada kesempatan ini dari Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud , S.Sos., M.Si. beserta Ibu Bupati Kabupaten Wajo Hj. Sitti Maryam , S.Sos., M.Si. kemudian Asisten I setda, Kabag Kesra Kabupaten Wajo, Polres Wajo yang diwakilkan , Dandim 1406 Wajo yang diwakilkan , Elfrianto yang merupakan Tim Transisi Pammase dan dari Ketua Wahda Islamiah , Ketua MUI Kabupaten Wajo, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadia, serta ketua Ormas Islam lainnya sendiri serta Undangan lainnya.

Sebagai pembukaan pada acara ini Pembacaan ayat suci Alquran dilanjutkan perisai badar yang merupakan  pencak silat  Wahda Islamiah yang di lakukan oleh anak anak dari Wahda  serta atraksi lainnya . Dan penampilan berikutnya dengan Nasyid yang dibawakan oleh paduan suara dari anak wahdah islamiah . 

Pada Pembukaan Mukerda III disampaikan beberapa solusi diantaranya kita harus  menguatkan Dakwah , menguatkan Ekonomi Syariah , membuka lapangan pekerjaan , memperkenalkan produk berupa tabungan ummat, tabungan haji dan umrah, tabungan pendidikan, pembiayaan termasuk jual beli , sewa menyewa, Investasi sesuai syariah , dan lainnya. 

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Wahda Islamiah Cabang Wajo,  Ayem Supriono mengatakan,  berbicara tentang ormas islam berarti kita berbicara tentang keummatan . Wajo dikenal sebagai kota santri yang identik dengan keislamannya . Wahda siap bersinergi menjadikan Wajo menjadi Wajo sebagai Kota Santri . Wahda sudah memilik cabang di 4 kecamatan pembinaan . Dan sementara perencanaan membangun pusat Wahda Islamiah di Kabupaten Wajo. Dan juga di Bidang pendidikan kami sudah ada  2 Pondok Pesantren dan Sekolah setingkat SMP . 

Dalam Bidang sosial kami sudah ada Lazis Wahda dan sudah berkiprah di Palu kemarin , juga sudah terbentuk Laskar pembela Umat dan Bangsa .

 Selanjutnya Sambutan Ketua Wahda Islamiah Propinsi Sulawesi Selatan Ir. Abdul Rohim mengatakan, Selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wajo,  kemarin dan nantinya  bisa memimpin Wajo 5 Tahun kedepan secara amanah. Wahda Islamiah sudah berada 34 Propinsi di Indonesia . Kehadirannya sebagai sarana pemersatu umat . Diharapkan kita semua bisa bersinergi , diharapkan mengambil peran dan mengoptimalkan peran membangun umat, membangun kebersamaan . Diharapkan kader Wahda memiliki potensi dalam Dakwah , jangan mudah tersusupi oleh kelompok kelompok lain, ambil peran untuk mempersatukan ummat, jalin persaudaraan khususnya di Kabupaten Wajo. Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wajo.

Sambutan  dari Bupati Wajo H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. sekaligus membuka acara Musda III Wahda Islamiah dan peresemian BMT Ummat . Dalam sambutannya  Bupati Wajo mengatakan  terima kasih atas  sumbangan pokok pikiran wahda yang bisa bersinergi dengan Pemerintah kabupaten Wajo , dihari pertama kami menjalankan  tugas ,  ini acara pertama yang kami hadiri, kami diperhadapkan untuk membangun umat di Kabupaten Wajo. Dan kami akan mengawal program mengawal Umat ke depan . Kami bersyukur akan hadirnya  wadah yang mengarahkan masyarakat Wajo mendatangkan manfaat serta menitipkan harapan “Saya berharap untuk kita menghasilkan buah pikiran yang bisa membuahkan keputusan yang bisa bersinergi dengan Pemerintah,” Dr. H. Amran Mahmdu

Lanjut , bahwa 25 Program kami yang akan kami dorong utamanya  Gemantig , Gerakan Mesjid Cantik, sebagaimana kita tahu ada 600 Mesjid di Wajo kita kerja secara bersama sama baik fisik dan lain lain, dan memenuhi syarat sebagai tempat shalat yang sah . Baik kebersihan dan kelayakan , tempat wudhu,  kualitas air, WC dan lain lain. Bagaimana kita  memakmurkan Mesjid , bagaimana memanejemen Masjid kita .

“Kami juga  memprogramkan , Tahfidz Quran kepada anak anak kita . Tujuannya memperbaiki ahlak anak anak kita , sehingga dalam lowongan pekerjaan mereka akan diperebutkan . Sehingga kedepan saya sangat mengharapkan ini bisa terwujud,” harap H. Amran Mahmud

Bupati Wajo juga menjelaskan adanya Gerakan Sadar Zakat juga perlu pengelolaan sehingga Masyarakat dan ASN bisa berbondong bondong pergi membayar zakatnya .

“ Saya akan memulai sebagai yang pertama untuk memulainya ,  pada kesempatan ini saya menyampaikan bentengi diri dan anak anak kita dari paham paham radikalisme ,” tutupnya

Sumber:  Humas Pemkab Wajo
Editor:Muhlis





WAJO,PANTAU TERKINI.CO.ID-Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Wajo terpilih,  Dr. H .Amran Mahmud , S.Sos, M.Si  dan  H. Amran, SE resmi  dilantik oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

Pelantikan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat, 15 Februari 2019.

Amran Mahmud dan Amran resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo periode 2019-2024

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah berharap, agar amanah  yang diberikan oleh masyarakat tersebut dapat dijalankan oleh keduanya dengan baik.

"Besar harapan masyarakat Wajo kepada Bupati dan Wakil Bupati Wajo, jadi harus bertanggung jawab dan Amanah, mereka sudah paham apa yang dibutuhkan masyarakat wajo” katanya.

Pelantikan ini juga dihadiri, Aksa Mahmud (Founder Bosowa), Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati dan Walikota Se Sulawesi Selatan, Keluarga Bupati dan Wakil Bupati Wajo.

Editor:Muhlis


WAJO-PANTAU TERKINI.CO.ID-Kedatangan pemimpin baru Wajo, duo Amran, disambut ribuan warga, dan karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wajo priode 2019-2024
Semangat dan rasa bahagia dan ingin memberikan ucapan selamat dan ingin bersalaman langsung  kepada dua pemimpin baru Wajo, H. Amran Mahmud dan Amran SE, warga rela berdesakan tanpa memperhatikan keselamatan diri sendiri.
Akibat berdesakan dan berhimpitan, dua warga terserang sesak nafas, bahkan salah satunya pingsan di tengah kerumunan ribuan warga, beruntung pihak dari Sat Pol PP Kabupaten Wajo  , telah cekatan memberikan pertolongan dibantu warga,  dengan cepat  menggotong korban ke petugas kesehatan yang sudah siaga berjaga di mobil ambulance untuk diberikan pertolongan
Menantu korban  pingsan bernama Iwan kepada   Media Pantau, Jumat, 15 Februari 2019, menuturkan bahwa,  yang pingsan bernama  Sita  (48) warga Tokampu Keluarahan Siengkang Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan(Sulsel)  
Sedangkan korban sesak nafas  , bernama Aulia (18) saat dikonfirmasi langsung oleh Media Pantau di mobil ambualnce mengatakan bahwa, akibat kepanasan dan terhimpit di tengah  kerumunan warga, dia terserang sesak nafas dan  langsung dievakuasi ke petugas kesehatan untuk diberikan pertolongan pertama.
“Saya warga BTN TAE, tetangga Bupati Wajo, H. Amran Mahmud, dan  masih berstatus pelajar SMAN 1 Wajo, datang bersama keluarga,”kata Aulia
Laporan:Lis

PANTAU TERKINI.CO.ID- Bupati dan Wakil Bupati Wajo periode 2019-2024  usai dilantik oleh Gubernur Sulsel H. Nurdin Abdullah  di  Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan Makassar, Amran Mahmud dan Amran SE langsung menuju Kabupaten Wajo untuk menemui ribuan masyarakat yang menantinya,  untuk foto  booth bersama di halaman Masjid Agung Umul Qura Sengkang, jumat 15 Februari 2019, tiba pukul 17.00 wita

Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Wajo  yang baru dilantik ini,  disambut dengan haru oleh ribuan warga , yang langsung dikerumuni warga untuk mengucapkan selamat, juga nampak Asisten II  H. Jasman Juanda di tengah kerumunan nampak  menyambut dua pemimpin baru Wajo ini . 


Sesuai rencana panitia yang telah disusun oleh Pemda Wajo , usai foto booth, duo Amran, akan menggelar zikir bersama, dan lanjut   ke acara Pesta Rakyat yang dihibur Wali Band. Dan hal menarik yang disuguhkan kepada warga dan pengunjung Pesta Rakyat , adalah kuliner gratis .
Laporan : Muhlis 


SLAWI – Bupati Tegal Hj Umi Azizah melepas Kontingen Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Tegal ke ajang Perkemahan Penggalang Ma’arif NU Nasional II (Pergamanas II) di Buper Wiladatika Cibubur Jakarta. Pelepasan berlangsung di ruang Rapat Bupati Tegal, Jum’at (15/2).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Tegal H. Mahmudin, Ketua PC LP Ma’arif NU Kabupaten Tegal H Alfatah, Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Tegal H Waudin, Pengurus Sako Ma’arif NU Cabang Tegal, Kepala Sekolah, Pembina dan orang tua peserta Pergamanas II.

Dalam sambutannya Umi berpesan agar para orang tua memberikan kesibukan anak2 – anaknya dengan kegiatan positif. Salah satunya adalah Pramuka.”Lewat Pramuka bisa mengantarkan anak-anak kita menjadi pribadi yang berkarakter,” katanya.

Umi menguraikan, bagaimana Pramuka membiasakan disiplin. Bagaimana dalam Pramuka dibiasakan untuk Peduli. Bagaimana dibiasakan untuk menjadi pribadi jujur dan bertanggung jawab. Bagaimana berintegritas dan berakhlak mulia.

“Saya merasakan itu, saat sekolah. Ikut kegiatan Pramuka sangat senang dan gembira. Disana ada kebersamaan, persaudaraan dan dilatih hidup mandiri,” cerita Umi.

Diakhir sambutan, Umi berpesan kepada Pramuka Penggalang Kontingen Pergamanas II agar sepulang dari Cibubur harus membawa oleh-oleh. Oleh – oleh yang dimaksud adalah Pengalaman.

“Manfaatkan kegiatan Pergamanas II di Cibubur dengan maksimal. Berikan pengalaman yang diperoleh dengan teman-temannya. Dan kepada orang tua agar berdoa anaknya tetap sehat dan menjadi kader pemimpin masa depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Sako Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Tegal Haryono mengatakan, Perkemahan Penggalang Ma'arif NU Nasional II (Pergamanas II) akan berlangsung 19-23 Februari 2019 di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta.

“Sako Pramuka LP Ma’arif NU Kabupaten Tegal siap mengirimkan dua regu Penggalang Ma'arif NU dengan komposisi 11 Penggalang Putra dan 12 Penggalang Putri Pramuka Ma’arif NU terbaik yang telah diseleksi dan menjalani Training Center,” ujarnya

Haryono menambahkan, ke 23 Penggalang Ma’arif tersebut berasal dari 9 Gudep / Sekolah pangkalan di lingkungan LP Ma’arif NU Kabupaten Tegal. Sembilan Gudep tersebut yakni MTs NU 01 Warureja, MTs NU 01 Suradadi, MTs NU 01 Tarub, SMP NU 01 Tarub, MTs NU Wahid Hasyim Talang, SMP NU Sunan Kalijaga Adiwerna, MTs NU Sunan Kalijaga Adiwerna, SMP NU 03 Jatinegara dan SMP NU Al Usmaniyah Lebaksiu.

“Pergamanas II menjadi ajang bertemunya Pramuka Penggalang Ma’arif NU se Nusantara. Rencananya Presiden Joko Widodo akan membuka secara langsung Pergamanas II pada Rabu (20/2) mendatang,” imbuhnya. (red Cah/has)
Apel Persiapan

Depok | Pantau Terkini | Jumat bersih ( Jumsih ) Koramil 03 Sukmajaya , Kodim 0508 Depok dalam keterlibatannya mendukung program Pemerintah bersama Camat Cilodong, Lurah Kalibaru, pokja kesehatan dan warga masyarakat di pusatkan di jalan Abdul Gani, 15 Februarii 2019

Danramil 03 Sukmajaya Kapten Inf.Suyono menyampaikan " Kegiatan Jumsih khususnya diwilayah binaannya ini akan terus dilaksanakan dengan tujuan agar lingkungan indah, bersih dan nyaman serta mengantisipasi agar tidak banjir dan wabah demam berdarah " ungkap Kapten.Inf.Suyono

" Selain membersihkan rumput rumput yang sudah tinggi juga sampah sampah yang saat ini titik operasinya di jalan Abdul Gani, kemudian bergeser ke Masjid Jami Al Jihad untuk membersihkan ruangan Masjid dan halaman Masjid " papar Kapten Inf.Suyono

" Setiap ada kesempatan mari bersama sama membersihkan lingkungannya bukan hanya pada hari Jumat saja, minimal lingkungan rumah tangga dahulu sehingga nyaman, asri dan  indah tidak mudah terkontaminasi apabila sudah bersih " pungkas Kapten Inf.Suyono ( Koes - Ka.Perwa Jawa Barat )
Renungan | Pantau Terkini | Pemuda adalah harapan masa depan umat. Berkualitas pemuda hari ini, penuh ketaatan, cerahlah masa depan suatu kaum. Buruk kondisi kaum muda hari ini, suramlah nasib bangsa tersebut di kemudian hari.

Karena itulah Nabi saw. mengingatkan kaum Muslim untuk menjaga masa muda mereka sebaik-baiknya:

اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ…
“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu...” (HR al-Baihaqi).


Sejarah emas Islam mencatat banyak pemuda yang harum namanya karena memuliakan Islam. Sejak Generasi Sahabat hingga Sultan Muhammad al-Fatih yang menaklukkan Konstantinopel yang menjadi gerbang tersebarnya Islam ke Eropa. Kejayaan Islam banyak digerakkan oleh barisan kaum muda.

Para ulama salafush-shalih mendidik kaum tunas muda ini agar kelak muncul generasi penerus umat. Mereka paham, menyia-nyiakan pembinaan kaum muda sama artinya dengan merencanakan kehancuran suatu bangsa.


Krisis Moral Pemuda

Sepatutnya umat hari ini merasa prihatin melihat kondisi para remaja dan pemuda hari ini. Banyak anak muda kita terpapar krisis moral. Su’ul adab dan senang melakukan kekerasan adalah salah satu penyakit akhlak yang kini menjangkiti sebagian remaja di Tanah Air. Data UNICEF tahun 2016 menunjukkan bahwa kekerasan kepada sesama remaja di Indonesia diperkirakan mencapai 50%. Sebut saja kekerasan oleh gang motor, tawuran dan saling bully yang masih mendominasi perilaku remaja dan pelajar. Khusus untuk gang motor, menurut Polda Jabar, 50% pelakunya adalah pelajar.

Kekerasan itu bukan saja dilakukan kepada sesama remaja, tetapi juga kepada orangtua bahkan guru. Beberapa kali netizen dikejutkan dengan viralnya video siswa melakukan tindakan tak terpuji kepada guru mereka. Dari mulai mem-bully guru, merokok di kelas, menantang berkelahi sampai memaki-maki guru dan memukuli penjaga sekolah. Bahkan seorang guru satu SMA di Madura dianiaya seorang muridnya di sekolah hingga tewas.

Selain kekerasan, remaja kita juga rawan terjerat seks bebas. Data yang dikeluarkan oleh sebuah aplikasi penyedia layanan kesehatan memperlihatkan 68% pertanyaan yang diajukan oleh user berkutat pada pembahasan mengenai seks. Mirisnya lagi, mayoritas user yang bertanya mengenai hal serupa merupakan kelompok remaja antara 16-25 tahun.

Perilaku seks bebas remaja dan pelajar biasanya meningkat pada perayaan Hari Valentine. Sejumlah media massa memberitakan bahwa pada malam Valentine penjualan kondom justru meningkat. Ironisnya, pembelinya kebanyakan adalah remaja tanggung.

Perbuatan bejat ini berdampak pada meningkatnya kehamilan tak diinginkan (KTD) dan aborsi oleh remaja. Menurut Peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, Sri Purwaningsih, tingkat remaja yang hamil dan melakukan upaya aborsi mencapai 58%.

Perayaan Valentine semakin marak karena banyak pihak yang mensponsorinya. Televisi swasta, tempat-tempat hiburan, hotel dan mal menggelar berbagai Perayaan Valentine. Mereka menyediakan berbagai voucher hadiah, termasuk menginap bagi pasangan muda-mudi, tak peduli status pernikahan mereka.


Tanggung Jawab Semua Pihak

Menyikapi kekerasan pelajar terhadap guru, Mendiknas Muhadjir Effendie justru meminta guru untuk melakukan introspeksi. "Gurunya juga harus introspeksi supaya bisa tampil berwibawa, disegani oleh siswa. Itu juga mutlak. Guru itu harus jadi teladan, harus jadi contoh…," katanya kepada wartawan.

Padahal tak hanya guru. Semua pihak harus introspeksi diri dan berbenah. Pasalnya, banyak pihak yang terlibat dalam pendidikan remaja. Pertama, orangtua adalah pihak pertama dan paling utama dalam pendidikan anak. Faktanya, hari ini banyak orangtua abai dalam menanamkan keimanan dan adab-adab islami kepada anak-anak. Orangtua lebih menekankan prestasi belajar ketimbang pembentukan kepribadian Islam. Mereka luput mengajarkan anak soal halal-haram dan adab. Terbukti banyak remaja Muslim yang pacaran, bahkan terjerumus ke dalam seks bebas, tindak kekerasan, dan cacat moral lainnya.

Kedua, negara wajib menyelenggarakan pendidikan berbasis agama (Islam). Bukan seperti saat ini, sistem pendidikan cenderung sekular. Islam dipisahkan dari dunia pendidikan. Berulang negara malah mencurigai remaja dan pelajar yang mendalami Islam dengan tudingan terpapar paham Islam radikal dan Khilafah. Bahkan sempat muncul tudingan bahwa rohis sekolah menjadi bibit-bibit kemunculan terorisme. Sekolah dan kampus lalu dijadikan sasaran program deradikalisasi ajaran Islam. Akhirnya, Islam makin dijauhkan dari dunia pendidikan.

Ketiga, aturan sosial dan hukum yang berlaku banyak mengabaikan perlindungan pada moral remaja. Tak ada pencegahan dan sanksi bagi remaja yang melakukan hubungan seks bebas atau melakukan aborsi. Belakangan sedang digodog RUU Perlindungan Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang justru berpotensi melegalkan seks bebas dan aborsi.

Remaja pelaku kekerasan juga kerap lolos dari jerat hukum karena dianggap masih di bawah umur. Karena itu mereka hanya dikenakan pembinaan sekalipun melakukan tindak kejahatan pembunuhan.


Bila keadaan ini yang terus terjadi, bagaimana remaja Muslim di Tanah Air bisa menjadi generasi terbaik?


Jadilah Pemuda Terbaik!

Para remaja dan pemuda Muslim sudah saatnya sadar bahwa di pundak mereka kelak akan diletakkan amanah memimpin umat dan membangun negeri. Masa muda bukanlah masa untuk menceburkan diri dalam suasana hedonisme, bersenang-senang tanpa batas halal dan haram, sambil berpikir bahwa umur masih panjang. Nabi saw. telah mengingatkan:

اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِك، وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
“Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, keadaan kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum saat sibukmu dan saat hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR al-Baihaqi).


Masa muda hanya sekali dan waktu tak bisa diputar kembali. Bila masa muda habis untuk memuaskan hawa nafsu, kelak akan datang penyesalan pada hari tua. Bahkan tak sedikit manusia yang telah rusak jiwa dan raganya pada usia muda. Imam Hasan al-Bashri pernah berpesan, "Wahai kaum pemuda. Kadang tanaman yang masih muda pun bisa rusak dan mati karena terkena hama sehingga ia tidak bisa sampai ke masa panen."

Para pemuda yang bisa mengendalikan dirinya dari hawa nafsu mendapatkan pujian dari Allah SWT. Sabda Nabi saw.:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَعْجَبُ مِنَ الشَّابِّ لَيْسَتْ لَهُ صَبْوَةٌ
“Sungguh Allah ‘Azza wa Jalla benar-benar kagum terhadap pemuda yang tidak memiliki shabwah.”  (HR Ahmad).


Mereka adalah kaum muda yang meninggalkan hawa nafsunya yang negatif dan berbuat baik dalam agama. Para pemuda semacam inilah yang akan Allah SWT beri kedudukan istimewa kelak pada Hari Akhir. Sabda Nabi saw.:

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ :...  وَشَابٌّ نَشَأَ فِى عِبَادَةِ رَبِّهِ
“Ada tujuh golongan manusia yang akan Allah naungi dalam naungan-Nya pada hari tidak ada naungan kecuali hanya naungan-Nya:… pemuda yang tumbuh dalam suasana ibadah (ketaatan) kepada Tuhannya.” (HR al-Bukhari).


Yang Harus Dilakukan Para Pemuda


Untuk itu para pemuda harus melakukan sejumlah hal: Pertama, hujamkan keimanan bahwa Islam adalah agama yang paripurna; mengatur urusan dunia dan akhirat, bukan sekadar spiritual. Tak ada agama serta sistem kehidupan yang terbaik kecuali hanya Islam (Lihat: QS Ali Imran [3]: 85).

Kedua, kaji Islam sebagai ideologi, bukan sekadar ilmu pengetahuan. Mereka wajib terikat dengan syariah Islam. Dengan terikat pada syariah Islam, pemuda Muslim akan menilai baik-buruk berdasarkan ajaran Islam. Mulai dari pergaulan dengan lawan jenis, adab kepada orangtua dan guru sampai memilih pemimpin akan dilandasi dengan nilai-nilai Islam.

Ketiga, senantiasa memiliki sikap berpihak pada Islam, bukan netral, apalagi oportunis demi mencari keuntungan duniawi. Banyak remaja dan pemuda Muslim hari ini yang hidup bak pucuk pohon ditiup angin. Ke mana angin bertiup ke sanalah mereka terbawa. Pemuda Muslim harus memiliki keteguhan pada Islam hingga akhir hayat.

Keempat, terlibat dalam dakwah Islam demi tegaknya syariah dan Khilafah Islam. Sungguh kemuliaan Islam hanya bisa tampak bila umat, khususnya kaum muda, senantiasa berdakwah untuk menegakkan Islam. Al-Quran telah merekam keteguhan iman dan kesungguhan perjuangan para pemuda Kahfi hingga mereka mendapat pertolongan dan perlindungan Allah SWT (Lihat: QS Kahfi [18]: 13-14).

WalLâhu a’lam bi ash-shawab. []


Hikmah:

Nabi saw. bersabda:
لاَ تَكُونُوا إِمَّعَةً تَقُولُونَ إِنْ أَحْسَنَ النَّاسُ أَحْسَنَّا وَإِنْ ظَلَمُوا ظَلَمْنَا وَلَكِنْ وَطِّنُوا أَنْفُسَكُمْ إِنْ أَحْسَنَ النَّاسُ أَنْ تُحْسِنُوا وَإِنْ أَسَاءُوا فَلاَ تَظْلِمُوا
“Jangan kalian menjadi imma’ah! Kalian berkata, ‘Jika manusia berbuat baik, kami pun akan berbuat baik. Jika mereka berbuat zalim, kami juga akan berbuat zalim.’ Akan tetapi, kokohkan diri kalian. Jika manusia berbuat baik, kalian juga berbuat baik. Jika mereka berbuat buruk, jangan kalian berlaku zalim.”
(HR at-Tirmidzi). []


Tegal – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0712/Tegal Mayor Inf Akhmad Aziz memberikan motivasi dan penyemangat kepada Satuaan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Tegal pada kegiatan latihan Parade dan Defile yang diselenggarakan oleh Pemkot Tegal. bertempat halaman Kantor Satpol PP, Kamis (14/02/2019)
Margadana – Kelurahan Pesurungan Lor laksanakan sosialisasi Bebas Buang Air Besar Sembarangan (STOP BABS) di pendopo Kelurahan Pesurungan Lor, Kec.Margadana, Kota Tegal. Jumat (15/02/19)


PANTAU TERKINI.co.id.Depok
Kejahatan selalu mengintai anda disetiap kesempatan untuk itu berhati hatilah dan selalu tetap waspada,, seperti halnya kejadian pada jumat 15 Februari 2019 dinihari dijalan  Sentosa Raya ( Depan PLN ) Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok.

Korban ( LRT ) berniat mau beli batagor didepan Kantor PLN Sukamjaya , kemudian dihampiri oleh pelaku berboncengan 3 orang dengan mengendarai sepeda motor terjadilah perampasan Hand Phone ( HP ), korban berteriak sambil mengejar pelaku bersama warga masyarakat, 2 orang pelaku lolos melarikan diri sedangkan 1 orang tertangkap warga dan akan dihakimi /amuk oleh Massa, kami amankan ke Koramil 03 Sukmajaya "  jelas petugas Babinsa Koramil 03 Sukamajaya Sersan Mayor Karlan.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah  sebilah samurai, celurit, topi warna putih, dompet warna hitam dalam keadaan kosong.

Selanjutnya pelaku bersama barang bukti diserahkankan ke Polsek Sumajaya untuk diproses  dan ditindak lanjuti .( Koes - Ka.Perwa Jawa Barat )
Slawi - Danramil 14/Slawi Kapten Arh Asep Koswara beserta Anggota melanjutkan pemberian pembekalan kepada siswa SMKN 2 Slawi pada kegiatan "Susulan Dik Karakter dan Penguatan Wawasan Kebangsaan Siswa siswi Kelas X dan XII yang tidak mengikuti kegiatan pada Gel 1 dan 2”, Jumat (15/02/19).
Tegal - Anggota Kodim 0712/Tegal melaksanakan kegiatan Jumat Bersih pada Jum’at (15/02/2019). Kegiatan kali ini mempunyai sasaran pembersihan pangkalan, perawatan tanaman serta pembersihan kaca-kaca ruang kantor staf guna menciptakan suasana lingkungan yang bersih dan sehat yang merupakan awal hidup sehat.
Renungan | Pantau Terkini |Perzinaan, baik yang dilakukan dengan alasan ‘kasih sayang’ di hari Valentine maupun dilakukan dengan alasan ekonomi, disamping akan mencelakakan di akhirat, di duniapun bisa membuat celaka. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Tengah (Jateng) memperkirakan sekitar 27.000 pelajar di Jateng terindikasi mengidap HIV/AIDS (Solopos.com, 29/11/18). Sementara di Banjarbaru, KPA Kota Banjarbaru menyebut setiap pekan, satu orang terjangkit HIV/AIDS di Kota Banjarbaru, itu hanya yang terdeteksi KPA (banjarbaruklik.com, 12/8/17).

Keselamatan yang sebenarnya adalah selamat di akhirat kelak, kecelakaan yang hakiki juga celaka di akhirat. Oleh sebab itu kampanye penggunaan kondom, walau mungkin bisa ‘menyelamatkan’ generasi dari AIDS –ini masih diperdebatkan -dan ‘menyelamatkan’ dari Kehamilan yang Tidak Diinginkan (KTD), namun sama sekali tidak akan secara hakiki menyelamatkan generasi, justru sebaliknya akan menjerumuskan mereka ke jurang kecelakaan yang tiada terkira; menjerumuskan mereka ke dalam lubang neraka!.

Islam telah memberikan aturan, yang jika dijalankan dengan baik in syaa Allah akan menyelamatkan generasi, bukan hanya di dunia, namun juga akhirat. Tidak tanggung-tanggung, untuk mengatasi permasalahan ini Islam melibatkan tiga aspek: individu, masyarakat, dan negara.

Kepada individu ditanamkan keyakinan bahwa perzinaan adalah dosa besar. Allah berfirman:

وَلا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلا
“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” ( QS. Al Isra’: 32 ).

Islam juga mengharamkan jalan yang mengantarkan kepada zina, seperti berduaan dengan lawan jenis (khalwat), memandang dengan syahwat, membuka aurat, ikhtilat, dll, baik dengan melakukannya akhirnya terjadi perzinaan ataupun tidak.

Masyarakat juga diminta menjaga lingkungannya supaya tidak terjadi perzinaan dan berbagai kemaksiyatan lainnya. Pengabaian terhadap hal ini di ancam dalam hadits:

إذا ظهر الزنا و الربا في قرية فقد أحلوا بأنفسهم عذاب الله
“Jika telah nampak dengan jelas zina dan riba dalam suatu kampung, maka sesungguhnya mereka telah menghalalkan adzab Allah atas mereka.” (HR. Al Hakim dalam al Mustadrak).

Adapun dalam level negara, seorang penguasa dituntut untuk menerapkan seluruh hukum syara’, mendidik rakyat agar bertakwa kepada Allah, menjauhkan setiap hal yang bakal merusak akhlak masyarakat, walau hal tersebut hukum asalnya mubah, memudahkan bagi siapa yang mau menikah dan menghukum siapa saja yang membuat pelanggaran, bukan hanya menghukum, namun mempertontonkan hukuman itu di depan masyarakat agar membekas dalam diri masyarakat akan kejinya perbuatan zina. Allah berfirman:

الزَّانِيَةُ وَالزَّانِي فَاجْلِدُوا كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا مِائَةَ جَلْدَةٍ وَلَا تَأْخُذْكُمْ بِهِمَا رَأْفَةٌ فِي دِينِ اللَّهِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَلْيَشْهَدْ عَذَابَهُمَا طَائِفَةٌ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.” [QS. An Nûr : 2]

Pintu perzinaan ditutup rapat oleh Islam, sementara pintu pernikahan dibuka lebar bagi siapa yang berazam untuk menikah. Begitu mudahnya menikah, pernah  kepada seorang lelaki yang ingin menikah namun  tidak memiliki harta apapun untuk mahar, bahkan cincin dari besipun dia tidak mampu menyediakan, Rasulullah bertanya:

مَاذَا مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ
“Apa yang ada padamu dari Al Qur`an.”

Ia berkata,

مَعِي سُورَةُ كَذَا وَسُورَةُ كَذَا عَدَّدَهَا
“Padaku ada  surat demikian dan surat demikian.” Lelaki itu menghitungnya.

Beliau bertanya:

تَقْرَؤُهُنَّ عَنْ ظَهْرِ قَلْبِكَ؟
“Kamu menghafalnya dengan baik?”

laki-laki itu menjawab, “Ya.”

Akhirnya Beliau saw bersabda:

اذْهَبْ فَقَدْ مَلَّكْتُكَهَا بِمَا مَعَكَ مِنْ الْقُرْآنِ
“Pergilah, sesungguhnya aku telah menjadikan wanita tadi milikmu (menikahkanmu dengan wanita itu) dengan (mahar mengajarkan hafalan) al-Qur`an yang ada padamu.” [HR. al-Bukhory].

Demikianlah jika hukum Islam dipergunakan maka menyelamatkan generasi dari perzinaan dan pergaulan bebas bukanlah hal yang amat sulit. Sebaliknya jika Islam diabaikan, syari’ahnya di’kriminalkan’, hal-hal porno, membuka aurat, dan kemolekan tubuh diumbar secara langsung dan lewat berbagai media, pintu pernikahan ditutup bagi yang belum berusia 18 tahun, sementara pintu perzinaan terbuka lebar, maka mengatasi perzinaan akan menjadi hal yang sulit, atau bisa dikatakan mustahil. Bagaimana tidak ‘mustahil’, tiap hari ‘dirangsang’ lewat berbagai media, namun tidak diberi ‘jalan keluar’ melainkan dengan pacaran dan perzinaan, jika bukan semata-mata selamat karena penjagaan Allah, siapa yang tahan?.
( Al Ustadz M Taufik NT, Ulama Banjarmasin Kalsel).


Keera | Pantau Tetkini | Bhabinkamtibmas Polsek Keera Polres Wajo Polda Sulsel Desa Paojepe Kecamatan Keera Bripka Setiawan melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan parit/saluran air bersama masyarakaat binaannya di Desa Paojepe Kecamatan Keera Kebupaten Wajo.

Untuk mengaplikasikan tugas dan peran seorang Bhabinkamtibmas, selalu melakukan pendekatan persuasif dan humanis sehingga program Kepolisian dapat dirasakan oleh masyarakat yaitu dengan melakukan upaya nyata, membaur dengan masyarakat bahu membahu bekerja bersama dengan masyarakat di desa binaanya.

Upaya nyata tersebut antara lain dengan cara terjun langsung melakukan kegiatan gotong royong bersama warga masyarakat membersihkan saluran air seperti yang dilakukan oleh bhabinkamtibmas Desa Paojepe Bripka Setiawan membersihkan saluran air tersebut bertujuan untuk mengantisipasi banjir pada musim hujan seperti sekarang ini.

Makassar | Pantau Terkini | Pada hari Kamis tanggal 14 Februari 2019 pukul 20.00 wita Kapolres Wajo AKBP ASEP MARSEL S, S.IK bersama Muspida Kabupaten  Wajo,  menghadiri acara malam ramah tamah Bupati Wajo terpilih bertempat di Rujab Gubernur sulsel.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Gunernur Sulsel Prof. NURDIN ABDULLAH didampingi Ibu sekaligus memberikan beberapa arahan.

Adapun yang hadir pada acara itu, Bupati Wajo Terpilih, Bupati Luwu Terpilih, Muspida Kabupaten Wajo, Muspida Kabupaten Luwu dan rombongan.

Pada acara malam ramah tamah, Nurdin Abdullah menyampaikan arahan kepada Duo Amran , bahwa Pilkada telah usai, kini tinggal keduanya melaksanakan program kerja dengan baik, ucapnya.

Editor: Lis


Sambas | Pantau  Terkini | Sudut Pandang
Meski berada jauh di pedalaman Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, semangat silaturrahmi alumni SMP PGRI 6 Bekut layak diapresiasi. Ini terlihat dengan kembalinya diadakan acara silaturrahmi di halaman SMP PGRI 6 Bekut Jl.H. Hasan Desa Bekut Kec. Tebas Kab. Sambas, Rabu (13/2/2019).
Reuni dengan tema “Melalui Semangat Silaturahmi Alumni SMP PGRI 6 Bekut di Nuansa Imlek 2570”, dihadiri sekitar 200 alumni berbagai angkatan yang datang dari berbagai daerah.
Turut hadir para Dewan Guru SMP PGRI 6, Anggota DPRD Provinsi Kalbar Timotius Ketak, dan Anggota DPRD Kab.Sambas Bui Khiong yang merupakan alumni sekolah tersebut.
Ketua Panitia Silaturrahmi Alumni SMP PGRI 6 Bekut, Khoi Nen mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bergotong royong sehingga acara silaturrahmi dan syukuran atas pengaktifan kembali sekolah dapat terealisasi.
“Terima kasih kawan-kawan semua yang telah meluangkan waktunya untuk menghadiri acara silaturrahmi atau reuni ke-IV SMP PGRI 6 Bekut, semoga kebersamaan dan semangat silaturrahmi terus terjaga hingga akhir hayat kita,” ucap pria yang akrab disapa Ahiung itu.
Penanggung jawab acara Urai Sumadi, S.Pd mengapresiasi semangat yang ditunjukan oleh anak didiknya semasa mereka mengenak seragam putih biru di SMP PGRI 6 Bekut.
“Alhamdulillah, murid-murid saya sampai saat ini masih tetap kompak bersatu untuk menjalin silaturahmi, tidak melupakan sekolahnya di kampung halaman, sebagai guru tentunya saya bangga sekali,” ujar guru bersahaja ini.
Menurutnya, melalui reuni ini dapat terus terjalin silaturahmi dengan sesama alumni, dan para guru yang pernah mengajar di SMP PGRI 6 Bekut.
“Acara ini bertepatan dengan perayaan Imlek 2570, sekaligus syukuran pengaktifan kembali SMP PGRI 6 Bekut, semoga semangat silaturahmi kita semua dapat terus terjaga sampai kapan pun, sehat, sukses dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa untuk kita semua,” ucap Sumadi.
Diaktifkan Kembali
Pada kesempatan itu, ia juga bersukur SMP PGRI 6 Bekut akan dibuka kembali setelah 8 tahun tidak aktif dengan nama SMP PGRI 1 Tebas.
“Sejak tahun 2012, SMP PGRI 6 Bekut ditutup, karena banyaknya SMP Negeri maupun swasta di Kecamatan Tebas, Alhamdulillah akan dibuka kembali pada tahun 2019 sebagai satu-satunya sekolah percontohan sekolah gratis untuk membantu masyarakat tidak mampu,” ungkap Sumadi.
Ia mengatakan, kehadiran SMP PGRI 1 Tebas akan menjadi solusi bagi para orangtua yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan anaknya setelah lulus SD.
“Para orangtua tidak perlu lagi memikirkan biaya SPP bulanan, uang ini itu, semua gratis, termasuk semua seragam sekolah kami subsidi, semoga kedepannya kami juga dapat menyediakan buku, tas dan sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya,” ucapnya.
“Dibuka kembali sekolah juga berkat peran para alumni, kami bertekad membantu pemerintah untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa, khususnya di Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas, karena pendidikan itu sangat penting untuk masa depan anak,” tutur Sumadi.
Anggota DPRD Provinsi Kalbar Timotius Ketak dan anggota DPRD Kab.Sambas, Bui Khiong mengapresiasi semangat silaturahmi para alumni.
“Kami juga mengapresiasi perjuangan Pak Sumadi yang telah memperjuangkan dibukanya kembali SMP PGRI 6 Bekut dengan nama SMP PGRI 1 Tebas, ini luar biasa,” ucap Timotius Ketak.
Hal senada dikatakan Victor, alumni yang saat ini menetap di Jakarta. “Senang sekali dapat bertemu teman-teman semasa sekolah, dan ada kabar menggembirakan bahwa SMP PGRI 6 Bekut akan dibuka kembali setelah 8 tahun mati suri sebagai sekolah gratis untuk membantu masyarakat di Kecamatan Tebas,” kata Staf Ahli DPR-RI ini.
“Semoga para pahlawan pendidikan seperti Pak Sumadi, dan para dewan guru lainnya, termasuk rekan-rekan alumni semua sehat, dan selalu dalam lindungan-Nya,” ucap Victor.
 



Bogor | Pantau Terkini | Warga Kota bogor, kelurahan mekar wangi, Kecamatan Tanah sereal Kota bogor kecewa dengan buruknya pelayanan Dinas kependudukan dan catatan sipil.
Menurut keterangan hayat ,” saya sangat kecewa sudah dua tahun KTP anak saya belum jadi.Yang  membuat lebih kesal lagi , tetangga saya yang sama pada saat pembuatan nya sudah jadi.
Ketika di komfermasi ke lurahan Mekar wangi,” KPTnya belum jadi ,” kata staf kelurahan siang itu  rabu (13/2).
Hal yang sama juga di ungkapkan Lurah Mekar wangi,” KTP nya belum jadi. Pihak kelurahan Cuma melaksanakan saja, yang mencetaknya pihak Dinas Dukcapil,”kata Andi.S.Ip.
Kota Bogor belum menerapkan sisten pencetakan e KTP di tiap-tiap kelurahan, tidak seperti di Jakarta. Setaf saya kasi kependudukan mau ngundurin diri,kesal di tanyaan masalah ktp warga yang belum jadi. Kami Cuma buat surat pengantar selanjutnya pencetakan pihak dinas.
 Lebih lanjut Andi menambahkan,”Pihak kelurahan jadi korban kekesalan  warga yang urus KTP bulum jadi-jadi,” tambah Andi siang itu diruang kerjanya.  (Barata/ ho)



Wajo |Pantau Terkini | Menjelang pelantikan Bupati Wajo dan Wakil Bupati Wajo tanggal 15 februari 2019 ucapan selamat dalam bentuk Karangan Bunga kepada Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.  dan Wakil Bupati Wajo H.Amran SE sudah nampak terpasang di depan kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan pagi ini Kamis 14 februari 2019.

Karangan Bunga tersebut datang dari berbagai kalangan salah satu contohnya dari SKPD yang ada di Kabupaten Wajo di antaranya BPKAD Kabupaten Wajo yang dipimpin langsung oleh Andi Odang, SE.,M.Si. kemudian seluruh jajaran ASN Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo yang di bawah pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo H. Amiruddin A S.Sos. M.M yang sekaligus menjabat Pelaksana harian Bupati Wajo.

Juga datang dari  DPD LDII Kabupaten Wajo, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten Wajo di bawah pimpinan Drs.H. Muhammad Saleng , M.M. Kemudian dari Ketua Garda Pemuda Nasdem Wajo di bawah pimpinan Andi Anugrah dewantika, Keluarga Besar Sektor Fals Wajo dan diperkirakan masih akan bertambah di siang hari dan sampai sore  ini.

Sebagaimana diketahui Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo dalam hal ini H. Amiruddin A,S.Sos., MM yang sebagai Plh Bupati Wajo akan berakhir masa tugasnya sebagai Pelaksana Harian ketika Bupati Wajo yang baru akan dilantik besok Insya Allah pukul 09.00 wita di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketika dimintai keterangannya hari ini H. Amiruddin A, S.Sos.,MM mengatakan, hari ini dijadwalkan untuk gladi pelantikan, dimaksudkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara pelantikan besok hari jumat berjalan dengan tertib dan lancar menutup keterangannya ( Humas Pemkab Wajo).



Tegal – Komandan Kodim 0712/Tegal Letkol Inf Richard Arnold Yeheskiel Sangari SE.MM beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXII Kodim 0712/Tegal Ny. Sandra Richard Arnold melaksanakan tatap muka dengan Prajurit, PNS dan Anggota Persit KCK Cabang XXII Kodim 0712/Tegal, bertempat di Indoor lapangan Tenis Kodim 0712/Tegal. Rabu (13/02/2019)


Sulsel - Amran Mahmud dan Amran SE mengikuti gladi resik pelantikannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo periode 2019-2024 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (14/02/2019) Siang

Selain Amran Mahmud dan Amran SE gladi juga diikuti Bupati dan Wakil Bupati Luwu Basmin Mattayang dan Syukur Bijak

Mereka terlihat serius memperagakan berbagai rangkaian prosesi pelantikan, termasuk cara masuk lokasi pelantikan, penandatanganan serta pengucapan sumpah jabatan.

Tampak hadir dalam gladi tersebut Ketua Tim Transisi Kabupaten Wajo, H.M Natsir Taufik

Tim Transisi Elfrianto yang turut hadir mengatakan, gladi dilaksanakan untuk mematangkan persiapan pelantikan keesokan harinya.

“Pak Amran Mahmud dan Amran SE telah mengikuti gladi pelantikan dan besok dilantik oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan juga masyarakat wajo telah siap menyambut pemimpin baru bumi lamaddukelleng” ujar Elfrianto yang turut mendampingi Amran Mahmud dan Amran SE (Red Tim)

Sulsel - Setelah mengikuti gladi resik pelantikannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo periode 2019-2024 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Amran Mahmud dan Amran SE ngopi bersama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah  di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (14/02/2019) Siang

Nurdin Abdullah memperkenalkan baruga lounge kepada Bupati dan Wakil Bupati wajo ini

“Selamat datang pak bupati di baruga lounge, ini tempat untuk menerima masyarakat sulawesi selatan” ungkap nurdin abdullah

Amran Mahmud dan Amran SE telah mengikuti gladi pelantikan bupati dan wakil bupati wajo di ruangan pola kantor gubernur sulawesi selatan

Tim Transisi Elfrianto yang turut hadir mengatakan, gladi dilaksanakan untuk mematangkan persiapan pelantikan keesokan harinya.

“Pak Amran Mahmud dan Amran SE telah mengikuti gladi pelantikan dan besok dilantik oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan juga masyarakat wajo telah siap menyambut pemimpin baru bumi lamaddukelleng” ujar Elfrianto yang turut mendampingi Amran Mahmud dan Amran SE (Red Tim ***)
Tegal - Untuk meningkatkan profesionalisme Prajurit dalam setiap jabatan yang sedang di amanahkan memang perlu dilaksanakan pengujian atau pemanasan untuk selalu mengingat dasar dasar keprajuritan yang telah dilaksanakan dari mulai saat pendidikan dan sampai para Prajurit di tugaskan pada berbagai jabatan.
Tegal - Guna meningkatkan kemampuan Baris Berbaris, menanamkan rasa Disiplin dan rasa kebersamaan bagi Satpol PP  dan satuan Linmas Inti Kota Tegal dan dalam rangka mendukung tupok Kodim dibidang teritorial. Babinsa Koramil 07/Adiwerna Pelda Ahyanto meminpin latihan Baris Berbaris bagi Satpol PP dan Linmas Inti Kota Tegal, Kamis (14/02).

Peristiwa

video

Renungan

Cat-5

Cat-6